Kredit Motor Lewat Leasing Lebih Mudah, Ini Alasannya

Berita Otomotif

Kredit Motor Lewat Leasing Lebih Mudah, Ini Alasannya

JAKARTA – Membeli sepedamotor melalui lembaga pembiayaan diklaim lebih mudah daripada bank, ini terjadi karena syarat yang harus disiapkan calon konsumen lebih simpel.

Membeli motor melalui cara kredit sudah menjadi hal umum di masyarakat saat ini. Tawaran cicilan dan uang muka rendah menjadi salah satu pemikat konsumen. Baik pihak bank maupun lembaga pembiayaan berlomba-lomba menawarkan program menarik, guna memenangkan persaingan.

Namun konsumen harus jeli melihat penawaran kredit yang lebih menguntungkan. Tidak hanya mengandalkan skema pembayaran yang meringankan, namun calon pembeli juga dimudahkan untuk mendapatkan motor idaman.

Margono Tanuwidjaja selaku Presiden & CEO FIFGroup mengatakan proses pengajuan kredit melalui lembaga pembiayaan, lebih mudah jika dibandingkan dengan perbankan.

“Untuk mendapatkan motor melalui leasing itu lebih mudah daripada lewat bank. Kenapa? Karena di kita itu syaratnya cuma KTP sama KK saja. Sedangkan di bank itu ujung-ujungnya harus jadi nasabahnya mereka,” ucap Margono di Jakarta.

Menurutnya, pihak lembaga pembiayaan memiliki beberapa keuntungan daripada bank. Pelanggan tidak hanya dimudahkan ketika pengajuan saja, namun saat melakukan pembayaran. Luasnya cakupan lembaga pembiayaan tidak dimiliki oleh perbankan.

“Di kita itu proses awalnya lebih mudah, kemudian saat berjalan bayarnya bisa dimana aja. Coverage dan payment poin melalui lembaga pembiayaan itu jelas lebih menguntungkan. Karena pelanggan bisa bayar cicilan di minimarket dekat rumah misalnya,” jelas Margono.

Sejak tahun 2000, penjualan sepeda motor nasional mengalami peningkatan drastis hingga 18%. Sepeda motor Honda menguasai sekitar 74% dari pangsa pasar yang ada di tahun 2016. Sedangkan 68% dari total penjualan sepeda motor Honda dilakukan melalui kredit, khususnya FIFAstra.

Tercatat FIFGroup berhasil membukukan pendapatan pembiayaan sebesar Rp 9,48 triliun, naik dari sebelumnya yang hanya mencapai Rp 8,46 triliun. Namun secara keseluruhan, total pembiayaan perusahaan naik 13,21 persen dari Rp 28,81 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 32,62 triliun pada tahun 2016.

Di tahun 2016, FIF telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 28,91 triliun. Penjualan sepeda motor baru dan bekas melalui FIFAstra  menjadi kontributor utama. Tercatat, sebanyak 1.492.969 item dengan nilai 21,49 triliun. [Dew/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support