Pengemudi Mengonsumsi Kokain, Ganja dan Ekstasi Membayakan, Hukumannya Berat

Berita Otomotif

Pengemudi Mengonsumsi Kokain, Ganja dan Ekstasi Membayakan, Hukumannya Berat

Jakarta – Menurut THINK! mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan terlarang sangat berbahaya dan dapat mempengaruhi keterampilan mengemudi dengan berbagai cara.

  1. Para pengguna ganja sering berpikir mereka lebih aman saat mereka berada di bawah pengaruh karena mereka menyetir lebih lambat. Namun, ganja memperlambat reaksi dan pengambilan keputusan. Hal ini juga dapat mendistorsi persepsi waktu dan jarak, dan mengakibatkan konsentrasi dan kontrol kendaraan yang buruk.
  2. Kokain menyebabkan rasa percaya diri berlebihan dan ini tercermin dalam gaya mengemudi para penggunanya. Mereka biasanya melakukan risiko lebih tinggi, manuver lebih agresif pada kecepatan yang lebih tinggi.
  3. Ekstasi (MDMA) sangat berbahaya karena menghasilkan penglihatan terdistorsi, persepsi suara yang meningkat, mengubah persepsi dan penilaian risiko, dan sikap mengemudi yang terlalu percaya diri.

Di Inggris, hukuman untuk para pengemudi yang mengonsumsi obat-obatan terlarang terbilang berat seperti masuk dalam daftar kriminal, dilarang mengemudi selama minimal 12 bulan, denda tak terbatas, penjara hingga 6 bulan.

Dengan hukuman tersebut, para pelanggar kemungkinan besar akan kehilangan pekerjaan, susah masuk ke sejumlah negara seperti USA, dikenakan tarif yang mahal untuk asuransi mobilnya. [Idr]  



Indra Prabowo

Indra Prabowo

Managing Editor

Berkarir sebagai seorang wartawan sejak 2002. Pada 2003, penulis menjadi jurnalis di bidang otomotif. Awal karirnya sendiri adalah seorang wiraniaga pada salah satu dealer brand mobil ternama di Indonesia.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang