Niat Markus Gideon Ingin Modifikasi Supra Miliknya Ditentang Toyota

Berita Otomotif

Niat Markus Gideon Ingin Modifikasi Supra Miliknya Ditentang Toyota

SENTUL - Markus Gideon, atlet ganda putra bulutangkis peringkat satu dunia mengaku ingin melakukan sedikit modifikasi pada mobil Toyota Supra yang dimilikinya.

Ia adalah salah satu dari empat pemilik pertama Toyota Supra di Indonesia. Saat penyerahan kunci ia menegaskan ingin melakukan sedikit modifikasi pada knalpot kendaraannya. Modifikasi tersebut akan Ia lakukan di luar bengkel resmi.

“Rencananya akan modifikasi knalpotnya. Pengen aja. Untuk modifikasinya akan dilakukan di workshop luar, karena Toyota sendiri memang tidak ada (knalpot). Jadi ya sudah, di luar saja,” ungkapnya di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Ia pun mengaku bahwa kemungkinan mobil ini hanya akan digunakan di waktu dan rute tertentu. Hal ini karena Toyota Supra hanya berkapasitas 2 orang sementara Ia sudah memiliki satu orang anak sehingga akan sulit untuk berkendara bersama keluarga.

“Mungkin hanya dari rumah ke Pelatnas tapi kalau jalan-jalan sih sepertinya tidak. Lagi pula Saya kan ada supir ya, nanti dia nganggur dong? Gajinya sama,” tambahnya kemudian.

Ditentang Toyota
Mendengar Markus ingin memodifikasi Toyota Supra miliknya, Toyota langsung memberi saran untuk tidak dilakukan. Hal ini disampaikan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM) saat memberikan sambutannya.

“Saya dengar mau dimodifikasi, tapi sebaiknya jangan karena ini adalah Toyota Supra pertama di Indonesia. Saya kasih cerita di Gaikindo Indonesia International Autos Show (GIIAS) 2019, ada pemilik Toyota Supra yang lama. Mobilnya itu belum di modifikasi, masih orisinil dan sekarang harganya sama dengan yang baru. Jadi bayangkan kalau Supra yang baru nanti harganya akan seperti apa,” ungkap Anton.

Pada ajang GIIAS 2019, Toyota resmi meluncurkan Supra di Indonesia. Mobil ini dijual dengan harga Rp 1,995 miliar dan sudah terjual 12 unit di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Toyota Indonesia baru sanggup menyerahkan empat unit sementara sisanya baru akan diserahkan pada awal tahun depan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support