Ridwan Kamil Minta Kenaikan tarif Tol Cipularang - Padaleunyi Ditunda

Berita Otomotif

Ridwan Kamil Minta Kenaikan tarif Tol Cipularang - Padaleunyi Ditunda

BANDUNG  - Kenaikan tarif tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Ruas Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) ternyata mendapat tentangan dari Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

Menurutnya, menaikkan tarif tol di masa ekonomi sulit saat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-190 seperti saat ini sangat tidak bijak. Hal ini Ia sampaikan dalam instran pribadinya, @ridwankamil, pagi hari tadi.

“Menaikkan tarif tol di situasi ekonomi sulit saat pandemi ini sangatlah tidak bijak. Ekonomi yang potensi resesi ini hanya akan diperparah oleh kebijakan korporasi ini. Karena sub sektor ekonomi turunannya akan ikut naik. BUMN yang lain-lain berlomba menurunkan, mengharatiskan, mensubsidi, ini malah menaikan beban ongkos ekonomi,” ungkapnya.

Ia pun meminta agar kebijakan ini ditunda dan ditinjau ulang hingga situasi ekonomi membaik. Ia juga menambahkan bahwa melakukan penundaan dan pengkajian ulang merupakan bagian dari tindakan membela negara.

Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi

Tarif TOl Cipularang

Tepat pada 5 September 2020, pukul 00.00 WIB tarif tol Cipularang dan Padaleunyi disesuaikan. Masing-masing ada disesuaikan tergantung dari jarak dan golongan kendaraan. Dan berikut contoh besaran tarif jarak terjauh:

  • Gol I: Rp 42.500,- yang semula Rp 39.500,-
  • Gol II: Rp 71.500,- yang semula Rp 59.500,-
  • Gol III: Rp 71.500,- yang semula Rp 79.500,-
  • Gol IV: Rp 103.500,- yang semula Rp 99.500,-
  • Gol V: Rp 103.500,- yang semula Rp 119.000,-

Sementara itu, Ruas Jalan Tol Padaleunyi sepanjang 35,15 km mengalami besaran tarif yang disesuaikan per 5 September 2020 pukul 00.00 WIB, dengan contoh besaran tarif jarak terjauh sebagai berikut:

  • Gol I: Rp 10.000,- yang semula Rp 9.000,-
  • Gol II: Rp 17.500,- yang semula Rp 15.000,-
  • Gol III: Rp 17.500,- yang semula Rp 17.500,-
  • Gol IV: Rp 23.500,- yang semula Rp 21.500,-
  • Gol V: Rp 23.500,- yang semula Rp 26.000,-

Dalam penyesuaian tarif tol ini terdapat penurunan tarif pada angkutan logistik dengan golongan kendaraan III dan V. Pada Ruas Tol Cipularang penurunan berlaku untuk Gol. III yang turun sebesar sebesar 10,06% dan Gol. V turun sebesar 13,02%. Sementara itu, pada Ruas Padaleunyi penurunan tarif berlaku pada Gol V sebesar 9.61%.

Dengan ini maka pengguna jalan melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Bandung via Gerbang Tol (GT) Pasteur yang sebelumnya membayar tarif tol total Rp 58.000 (Jakarta-Cikampek Rp 15.000, Cipularang Rp 39.500 dan Padaleunyi Rp 3.500) akan menjadi Rp 61.000 (Jakarta-Cikampek Rp 15.000, Cipularang Rp 42.500 dan Padaleunyi Rp 3.500), atau selisih 3.000 dari tarif sebelumnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar