Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif PSBB Diyakini Bisa Bikin Polusi Jakarta Turun ke Tingkat Ideal PSBB Diyakini Bisa Bikin Polusi Jakarta Turun ke Tingkat Ideal Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 14 April 2020 07:01 JAKARTA – Penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) gara-gara virus Corona diyakini mampu membuat kondisi polusi di Jakarta, yang banyak datang dari asap kendaraan bermotor, akhirnya dapat mencapai kondisi ideal.Ahmad Saffrudin selaku Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) mengatakan level polusi di Ibu Kota masih tergolong tinggi selama masa anjuran bekerja (Work From Home) dan belajar di rumah karena pandemi virus Corona. Pada 10 hari pertama WFH, 16 – 25 Maret 2020, saja level konsentrasi partikel PM2.5 masih masuk dalam kategori tidak sehat dengan rata-rata 44,55 microgram/meter cubic.Namun, dilihat dari perkembangannya, ada penurunan polusi pada 10 hari kedua (26 Maret 2020 – 4 April 2020) jika dibandingkan sebelumnya. Tingkat polusi di 10 hari ketiga masih dalam akhir studi, tapi Puput--sapaan akran Safruddin--memberi petunjuk bahwa trennya pun makin positif. Artikel terkait Polantas Tegur 70 Ribu Pelanggar PSBB DKI, Kebanyakan Karena Tak Pakai Masker Berita Otomotif 20 May 2020 14 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Ditutup Hingga Akhir PSBB, Ini Rinciannya Berita Otomotif 26 May 2020 Polemik Ojol di PSBB DKI, Anies Ikuti Aturan dari Terawan dan Bukan Luhut Berita Otomotif 14 April 2020 Puput lantas meyakini PSBB Jakarta selama dua pekan yaitu pada 10 – 24 April bisa ‘memaksa’ kendaraan-kendaraan bermotor agar tidak banyak bersliweran di jalan raya. Dengan demikian, tingkat polusi di Jakarta akhirnya dalam taraf ideal.“Standar nasional mengenai kondisi polusi yang baik itu, kan, 15 microgram/meter cubic. Kalau social dan physical distancing ini dilanjutkan, apalagi dengan PSBB, bisa dikatakan kategori baik mampu tercapai,” ucap dia dalam konferensi video bersama Forum Wartawan Otomotif pada Senin (13/4/2020) malam.Selama PSBB, pemerintah provinsi berhak mewajibkan hampir seluruh aktivitas bisnis diliburkan atau dikerjakan dari rumah, juga aktivitas belajar – mengajar. Di samping itu, ada pelarangan kerumunan plus pembatasan mobilitas transportasi umum maupun kendaraan pribadi.Polusi Tinggi Kendaraan BermotorPuput menjelaskan bahwa kontribusi terbesar polusi Ibu Kota berasal dari asap kendaraan bermotor. Berdasarkan studi KPBB, knalpot kendaraan bermotor dalam kondisi aktivitas normal mencapai 19.350 ton polutan/hari.“Ini (19.350 ton/hari) sekitar 47 persen dari total emisi di Jakarta,” tandas Puput merespons Mobil123.com dalam sesi tanya jawab.Dari kategori kendaraan bermotor, sepeda motor menjadi pencemar terbesar dengan kontribusi 45 persen. Selanjutnya adalah bus umum, baik dalam kota maupun antarkota antar provinsi, sebanyak 21 persen.Truk-truk berbagai ukuran menempati peringkat selanjutnya dengan kontribusi 18 persen. Selanjutnya adalah mobil pribadi bermesin bensin (14 persen) dan mobil pribadi bermesin diesel yang sedikit jumlahnya (2 persen).“Bayangkan, sumbangan kendaraan bermotor sangat besar untuk Jakarta. Sebanyak 47 persen sendirian,” tutup dia. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 polusi Jakarta virus corona polusi DKI Pembatasan Sosial Berskala Besar polusi PSBB DKI Jakarta PSBB PSBB DKI PSBB Jakarta Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
PSBB Diyakini Bisa Bikin Polusi Jakarta Turun ke Tingkat Ideal Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 14 April 2020 07:01 JAKARTA – Penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) gara-gara virus Corona diyakini mampu membuat kondisi polusi di Jakarta, yang banyak datang dari asap kendaraan bermotor, akhirnya dapat mencapai kondisi ideal.Ahmad Saffrudin selaku Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) mengatakan level polusi di Ibu Kota masih tergolong tinggi selama masa anjuran bekerja (Work From Home) dan belajar di rumah karena pandemi virus Corona. Pada 10 hari pertama WFH, 16 – 25 Maret 2020, saja level konsentrasi partikel PM2.5 masih masuk dalam kategori tidak sehat dengan rata-rata 44,55 microgram/meter cubic.Namun, dilihat dari perkembangannya, ada penurunan polusi pada 10 hari kedua (26 Maret 2020 – 4 April 2020) jika dibandingkan sebelumnya. Tingkat polusi di 10 hari ketiga masih dalam akhir studi, tapi Puput--sapaan akran Safruddin--memberi petunjuk bahwa trennya pun makin positif. Artikel terkait Polantas Tegur 70 Ribu Pelanggar PSBB DKI, Kebanyakan Karena Tak Pakai Masker Berita Otomotif 20 May 2020 14 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Ditutup Hingga Akhir PSBB, Ini Rinciannya Berita Otomotif 26 May 2020 Polemik Ojol di PSBB DKI, Anies Ikuti Aturan dari Terawan dan Bukan Luhut Berita Otomotif 14 April 2020 Puput lantas meyakini PSBB Jakarta selama dua pekan yaitu pada 10 – 24 April bisa ‘memaksa’ kendaraan-kendaraan bermotor agar tidak banyak bersliweran di jalan raya. Dengan demikian, tingkat polusi di Jakarta akhirnya dalam taraf ideal.“Standar nasional mengenai kondisi polusi yang baik itu, kan, 15 microgram/meter cubic. Kalau social dan physical distancing ini dilanjutkan, apalagi dengan PSBB, bisa dikatakan kategori baik mampu tercapai,” ucap dia dalam konferensi video bersama Forum Wartawan Otomotif pada Senin (13/4/2020) malam.Selama PSBB, pemerintah provinsi berhak mewajibkan hampir seluruh aktivitas bisnis diliburkan atau dikerjakan dari rumah, juga aktivitas belajar – mengajar. Di samping itu, ada pelarangan kerumunan plus pembatasan mobilitas transportasi umum maupun kendaraan pribadi.Polusi Tinggi Kendaraan BermotorPuput menjelaskan bahwa kontribusi terbesar polusi Ibu Kota berasal dari asap kendaraan bermotor. Berdasarkan studi KPBB, knalpot kendaraan bermotor dalam kondisi aktivitas normal mencapai 19.350 ton polutan/hari.“Ini (19.350 ton/hari) sekitar 47 persen dari total emisi di Jakarta,” tandas Puput merespons Mobil123.com dalam sesi tanya jawab.Dari kategori kendaraan bermotor, sepeda motor menjadi pencemar terbesar dengan kontribusi 45 persen. Selanjutnya adalah bus umum, baik dalam kota maupun antarkota antar provinsi, sebanyak 21 persen.Truk-truk berbagai ukuran menempati peringkat selanjutnya dengan kontribusi 18 persen. Selanjutnya adalah mobil pribadi bermesin bensin (14 persen) dan mobil pribadi bermesin diesel yang sedikit jumlahnya (2 persen).“Bayangkan, sumbangan kendaraan bermotor sangat besar untuk Jakarta. Sebanyak 47 persen sendirian,” tutup dia. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 polusi Jakarta virus corona polusi DKI Pembatasan Sosial Berskala Besar polusi PSBB DKI Jakarta PSBB PSBB DKI PSBB Jakarta
Polantas Tegur 70 Ribu Pelanggar PSBB DKI, Kebanyakan Karena Tak Pakai Masker Berita Otomotif 20 May 2020
14 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Ditutup Hingga Akhir PSBB, Ini Rinciannya Berita Otomotif 26 May 2020
Polemik Ojol di PSBB DKI, Anies Ikuti Aturan dari Terawan dan Bukan Luhut Berita Otomotif 14 April 2020
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...