Ini Detail Biaya Tol Untuk Mudik

Berita Otomotif

Ini Detail Biaya Tol Untuk Mudik

JAKARTA – Ada baiknya Anda mempersiapka uang pas setelah mengetahui tarif tol berikut ini agar perjalanan mudik Lebaran 2017 lebih lancar.

Beberapa waktu lalu, kami telah menyampaikan bahwa sejumlah ruas tol yang biasa digunakan untuk mudik akan diberikan diskon. Potongan harga ini diberikan jika melakukan transaksi tol menggunakan E-Toll sebagai alat pembayaran.

Diskon ini berlaku pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2017. Arus mudik yang dikenai diskon adalah pada 22-26 Juni 2017 atau H-3 sampai dengan H+3 Lebaran. Sementara arus balik berlaku pada H+4 sampai dengan H+6, yaitu 30 Juni-2 Juli 2017.

Lantas berapakah tariff tol yang biasa digunakan untuk mudik? Berikut adalah rinciannya.

1.Cikarang Utama-Palimanan Rp    109.500 (Cikarang Utama-Cikopo Rp 13.500 dan Cikopo-Palimanan Rp 96.000)

2.Palimanan- Brebes Timur Rp. 53.000 ( Palimanan-Kanci Rp 11.500, Kanci-Pejagan Rp21.500, dan Pejagan-Brebes Timur Rp 20.000.)

3.Brebes Timur - Gringsing (tol fungsional) : Gratis.

4.Semarang-Salatiga Rp 13.500

5. Solo-Ngawi (tol fungsional) : gratis kilometer akan fungsional selama lebaran.

6.Ngawi-Kertosono (tol fungsional): Gratis

7.Kertosono-Mojokerto, dari lima seksi yang ada, dua antaranya sudah operasional, yakni Seksi 1 Bandar-Jombang. Untuk masuk tol ini, Anda harus membayar sebesar Rp 10.000. Sementara tiga seksi lainnya akan fungsional pada lebaran ini.

8.Mojokerto-Surabaya : Rp 15.500 untuk bisa melalui seksi Krian-Mojokerto.

Selebihnya, tiga seksi tambahan akan difungsionalkan pada Lebaran 2017 adalah Seksi IB Sepanjang-WRR 4,3 kilometer dan Seksi II WRR-Driyorejo 5,07 kilometer.

Jika ditotal maka untuk perjalanan dari Cikarang menuju Salatiga maka anda harus mempersiapkan dana untuk tol sebesar Rp 176 ribu. Sementara untuk Cikarang menuju Surabaya maka akan membutuhkan dana sebesar Rp 201,5 ribu.[Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual