Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan, Bahaya Mengintai Anda

Panduan Pembeli

Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan, Bahaya Mengintai Anda

JAKARTA – Ada alasan penting terkait keamanan dan keselamatan, di balik larangan menyalakan lampu hazard mobil jika tidak dalam kondisi darurat.

Lampu hazard merupakan salah satu kelengkapan yang sudah pasti ada pada mobil-mobil zaman sekarang. Pasalnya, ini merupakan cara berkomunikasi dengan pengguna jalan lain dalam kondisi-kondisi darurat.

“Lampu hazard adalah lampu tanda darurat,” tulis Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui akun Instagram resmi mereka, @dishubdkijakarta, baru-baru ini.

Seperti diketahui, lampu ini, jika dinyalakan, merupakan indikasi mobil sedang dalam masalah. Contoh kasusnya adalah ketika mobil mengalami mati mesin tiba-tiba sehingga harus melambat dan minggir pelan-pelan.

Mobil mogok yang berada di pinggir jalan pun mesti menyalakan lampu hazard menurut  UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1. Ini membuat para pengguna jalan lain mengetahui bahwa kendaraan menepi akibat masalah teknis.

Tapi, banyak yang masih menyalakannya di saat-saat yang tidak genting. Seperti misalnya ketika konvoi, memasuki terowongan di jalan tol, maupun ketika hujan.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta pun mewanti-wanti pengguna kendaraan tidak melakukan hal itu lagi. Institusi ini mengingatkan potensi bahaya yang mengintai jika mereka membawa mobil dengan menyalakan lampu hazard dalam kondisi tidak genting.

“Jika dinyalakan bukan pada kondisinya, hal ini akan membingungkan pengemudi di belakang. Ini karena saat lampu hazard dinyalakan, lampu sein tidak berfungsi,” tulis mereka lagi.

Lampu hazard, ketika aktif, akan membuat lampu sein tidak menyala. Kendaraan di sekitar pun tidak bisa mengetahui kapan kendaraan dengan lampu hazard menyala itu bakal berbelok.

Ini tentu berbahaya. Pasalnya, walaupun pengemudi mobil yang menyalakan lampu hazard berhati-hati saat berbelok, di kaca spion terdapat blind spot atau sudut mati.

Di sudut ini, kendaraan dari arah belakang tidak bakal terlihat. Ketika ingin berbelok dengan lampu sein menyala, kendaraan dari arah belakang mungkin masih sempat menyalakan klakson dalam kondisi tersebut. Tidak demikian halnya ketika lampu hazard sedang berkedap-kedip. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support