Geely Jadi Penyelamat Mobil Jet Inggris

Berita Otomotif

Geely Jadi Penyelamat Mobil Jet Inggris

COVENTRY - Geely Auto menjadi penyelamat Bloodhound, sebuah proyek dari British 1,000 mph Land Speed Record (LSR).

Proyek ini telah diselamatkan dari jurang kegagalan berkat niat baik Geely Auto untuk mensuplay pengetahuan teknis  dan dana yang cukup besar. Dengan bantuan ini maka Geely resmi menjadi sponsor utama.

Dengan hadirnya Geely sebagai sponsor maka tim Bloodhoud kembali ke jalurnya untuk membuat kendaraan jet tahun depan dan mencapai rekor LSR yaitu 800 mph (1.287 km/jam) di Afrika Selatan. Rencananya, tahun berikutnya tim akan memodifikasi mobil tersebut agar dapat mencapai kecepatan 1.000 mph atau sekitar 1.600 km/jam. Rencananya, Andy Green sebagai Wing Commander sekaligus pemegang LSR akan menjadi pengemudi.

Geely adalah bagian dari Zhejiang Geely Holding Group (ZGH) dan memiliki kepemilikan di Volvo Cars dan London Taxi. Keikutsertaannya dalam proyek ini diawali ketika Li Shufu, Geely founder and chairman melakukan kunjungan ke Coventry Transport Museum's Land Speed exhibition. Ketika itu Ia melihat model Bloodhood yang memiliki panjang 13,4 meter dan berat mencapai 7,8 ton dan memutuskan untuk membantu tim.

“Dia sedang membuka pabrik baru di Coventry dan dia memiliki waktu senggang dan pergi ke Museum Transportasi. Ia melihat model kami dan berkata bahwa model tersebut terlihat menarik serta ingin ikut terlibat dalam proyek ini,” ungkap Mark Chapman, Bloodhound chief engineer

Chapman juga mengatakan bahwa desain Bloodhound telah rampung, Geely akan mensuplay masukan teknis pada noise reduction dalam kokpit dan melakukan pemodelan dari frekuensi natural dari kendaraan yang merupakan hal sangat penting pada mobil berkecepatan tinggi.

“Ini tidak akan memotong tahap pengujian apapun tapi akan memberi kami kepercayaan diri. Setelah tahun pertama mencapai 800 mph, kami tahu bahwa kami akan perlu melakukan perubahan untuk mencapai 1.000 mph. Geely akan siap untuk membantu kami kami dalam perhitungan aerodinamika sepeti fairing roda belakang dan penggantian suspensi belakang,” tambah Chapman.

Meski demikian, ada beberapa hal yang tidak bisa disentuh oleh Geely. Di antaranya adalah penggunaan mesin jet EJ200 Typhoon milik Kementerian Pertahanan Inggris.

“Kami memiliki kekayaan intelektual pada mobil dan kami tetap akan hormati. Sama seperi kami tidak membiarkan Nammo Group (pembuat rocket motor dari Norwegia) untuk mengakses data Euro Figther dan sebaliknya. Kami tidak akan memberikan data tersebut pada Geely,” pungkasnya.

Rencananya, tim akan melakukan pengujian pertama di lapangan terbang St. Mawgan pada bulan Juli mendatang. Kendaraan akan melakukan pemecahan rekor di Hakskeen Pan, Afrika Selatan dengan memanfaatkan sebuah trek lurus sejauh 11,8 mil Oktober 2017. [Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual