Suzuki Indonesia Belum Berminat Produksi Ignis

Berita Otomotif

Suzuki Indonesia Belum Berminat Produksi Ignis

JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales masih belum berminat untuk memproduksi sendiri Suzuki Ignis meski terjadi peningkatan permintaan pasar.

Suzuki Ignis berhasil terjual sebanyak lebih dari 14.000 unit sejak diluncurkan pada  bulan April – Desember 2017. Hasil tersebut  membuat  Suzuki Ignis menjelma menjadi salah satu tulang punggung penjualan Suzuki di Indonesia.

Sayangnya. PT SIS merasa angka tersebut masih belum cukup untuk membuat PT SIS bisa memproduksi sendiri Suzuki Ignis. Kalaupun dipaksakan, justru akan membuat harga Suzuki Ignis melambung tinggi.

“Kalau untuk diproduksi lokal, 14.000 unit itu belum ketemu BEP (Break Even Point). Masih lebih murah menjualnya secara CBU. Kalau dipaksakan diproduksi lokal, kasihan konsumen harus membayar lebih mahal,” ungkap Makmur Makmur 4W Marketing Director PT SIS.

Selama ini, tulang punggung penjualan terbesar PT SIS adalah kendaraan komersial (Suzuki Carry dan Suzuki Mega Carry) serta Suzuki Ertiga. Keduanya sudah diproduksi di Indonesia dan bahkan sudah di ekspor ke beberapa negara.

Perkuat Pasar Lokal

Ketimbang memikirkan memproduksi secara lokal, PT SIS lebih memilih untuk menambah varian Suzuki Ignis dengan meluncurkan tipe Sport Edition. Sejumlah penambahan aksesoris diharapkan mampu membuat Suzuki Ignis semakin tinggi penjualannya.

“Target penjualan Suzuki Ignis SE ini adalah 15 persen dari total penjualan Suzuki Ignis. Bila penjualan Suzuki Ignis tahun lalu bisa mencapai sekitar 1.700 unit per bulan, maka artinya kami menargetkan untuk menjual Suzuki Ignis SE sekitar 250 unit per bulan. Jadi secara rata-rata kami harap tahun depan sudah bisa menjual sekitar 2.000 unit per bulan,” ungkap Susanto Winarto, Sales 4W National Sales Head PT SIS.

Angka terebut terbilang masuk akal karena harag dari Suzuki Ignis SE memang tidak terlalu tin ggi. Tercatat, Suzuki Ignis SE bertransmisi manual dijual dengan harga Rp 151,5 juta sementara untuk tipe AGS dijual Rp 161, 5 juta. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual