Takata Bangkrut, Perusahaan Cina Siap Akuisisi

Berita Otomotif

Takata Bangkrut, Perusahaan Cina Siap Akuisisi

TOKYO – Takata, perusahaan penyedia airbag untuk berbagai kendaraan di dunia akhirnya bangkrut.

Dilansir dari Bloomberg, perusahaan asal Jepang tersebut mengajukan bankruptcy protection di Amerika Serikat dan Jepang. Ini akan diingat sebagai “Kegagalan terbesar dari manufaktur Jepang pasca perang dunia II’ dan menjadi akhir dari perusahaan yang telah berdiri sejak 84 tahun lalu. Meski demikian, Takata tidak akan lenyap begitu saja.

Diperlukan pengarsipan untuk kompetitor untuk mengakuisisi Takata dan diperkirakan proses tersebut baru akan selesai pada awal tahun depan. Key Safety System, perusahaan asal Jepang yang dimiliki oleh China Ningbo Joyson Electronic Corp dilaporkan akan membeli Takata dengan nilai USD 1,6 miliar atau setara dengan Rp 21,2 triliun. Dana tersebut termasuk untuk mempertahankan sebagian besar karyawan Takata di seluruh dunia, namun tidak termasuk kewajibannya.

Takata sendiri disebutkan memiliki kerugian hingga USD 10 Miliar atau setara dengan Rp 133 triliun, belum termasuk dengan biaya recall airbag yang sedang berlangsung. Untuk recall saja, diperkirakan Takata membutuhkan dana USD 5 triliun atau setara Rp 66,5 miliar.

Hutang tersebut nantinya akan dihapus melalui proses kebangkrutan dan Takata akan fokus untuk menyediakan ratusan juta airbang yang diperlukan untuk menyelesaikan recall. Meski demikian, recall ini terbilang masih jauh dari kata selesai.

Menariknya, Key Safety Systems dikatakan tidak akan menyentuh divisi airbag Takata dan akan mengeluarkan dana USD 2 miliar atau setara 26,6 triliun agar divisi ini dapat terus berjalan. [Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support