Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pemerintah: Kepemilikan Mobil Jadi Indikator Kemajuan Ekonomi Pemerintah: Kepemilikan Mobil Jadi Indikator Kemajuan Ekonomi Berita Otomotif Syubhan Akib | 20 August 2015 11:50 JAKARTA - Ada banyak alasan membeli sebuah mobil mulai dari kebutuhan, gaya hidup atau status. Bagi pemerintah, banyaknya kepemilikan mobil oleh masyarakat ternyata juga dianggap sebagai indikator kemajuan ekonomi suatu negara.Menurut Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, kendaraan baik itu mobil dan motor bisa dilihat dari berbagai sudut mulai dari faktor fungsinya sebagai alat angkut baik komersial maupun pribadi hingga kenyataan bahwa industri ini mampu menggerakkan industri-industri lain.Pada suatu kendaraan, ada banyak komponen, yang pada akhirnya membutuhkan industri-industri pendukung untuk memenuhi kebutuhan industri. Nah, industri komponen beserta vendornya tersebut tentu membuka banyak lapangan kerja baru dan bisnis di segmen komponen.Selain itu, layanan purnajual dan dealer juga menyerap banyak tenaga kerja."Banyak hal yang tumbuh dari industri otomotif. Industri ini menghasilkan banyak. Saya kira penghasilan Banten atau DKI Jakarta yang besar datangnya dari kendaraan," katanya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.Mobil, lanjutnya, sudah menjadi kebutuhan yang mendasar. Dia lalu mencontohkan Amerika di mana indikator ekonominya bisa diukur dari kepemilikan rumah dan mobil."Di Indonesia kendaraan mungkin bukan nomor satu, tapi pasti menuju ke situ," lugasnya.Karena itu dia berterima kasih pada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang sanggup mempertahankan kinerja ekspor meski penjualan domestik turun. Sebab, mengekspor mobil ke luar negeri adalah sebuah devisa. Di tambah dengan penggunaan banyak komponen lokal, devisa negara juga bertambah. [Syu/Idr]Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait GIIAS 2015 penjualan mobil penjualan motor Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pemerintah: Kepemilikan Mobil Jadi Indikator Kemajuan Ekonomi Berita Otomotif Syubhan Akib | 20 August 2015 11:50 JAKARTA - Ada banyak alasan membeli sebuah mobil mulai dari kebutuhan, gaya hidup atau status. Bagi pemerintah, banyaknya kepemilikan mobil oleh masyarakat ternyata juga dianggap sebagai indikator kemajuan ekonomi suatu negara.Menurut Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, kendaraan baik itu mobil dan motor bisa dilihat dari berbagai sudut mulai dari faktor fungsinya sebagai alat angkut baik komersial maupun pribadi hingga kenyataan bahwa industri ini mampu menggerakkan industri-industri lain.Pada suatu kendaraan, ada banyak komponen, yang pada akhirnya membutuhkan industri-industri pendukung untuk memenuhi kebutuhan industri. Nah, industri komponen beserta vendornya tersebut tentu membuka banyak lapangan kerja baru dan bisnis di segmen komponen.Selain itu, layanan purnajual dan dealer juga menyerap banyak tenaga kerja."Banyak hal yang tumbuh dari industri otomotif. Industri ini menghasilkan banyak. Saya kira penghasilan Banten atau DKI Jakarta yang besar datangnya dari kendaraan," katanya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.Mobil, lanjutnya, sudah menjadi kebutuhan yang mendasar. Dia lalu mencontohkan Amerika di mana indikator ekonominya bisa diukur dari kepemilikan rumah dan mobil."Di Indonesia kendaraan mungkin bukan nomor satu, tapi pasti menuju ke situ," lugasnya.Karena itu dia berterima kasih pada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang sanggup mempertahankan kinerja ekspor meski penjualan domestik turun. Sebab, mengekspor mobil ke luar negeri adalah sebuah devisa. Di tambah dengan penggunaan banyak komponen lokal, devisa negara juga bertambah. [Syu/Idr]Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait GIIAS 2015 penjualan mobil penjualan motor
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...