Penjualan Mobil hingga Oktober 2025 Hanya 660 Ribu, Mungkinkah Target 850 Ribu Tercapai?

Berita Otomotif

Penjualan Mobil hingga Oktober 2025 Hanya 660 Ribu, Mungkinkah Target 850 Ribu Tercapai?

JAKARTA – Penjualan mobil di Indonesia pada 2025, sampai Oktober, hanya sampai 600 ribuan unit. Butuh beberapa ratus ribu unit lagi jika ingin mengejar target penjualan mobil 2025 yang dicanangkan oleh Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).

Para pengurus Gaikindo, hingga artikel ini naik tayang pada Selasa (18/11/2025), masih menetapkan target penjualan mobil di Indonesia pada 2025 sebanyak 850 ribu. Target itu sendiri sudah direvisi satu kali, dari sebelumnya 900 ribu unit.

Namun, penjualan mobil secara retail (distribusi diler ke konsumen) periode Januari-Oktober 2025 hanyalah 660.659 unit, jika menilik data terbaru yang dirilis oleh Gaikindo. Terjadi penurunan 9,6 persen kalau dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year), dari 731.113 unit.

penjualan mobil Indonesia 2025 Artinya, jika target penjualan mobil Gaikindo untuk 2025 masih tetap dipertahankan di angka 850 ribu unit, merek-merek mobil secara total harus mendistribusikan hampir 200 ribu unit—tepatnya 189.341 unit—hanya dalam dua bulan tersisa.

Artinya, pada November maupun Desember 2025 angka penjualan retail bulanan secara rata-rata mesti ada di level 94.670,5 unit. Padahal, selama 10 bulan pertama 2025, penjualan mobil retail rata-rata cuma 66.065,9 unit per bulan.

Dalam berbagai kesempatan, para eksekutif agen pemegang merek (APM) memang mengatakan bahwa 2025 merupakan tahun yang sangat menantang bagi pasar mobil baru Indonesia.

Adapun hal-hal yang menghambat pertumbuhan penjualan mobil tahun ini antara lain adalah pelemahan ekonomi global maupun nasional, pelemahan daya beli plus daya bayar, dan pengetatan kredit kendaraan bermotor (KKB) yang masih berlanjut dari 2024.

penjualan mobil Indonesia 2025 Tanda pasar yang kurang sehat juga bisa dilihat dari angka penjualan wholesales (distribusi ke jaringan diler) yang lebih kecil ketimbang penjualan retail selama Januari-Oktober 2025.

Jika dilihat dari rekam jejak di data Gaikindo, dalam kondisi pasar normal suplai mobil ke jaringan diler selalu lebih tinggi dari angka penjualan aktual. Ini karena stok unit di diler-diler cepat tersalurkan ke end customer, sehingga pabrikan perlu lebih banyak mengisi stok unit jaringan diler.

Penjualan mobil wholesales pada Januari-Oktober 2025 hanyalah 635.844 unit. Unit. Volumenya turun 10,6 persen year on year, dari sebelumnya 711.064 unit.

Jadi, sampai kapan Gaikindo akan terus bertahan dengan target penjualan 850 ribu untuk 2025? Apakah angka ini bakal segera direvisi kembali? Mari kita tunggu perkembangannya! [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang