Penjualan Mobil lagi Turun, Daihatsu: Yang Penting Kami Tetap Merek Mobil Terlaris Kedua

Berita Otomotif

Penjualan Mobil lagi Turun, Daihatsu: Yang Penting Kami Tetap Merek Mobil Terlaris Kedua

MALANG – Penjualan mobil baru di Indonesia pada 2025 sedang turun, begitu pula dengan Daihatsu. Meski begitu, Daihatsu menegaskan hal terpenting adalah mereka tetap menjadi merek mobil kedua terlaris di Tanah Air.

Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Budi Mahendra menerangkan bahwa dari Januari-November 2025, Daihatsu membukukan penjualan retail sebanyak 125.280 unit dan masih menjadi merek mobil terlaris kedua di negara ini. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year on year), penjualan Daihatsu turun sekitar 19 persen.

“Pasarnya (penjualan mobil secara nasional—Red) sendiri turun 8-9 persen,” ucap dia ketika diwawancarai dalam Daihatsu Kumpul Sahabat Malang 2025, Minggu (7/12/2025) di Lapangan Rampal, Malang, Jawa Timur.

Sekadar mengingatkan, sepanjang 2024 ini transaksi jual-beli mobil baru memang sedang lesu antara lain karena pelemahan ekonomi nasional, penurunan daya beli, perilaku menunda pembelian mobil oleh kelas menengah ke atas, maupun pengetatan leasing. Para pengurus Gaikindo (Gaikindo) maupun para pabrikan menilai pada akhir 2025 penjualan mobil hanya akan finis di level 800 ribuan unit, turun ketimbang capaian 2024 yakni 889.680 unit (retail).

penjualan mobil Daihatsu 2025 Selama 11 bulan 2025, kata Budi, Daihatsu mencatatkan penguasaan pasar (market share) 16,9 persen. Adapun mobil dengan kontribusi penjualan paling banyak bagi jenama tersebut saat ini adalah Daihatsu Gran Max pickup dengan kisaran volume 38.800 unit atau 31 persen dari total penjualan Daihatsu.

“Tapi Gran Max Series yang mencakup pickup, minibus, dan ditambah Luxio kalau digabung menyumbang sekitar 42-45 persen dari total penjualan Daihatsu. Gran Max pickup itu penjualannya sekitar 33.800 unit, Gran Max minibus sekitar 16.600 unit, Luxio sekitar 2.600 unit,” papar dia.

Model-model terlaris lainnya bagi Daihatsu pada Januari-November 2025, lanjut Budi ialah Daihatsu Sigra, Daihatsu Terios, plus Daihatsu Ayla. Sigra laku sekitar 33 ribu, sedangkan Terios dan Ayla terjual masing-masing sekitar 14.200 unit serta 11.300 unit.

Target Ranking dan Market Share Daihatsu pada 2025

penjualan mobil Daihatsu 2025 Daihatsu, menurut Budi, merasa penjualan mobil di Indonesia pada akhir 2025 akan berhenti di angka maksimal 810-820 ribu unit. Ini antara lain berkat tren penjualan mobil bulanan yang naik sejak awal kuartal keempat.

Dia menegaskan bahwa di masa menantang seperti ini yang terpenting bagi Daihatsu adalah tetap menjadi merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama 17 tahun beruntun pada akhir tahun nanti.

“Kalau dari Daihatsu, target kami, kan, memang tetap mencapai nomor dua,” pungkasnya.

Di samping itu, terang Budi, Daihatsu juga akan berusaha untuk mencapai market share 17 persen pada akhir 2025. Soalnya, pada 2024, market share Daihatsu pun berujung di angka tersebut.

“Sekarang ini kami fokusnya kepada segmen komersial. Produk Gran Max kami sekarang memang pasarnya lagi tumbuh berkat adanya banyak permintaan dari fleet, MBG (Makan Bergizi Gratis), lalu kebutuhan dari sektor e-commerce juga sedang naik,” tutupnya menjelaskan strategi untuk mencapai target market share. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang