Truk dan Bus Mercedes-Benz Rakitan Indonesia Tak Mau Hanya Diekspor ke ASEAN

Berita Otomotif

Truk dan Bus Mercedes-Benz Rakitan Indonesia Tak Mau Hanya Diekspor ke ASEAN

JAKARTA – Daimler Truck berambisi mengekspor truk dan bus Mercedes-Benz rakitan Indonesia hingga ke luar Asia Tenggara (ASEAN).

President Director PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) Naeem Hassim menegaskan bahwa pabrik baru mereka di Cikarang, Bekasi tak hanya ingin merakit truk dan bus untuk pasar lokal. Mereka juga bertekad mengekspor sebanyak mungkin produk yang keluar dari Cikarang ke pasar internasional.

“Target kami dalam jangka pendek hingga menengah (mengekspor berbagai produk Daimler Truck),” kata dia usai seremoni peluncuran truk Mercedes-Benz Axor 1626 C dalam ajang Construction and Mining 2025 beberapa waktu lalu di Kemayoran, Jakarta.

Sekadar informasi, Daimler Truck Indonesia sendiri pada Agustus 2025 sudah merilis sasis bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 untuk pasar ekspor. Tujuan ekspornya pertamanya ialah ke region ASEAN.

sasis bus mercedes-benz OH 1626 LNaeem menjelaskan target ekspor pertama truk dan bus Mercedes-Benz dari Indonesia memang negara-negara ASEAN. Jadi, prioritas utama mereka dalam jangka pendek hingga menengah adalah melihat berbagai peluang memasok truk dan bus untuk negara-negara tetangga Indonesia.

“Kemudian, prioritas kedua kami adalah melihat negara-negara di luar ASEAN. Ini akan kami lakukan setelah rencana jangka pendek dan menengah ekspor ke ASEAN terlaksana. Saya tidak bisa mengatakan negara-negara luar ASEAN mana yang kami incar karena ini adalah proyek internal yang kami masih kerjakan,” papar pria ramah senyum itu.

Naeem melihat aktivitas bisnis Daimler Truck Indonesia harus berkontribusi pada industri otomotif dan perekonomian dalam negeri. Oleh karena itu, mereka ingin terus memperdalam lokalisasi produksi di Tanah Air dan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.

Dengan semakin banyaknya tingkat komponen dalam negeri (TKDN) truk dan bus Mercedes-Benz, para konsumen pun bakal menjadi lebih percaya.

truk Mercedes-BenzDaimler Truck sebelumnya cukup lama melakukan perakitan lokal truk dan bus di pabrik Mercedes-Benz Wanaherang, Bekasi.

Akan tetapi, mereka harus melakukan relokasi dan membangun pabrik baru setelah fasilitas ini diakuisisi penuh oleh joint venture Inchcape Group bersama Indomobil Group.

Pabrik baru Daimler Truck di Cikarang menelan investasi sebesar Rp500 miliar, dengan total luas area 15 hektare dan kapasitas produksi maksimal 5.000 sasis truk dan bus per tahun. Hingga September 2025, pabrik itu telah merakit tujuh model truk plus dua model bus Mercedes-Benz. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang