Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pertama Kalinya dalam Sejarah, Penjualan Mobil di Malaysia Melebihi Indonesia! Pertama Kalinya dalam Sejarah, Penjualan Mobil di Malaysia Melebihi Indonesia! Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 11 August 2025 13:53 JAKARTA – Penjualan mobil di Malaysia melebihi Indonesia pada kuartal kedua 2025, di tengah penurunan pasar Asia Tenggara (ASEAN). Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Penjualan mobil di lima pasar terbesar ASEAN pada kuartal kedua 2025, seperti dilaporkan Nikkei Asia Review belum lama ini, mencapai 707.055 unit. Angkanya turun 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) serta 2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Jika dikomparasi dengan penjualan kuartalan tertinggi di ASEAN yakni 920.075 unit pada kuartal keempat 2022, penurunannya menjadi 23 persen. Artikel terkait Pasar Mobil Indonesia di Semester Satu 2025 Masih Ngenes, Penjualan LCGC ‘Terjun Bebas’ Berita Otomotif 11 July 2025 Penjualan Mobil Januari-Maret 2025 Drop Meski sudah ‘Dibantu’ Lebaran Berita Otomotif 21 April 2025 Ada Demonstrasi Besar di Akhir Bulan, Penjualan Mobil Agustus 2025 Masih Naik Berita Otomotif 15 September 2025 Menariknya, pada kuartal kedua 2025, terjadi perubahan pemuncak klasemen di ASEAN. Indonesia untuk pertama kalinya tidak lagi menjadi pasar mobil terbanyak di region ini karena ‘takhta’ itu sudah direbut oleh Malaysia. Malaysia membukukan penjualan mobil sebanyak 183.366 unit selama April-Juni 2025, hanya turun 1 persen yoy. Adapun transaksi jual-beli mobil di Indonesia ‘terjun’ lebih dalam yakni 12 persen, menjadi 169.578 unit. Di Malaysia, dua merek mobil nasional yakni Perodua serta Proton menjadi ‘raja di rumah sendiri’, dengan kontribusi 63 persen terhadap penjualan dari Januari-Juni 2025. Sebagai informasi, Perodua adalah joint venture antara perusahaan lokal dengan Daihatsu di Malaysia. Adapun 49,9 persen saham Proton dimiliki oleh raksasa otomotif China Geely. Namun, pemerintah Malaysia mengategorikan keduanya sebagai pabrikan otomotif nasional dan menghadiahkan insentif karena dianggap berperan terhadap tumbuh-kembang industri dalam negeri. Di tengah kondisi pasar mobil Malaysia yang terbilang masih cukup stabil, pasar mobil Indonesia malah drop. Menurut Ekonom Bank Danamon Hosianna Situmorang, lesunya permintaan mobil di Indonesia utamanya dipicu oleh pelemahan daya beli di kalangan kelas menengah plus pengetatan pembiayaan kredit kendaraan bermotor (KKB). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), porsi kelas menengah Indonesia berkurang dari 21,4 persen (267 juta penduduk) pada 2019 menjadi 17,1 persen (289 juta penduduk) pada 2024. Dampaknya terasa tak hanya pada pasar mobil tapi juga beragam sektor bisnis lain. “Penurunan penjualan mobil saat ini sangat hebat,” tambah eksekutif salah satu pabrikan otomotif di Indonesia yang meminta namanya dirahasiakan. Menurut eksekutif itu, penyebab mengecilnya penjualan mobil di Indonesia antara lain juga dipengaruhi pelemahan ekonomi di China. Padahal, Indonesia masih cukup banyak bergantung pada ‘Negeri Tirai Bambu’. Kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto, lanjutnya, juga lebih fokus ke program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), alih-alih regulasi yang mendukung sektor bisnis dan mampu mendorong perekonomian serta meningkatkan pendapatan masyarakat. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait penjualan mobil 2025 penjualan mobil Indonesia 2025 penjualan mobil Indonesia Juni 2025 Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pertama Kalinya dalam Sejarah, Penjualan Mobil di Malaysia Melebihi Indonesia! Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 11 August 2025 13:53 JAKARTA – Penjualan mobil di Malaysia melebihi Indonesia pada kuartal kedua 2025, di tengah penurunan pasar Asia Tenggara (ASEAN). Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Penjualan mobil di lima pasar terbesar ASEAN pada kuartal kedua 2025, seperti dilaporkan Nikkei Asia Review belum lama ini, mencapai 707.055 unit. Angkanya turun 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) serta 2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Jika dikomparasi dengan penjualan kuartalan tertinggi di ASEAN yakni 920.075 unit pada kuartal keempat 2022, penurunannya menjadi 23 persen. Artikel terkait Pasar Mobil Indonesia di Semester Satu 2025 Masih Ngenes, Penjualan LCGC ‘Terjun Bebas’ Berita Otomotif 11 July 2025 Penjualan Mobil Januari-Maret 2025 Drop Meski sudah ‘Dibantu’ Lebaran Berita Otomotif 21 April 2025 Ada Demonstrasi Besar di Akhir Bulan, Penjualan Mobil Agustus 2025 Masih Naik Berita Otomotif 15 September 2025 Menariknya, pada kuartal kedua 2025, terjadi perubahan pemuncak klasemen di ASEAN. Indonesia untuk pertama kalinya tidak lagi menjadi pasar mobil terbanyak di region ini karena ‘takhta’ itu sudah direbut oleh Malaysia. Malaysia membukukan penjualan mobil sebanyak 183.366 unit selama April-Juni 2025, hanya turun 1 persen yoy. Adapun transaksi jual-beli mobil di Indonesia ‘terjun’ lebih dalam yakni 12 persen, menjadi 169.578 unit. Di Malaysia, dua merek mobil nasional yakni Perodua serta Proton menjadi ‘raja di rumah sendiri’, dengan kontribusi 63 persen terhadap penjualan dari Januari-Juni 2025. Sebagai informasi, Perodua adalah joint venture antara perusahaan lokal dengan Daihatsu di Malaysia. Adapun 49,9 persen saham Proton dimiliki oleh raksasa otomotif China Geely. Namun, pemerintah Malaysia mengategorikan keduanya sebagai pabrikan otomotif nasional dan menghadiahkan insentif karena dianggap berperan terhadap tumbuh-kembang industri dalam negeri. Di tengah kondisi pasar mobil Malaysia yang terbilang masih cukup stabil, pasar mobil Indonesia malah drop. Menurut Ekonom Bank Danamon Hosianna Situmorang, lesunya permintaan mobil di Indonesia utamanya dipicu oleh pelemahan daya beli di kalangan kelas menengah plus pengetatan pembiayaan kredit kendaraan bermotor (KKB). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), porsi kelas menengah Indonesia berkurang dari 21,4 persen (267 juta penduduk) pada 2019 menjadi 17,1 persen (289 juta penduduk) pada 2024. Dampaknya terasa tak hanya pada pasar mobil tapi juga beragam sektor bisnis lain. “Penurunan penjualan mobil saat ini sangat hebat,” tambah eksekutif salah satu pabrikan otomotif di Indonesia yang meminta namanya dirahasiakan. Menurut eksekutif itu, penyebab mengecilnya penjualan mobil di Indonesia antara lain juga dipengaruhi pelemahan ekonomi di China. Padahal, Indonesia masih cukup banyak bergantung pada ‘Negeri Tirai Bambu’. Kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto, lanjutnya, juga lebih fokus ke program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), alih-alih regulasi yang mendukung sektor bisnis dan mampu mendorong perekonomian serta meningkatkan pendapatan masyarakat. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait penjualan mobil 2025 penjualan mobil Indonesia 2025 penjualan mobil Indonesia Juni 2025
Pasar Mobil Indonesia di Semester Satu 2025 Masih Ngenes, Penjualan LCGC ‘Terjun Bebas’ Berita Otomotif 11 July 2025
Ada Demonstrasi Besar di Akhir Bulan, Penjualan Mobil Agustus 2025 Masih Naik Berita Otomotif 15 September 2025
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...