Produksi Mobil Wuling di Indonesia Tak Terkendala Krisis Cip Semikonduktor

Berita Otomotif

Produksi Mobil Wuling di Indonesia Tak Terkendala Krisis Cip Semikonduktor

JAKARTA - Krisis cip semikonduktor masih menghantui industri otomotif global termasuk di Indonesia. Kendati demikian, produksi mobil Wuling di Tanah Air tidak mengalami gangguan.

"Sampai saat ini masih belum ada masalah semikonduktor, karena kita masih tetap produksi, tidak ada kendala," ujar Media Relations Wuling Motors Brian Gomgom, di Jakarta, Senin (21/3/2022).

Sekedar info, cip semikonduktor adalah sirkuit listrik dengan banyak komponen di dalamnya. Komponen ini seperti transistor dan kabel yang menghubungkan antara komponen di dalamnya.

Meskipun ukurannya kecil, cip semikonduktor mengandung miliaran transistor yang membentuk dasar sirkuit. Tanpa dasar sirkuit ini, mesin mobil tidak dapat melakukan tugasnya.

Sampai saat ini Wuling masih terus mengeluarkan lini produk terbarunya. Calon model baru selanjutnya dilaporkan hadir akhir Maret 2022 di Indonesia.

"Masih tetap berjalan normal untuk produksinya, kami tidak terkendala (cip semikonduktor)," papar Gomgom.

Cip semikonduktor pada mobil keluaran terbaru dapat meningkatkan fungsi pada sistem keselamatan dan sistem bantuan pengemudi semi-otonom. Fungsi ini seperti sistem deteksi titik buta, sensor penghindaran tabrakan, power window, dan lainnya yang berhubungan dengan sistem kelistrikan.

Untuk hal lain terkait produksi cip semikonduktor, apakah produksi sendiri atau ekspor, Wuling masih enggan buka suara. Pihaknya optimis bahwa produksi mobil barunya di tahun ini akan terus berjalan.

Terlebih, Wuling sudah pasti menyatakan bahwa akan memproduksi mobil listrik di tahun ini dan lini produk facelift lainnya. Kita tunggu saja kejutannya. [Tih/]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang