Tol Jakarta-Cikampek Dialihkan Demi Pembangunan Jalan Baru

Berita Otomotif

Tol Jakarta-Cikampek Dialihkan Demi Pembangunan Jalan Baru

CIBITUNG – PT Jasa Marga melakukan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek khususnya di Simpang Susun (SS) Cibitung KM 24+600 demi pembangunan jalan tol baru.

Pengalihan arus ini dilakukan karena adanya pembangunan proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang terletak di Simpang Susun (SS) Cibitung KM 24+600 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Pengalihan arus dilakukan guna mendukung pembangunan jalan tol Cibitung - Tanjung Priok dan Cibitung – Cimanggis.

Pengalihan lalu lintas ini dilakukan dari arah Kawasan MM2100 yang akan masuk tol menuju arah Cikampek. Untuk kendaraan dari arah MM2100 menuju arah Cikampek melalui Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang semula melalui Gerbang Tol (GT) Cibitung 2 dialihkan melalui ramp konstruksi baru (Ramp 2.2). Pengalihan lalu lintas akan berlaku mulai hari ini  (03/07) pukul 09.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.

Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division juga telah melakukan sosialisasi melalui Variable Message Sign (VMS) di Jalan Tol Cikampek arah Cikampek dan arah Jakarta. Hal ini perlu dilakukan guna menghindari terjadinya kebingunan pengguna jalan yang terpaksa melalui rute berbeda selama perbaikan jalan dilakukan.

Beragam Pembangunan Masih Dilakukan

Selain itu, PT Jasa Marga juga saat ini masih terus melakukan pembangunakan tol lain. Salah satunya adalah pembanguan Simpang Susun Sentul Selatan yang telah rampung hingga 97,413%. Pembangunan ini diharapkan dapat rampung 100% pada Minggu kedua Juli 2020.

Struktur Simpang Susun yang memiliki total panjang 760 meter dan memiliki 15 pier dan 2 abutment ini dibangun menggunakan konstruksi elevated box girder dengan metode Balanced Cantilever by Crane. Pembangunan simpang susun ini melintas di atas Jalan Tol Jagorawi tepatnya KM 37+000 dengan bentang terpanjang yaitu 70 meter.

“Pertengahan Juli 2020 tepatnya minggu kedua, pekerjaan konstruksi ditargetkan selesai. Setelah itu akan dilakukan uji laik fungsi. Kelak simpang susun ini akan menghubungkan Jalan Tol Bogor Ring Road dan Jalan Tol Jagorawi (toll to toll), yang dikelola oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT),” ungkap Bianto Johan Arifin, Project Head Pembangunan Simpang Susun Sentul Selatan.

Pembangunan simpang susun ini akan memangkas waktu tempuh pengguna jalan yang dari Jakarta menuju Bogor, karena dapat menghindari simpang Belanova yang kerap terjadi kepadatan. Simpang Susun Sentul Selatan menggunakan 263 box girder yang pemasangannya telah dimulai sejak Maret 2020.

Adapun tahapan pekerjaan pembangunan hanya tinggal merampungkan penyelesaian drainase, solid sodding, rambu dan marka jalan, pagar separator serta pencahayaan lalulintas serta pekerjaan listrik, sehingga seluruh pekerjaan dapat terselesaikan.  [AdiAri]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar