Test Drive Nissan Terra: SUV Canggih yang Tak Sungkan Diajak Off-Road

Berita Otomotif

Test Drive Nissan Terra: SUV Canggih yang Tak Sungkan Diajak Off-Road

SERPONG – Nissan Terra sama sekali tak malu-malu ketika diajak menjelajah ‘dua alam' yaitu on-road dan off-road. Bahkan, fitur-fitur sport utility vehicle (SUV) ini terbilang sangat canggih di kelasnya dan sangat memudahkan.

Sudah lama sebenarnya Mobil123.com ingin menjajal Terra, sejak produk di segmen High SUV ini meluncur dalam 4 tipe (EL MT 4x2, VE AT 4x2, VL AT 4x2, VL AT, 4x4) di Indonesia pada Agustus 2018. Kesempatan itu akhirnya datang pada Senin (4/3/2019) kemarin ketika Nissan mengadakan Media Test Drive supersingkat di sekitar Serpong, Tangerang.

Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT. Nissan Motor Indonesia, di dalam wawancara menyebut mobil yang kini seharga on-the-road Jakarta Rp 467 juta - 665 juta itu ibarat ‘spesies’ pertama di kelasnya. Ia mengklaim SUV ini canggih serta praktis dibawa di perkotaan dan mumpuni diajak ‘kencan’ di pegunungan plus medan off-road.

“Dengan Nissan Intelligent Mobility, Terra mengombinasikan teknologi berkendara canggih dan performa mesin terbaik di kelasnya serta kenyamanan yang memastikan Anda berkendara dengan rasa percaya diri,” tandas dia.

Fitur Canggih yang Memudahkan
Sederet fitur canggih memang Nissan sematkan di Terra untuk kenyamanan maupun kepraktisan. Meski bodinya gambot (panjang 4.895 mm, lebar 1.865 mm, tinggi  1.835 mm, sumbu roda 2.850 mm), ternyata pesaing Toyota Fortuner maupun Mitsubishi Pajero Sport ini sangat mudah dikendalikan.

Hal ini terasa saat Mobil123.com mengendarai tipe VL AT 4x2 sepanjang 11 km dari Alam Sutera hingga ke Sirkuit off-road Pagedangan. Posisi duduknya tinggi sehingga memudahkan pandangan ke depan dan pengaturan kursinya sudah elektrik. Sayang rem parkir masih berbentuk tuas.

Akan tetapi kekecewaan soal rem parkir pupus melihat teknologi-teknologi di dalamnya. Yang pertama adalah fitur pertama di segmennya yaitu Intelligent Rear View Mirror dengan sudut pandang lebih luas ketimbang model konvensional. Tapi seandainya Anda kangen ‘rasa konvensional’, spion tengah ini juga bisa diubah menjadi kaca biasa.

Saat mundur, Intelligent Rear View Mirror juga menayangkan tiga tampilan dalam satu layar yaitu kondisi di belakang, fitur Intelligent Around View Monitor (kondisi mobil 360 derajat dari atas), hingga pengarah garis parkir. Berkat itu, parkir cukup dilakukan dengan melihat spion tengah, tidak perlu menoleh kiri-kanan berkali-kali.

Masih ada pula Lane Departure Warning, Tire Pressure Monitoring System. Catatannya, fitur ini baru aktif di kecepatan 70-an km/jam dan memerlukan garis-garis jalan yang jelas.

Ada pula Blind Spot Warning. Baik Lane Departure Warning maupun Blind Spot Warning dapat dinonaktifkan melalui opsi penyetelan di Multi Information Display (MID).

Satu aspek lain yang mengejutkan, selain sangat ringannya kendali setir, adalah sudut belok maupun radius putar yang terasa kecil. Sayang, Nissan tidak menyediakan data radius putar Terra. Masih ada lagi fitur One Touch Tumble yang membuat kursi baris kedua terlipat otomatis dengan hanya menekan satu tombol.

Dengan mesin diesel turbo berkapasitas besar, kecepatan 130 – 140 km/jam terasa bisa dicapai tanpa usaha banyak, ketika putaran mesin masih di 3.500 – 4.000 rpm. Sayang lagi-lagi tidak ada data di putaran mesin berapa turbonya mulai bekerja.

Performa Mumpuni Dibantu Teknologi di Off-Road
Kemampuan mesin diesel turbo 2.5-liter Terra memang mumpuni. Tenaganya diklaim terbesar di kelasnya yaitu hampir 190hp, dengan torsi 450 Nm.

Ditambah ground clearance tertinggi di kelasnya (225 mm), travel suspension panjang, plus ban 255/60 R18, Sirkuit Pagedangan dilahap dengan cukup lancar khususnya bagi tipe VL AT 4x4 yang punya fitur Rear Differential Lock dan sempat Mobil123.com cicipi.  Tanjakan 16 derajat bagi tipe 4x2 dan 26 derajat bagi tipe 4x4 mudah dilalui, begitu pula dengan medan miring 20 derajat.

Tipe 4x2 maupun 4x4 sama-sama bisa melaju di genangan air 50 cm. Untuk menyempurnakan kemampuan teknisnya, ditambahkanlah fitur canggih Hill Start Assit, Hill Descent Control, serta pengukur kemiringan mobil yang bisa dilihat di MID.

Kesimpulan
Terra harus diakui tak hanya bertampang maskulin, tapi juga berkemampuan demikian bahkan untuk medan off-road sekalipun. Tapi, jika ingin lebih mudah, tentu sebaiknya gunakan tipe 4x4 karena untuk tipe 4x2 aspek kemampuan berkendara pengemudi tentunya lebih berpengaruh.

Fitur-fiturnya pun pantas dikatakan canggih, bahkan jika dibandingkan Fortuner maupun Pajero Sport. Sayang rem parkir masih berbentuk tuas. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar