Tips Konvoi dari Polisi

Panduan Pembeli

Tips Konvoi dari Polisi

BEKASI – Berkendara konvoi memang menyenangkan, namun ternyata konvoi tidak bisa sembarangan.

Umar Suhartono, anggota dari Ditlantas Pamwal Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian para peserta konvoi agar perjalanan menjadi lebih aman tanpa mengganggu lalu lintas.

“Yang harus pertama kali diperhatikan adalah formasi. Formasi berkendara konvoi tidak boleh satu garis lurus tapi zig-zag. Jadi jika mobil pertama berada di posisi kiri, mobil di belakangnya harus di kanan. Ini untuk menghindari tabrakan beruntun, sebab dengan formasi ini maka mobil lain memiliki jarak untuk melakukan manuver ataupun melakukan pengereman,” ungkapnya.

Dalam berkendara konvoi, Ia juga menyarankan agar mempertahankan posisi di sebelah kiri.

“Kenapa harus di kiri? Karena harus menjaga kecepatan. Kecepatan ideal saat konvoi adalah disisaran 60 hingga 70 km/jam. Ini karena kemampuan pengendara berbeda-beda dan kecepatan tersebut terbilang paling aman,” tambahnya.

Selain formasi dan posisi, Ia juga menekankan konvoi dibagi ke dalam beberapa group.

“Dalam konvoi, 1 group sebaiknya tidak lebih dari 10 kendaraan. Bila lebih maka dikhawatirkan dapat membuat kemacetan. Jika memang anggota konvoi ada lebih dari 10 kendaraan, maka sebaiknya dibagi ke dalam 2 group atau sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Perhitungan rute perjalanan juga menjadi hal yang harus diperhitungan oleh rombongan.

“Berkendara saat konvoi juga tetap harus istirahat. Untuk motor, sebaiknya berhenti untuk beristirahat dilakukan  setiap 2 jam sementara untuk mobil sebaiknya 4 jam. Untuk jarak tempuhnya sendiri tidak ada batasan. Yang penting waktunya,” ungkapnya.

Perlengkapan konvoi pun ternyata tidak cukup hanya dengan helm saja. Namun jas hujan, helm, dan sarung tangan harus digunakan.

“Sepatu juga modelnya harus menutupi mata kaki sedangkan sarung tangan harus melewati pergelangan tangan. Ini untuk menghindari cedera bila terjadi kecelakaan. Selain itu, kondisi pengendara juga harus sehat jasmani dan rohani,” tutupnya. [Adi/Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual