Kesan Pertama Toyota Sienta Q

Review

Kesan Pertama Toyota Sienta Q

JAKARTA - Tanpa basa-basi, Toyota Sienta menggebrak pasar motor Indonesia untuk menendang Honda Freed dari singgasana mini-van. Bagaimana mobil ini sebenarnya? Inilah sentuhan pertama Mobil123 dengan Toyota Sienta.

Ketika datang, Toyota Sienta memang telah membuat kami penasaran, sebab Sienta versi Indonesia memiliki perbedaan eksterior dan interior dengan versi Jepang. Pada kesempatan ini, kami berkencan dengan Toyota Sienta tipe Q yang merupakan varian teratas.

Dilihat dari luar, mobil keluarga yang hadir dengan empat pilihan tipe E, G, V dan Q ini menyuguhkan bahasa desain yang unik. 

Tipe Q memiliki desain eksterior agak berbeda dari tiga tipe di bawahnya. Bagian depan dibekali dengan banyak chrome. Di tipe Q, kita bisa melihat beberapa body kit demi mengejar kata mewah.

Eksterior Toyota Sienta untuk orang Indonesia terbilang baru. Desain eksterior menyuguhkan bahasa yang unik karena Sienta tipe Q memiliki desian eksterior agak berbeda dari tiga tipe di bawahnya. Bagian depan dibekali dengan banyak chrome. Di tipe Q, kita juga bisa melihat beberapa body kit demi mengejar kata mewah.

Pada lampu depan telah menggunakan Bi-Beam Projection lengkap dengan LED positioning lamp. Dan lampu ini dilengkapi fitur auto levelling, yang tidak tersedia di tipe lain. 

Toyota ingin memberikan kepuasan tersendiri kepada para pemilik Sienta tipe Q yang berharga Rp 295 juta. Tipe ini telah mengandalkan roda 16". Spesifikasi tersebut dinilai sudah sangat pantas untuk MPV berukuran sedang.

Desain belakang hampir sama dengan tipe lain, unik tapi tetap menarik. Lampu belakang telah menggunakan LED. Toyota memberikan nuansa hitam seperti kumis panjang mulai ujung lampu rem sebelah kiri melintasi bumper dan bertemu ujung lampu rem sebelah kanan. Bahasa desain ini agak membingungkan.

Terlepas dari itu fokus utama kami adalah interior. Tujuannya agar calon konsumen tidak salah memilih kendaraan keluarga. Desain interior cukup unik, sementara kualitas bahannya biasa-biasa saja mulai dari dashboard, doortrim, dan kursi. Tipe ini dilengkapi rem ABS, EBD, Stability Control, Hill Start Assist, dual airbag, 7 sabuk pengaman.

Duduk di kursi pengemudi, Anda akan disajikan Auto AC with Digital Display, Smart Start Stop Button, Black Trim dan Black Seat, serta Touch Screen 7" yang memuat DVD, MP3, US, Aux-in, Ipon, Mirroring with Wi-Fi, Internet Browser Voice Command. 

Untuk tipe ini telah dilengkapi New Leather Steering Wheel with Steering Switch dengan pengaturan tilt-steering. Fitur-fitur ini cukup menarik untuk konsumen baru dan seperti mobil seharga Rp 200 jutaan pada umumnya.

Kursi pengemudi mobil ini sudah mendapatkan pengatur ketinggian, maju mundur meskipun manual. Sayang kami tidak menemukan arm rest di kursi pengemudi depan dan sebelahnya, tidak seperti pesaingnya.

Toyota Sienta tipe Q menggunakan Power Sliding Door pada pintu kanan dan kiri. Pintu-pintu itu bisa dibuka lewat tombol-tombol di bawah Smart Start Stop Button. Kedua pintu elektrik ini mengandalkan fitur anti-jepit yang cukup responsif terbuka otomatis ketika ada benda menahannya.

Sayang saat masuk ke kabin penumpang, kami tidak bisa melihat captain seat, yang ada hanya kursi tengah yang menyatu. Alasan Toyota agar bisa menampung penumpang lebih banyak. Alasan ini masuk akal mengingat masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan berpelesir bersama keluarga atau teman.

Untuk kursi tengah, kami merasa kurang nyaman. Toyota sepertinya harus memperbaiki busa kursi penumpang tengah agar lebih tebal dan empuk. Hal yang perlu dikoreksi lagi adalah headroom terlalu pendek untuk penumpang tinggi badan 168cm, dan blower tengah terlalu dekat dengan kepala sehingga semburan udaranya langsung mengenai kepala.

Posisi legroom sudah pas saat duduk di kursi tengah. Tapi untuk penumpang paling belakang terlalu sempit. Toyota kurang memberikan legroom yang lebih baik untuk penumpang belakang tinggi badan 168cm. Lutut hampir mentok dengan sandaran kursi tengah dan tidak nyaman.

Hal ini tidak mengherankan karena di Jepang Sienta hadir hanya untuk 5-seaters. Jadi seharusnya Toyota Sienta di Indonesia tidak bisa dikatakan sebagai sebuah mobil 5-seater, tapi 5+2 seater.

Boleh kami bilang kursi belakang cuma nyaman untuk anak kecil atau tinggi badan kurang 150cm. Saat kami coba, kurang memberikan ruang untuk lutut, padahal sliding kursi tengah sudah paling depan. 

Jadi jika tinggi badan Anda lebih dari 150cm, jangan memaksakan duduk di kursi belakang dalam perjalanan jauh. Menariknya kursi belakang cukup tinggi, dan kaki penumpang belakang dipastikan tidak menggantung.

Kursi baris ketiga tipe Q bisa dilipat ke bawah kursi tengah dengan mudah sehingga menciptakan ruang kargo lebih besar. Konsep tersebut cocok untuk Anda yang suka membawa banyak barang untuk keperluan kerja, liburan dan lain-lain. [Ikh/Syu]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support