Toyota Rush Masih Banyak Peminat

Berita Otomotif

Toyota Rush Masih Banyak Peminat

JAKARTA - Meski telah berusia 10 tahun, namun Toyota Rush masih memiliki peminat yang besar.

Penjualannya bahkan berhasil meningkat di kuartal pertama ini dibanding dengan periode yang sama pada tahun lalu. Maka tidak heran jika Toyota Astra Motor selaku APM resmi Toyota di Indonesia masih optimis Toyota Rush dapat bertahan di pasar, meski sudah digempur oleh para kompetitornya.

"Sejak pertama kali diluncurkan kami telah memproduksi sedikitnya 215.000 unit Toyota Rush dan merupakan SUV terlaris dari segi jumlah. Penjualannya saat ini masih ada dikisaran 1.800 hingga 2.000 unit per bulan. Angka ini masih mempertahankan jumlah penjualan yang lama," ungkap Anton Jimmy Suwandi, Marketing Division Head PT TAM.

Artikel bersambung dibawah

Ia pun menyebut meski banyak sempat khawatir konsumennya akan beralih pada model yang ditawarkan kompetitor, namun ternyata hal tersebut tidak terjadi.

"Saat ini masih belum terlihat ada dampak pada volume penjualan kami (setelah kehadiran Honda BR-V). Tapi kalau market share memang berpengaruh, sebab mereka memang dijadikan 1 segmen. Bertahannya volume penjualan ini karena memang ada konsumen yang lebih mencari SUV dengan bentuk klasik dan boxy. Mereka tidak menyukai SUV berbentuk crossover," ungkapnya.

Meski demikian, Ia mengaku bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk merubah total tampilan dari Toyota Rush.

"Kita akan pelajari mana yang lebih optimal (masih menggunakan desain mengkotak atau berubah menjadi crossover). Karena kita pasti akan memenuhi permintaan pasar terbesar. Kapan waktunya, belum bisa kami sampaikan karena kita juga baru luncurkan varian barunya di bulan Februari lalu," tambahnya.

Berbeda dengan Jepang
Selain di Indonesia, Toyota Rush juga dijual di negara asalnya yaitu Jepang. Namun Anton menegaskan bahwa antara Toyota Rush versi Jepang dan Toyota Rush versi Indonesia memiliki perbedaan yang signifikan.

“Kalau dilihat secara sekilas memang sama, tapi sebenarnya banyak perbedaannya. Di Jepang, short wheelbase dan penggunaannya lebih di kota. Sementara di Indonesia menggunakan long wheelbase, 7 seater dan ada bisa sedikit offroad,” tambahnya. [Adi/Syu]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support