Ekspor Stabil, Toyota Raih Penghargaan dari Jokowi

Berita Otomotif

Ekspor Stabil, Toyota Raih Penghargaan dari Jokowi

JAKARTA – Berkat kinerja ekspor yang stabil dan terus berkembang, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dianugerahi penghargaan Primaniyarta dari Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI.

 

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ini Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono. “Pencapaian ini dapat kami raih berkat dukungan dari semua pihak terutama pemerintah Indonesia yang giat menggalakkan ekspor melalui penyediaan regulasi dan infrastruktur yang mendukung,” tutur Warih.

Ini adalah penghargaan Primaniyarta keenam bagi TMMIN. Sebelumnya, mereka berhasil meraih penghargaan serupa pada tahun 2008, 2010, 2011, 2013, dan 2014 dan merupakan satu satu-satunya produsen kendaraan yang berhasil meraih penghargaan ini.

Selama lima tahun terakhir TMMIN berhasil mempertahankan laju pertumbuhan ekspor kendaraan utuhnya (CBU/Completely Build Up) sehingga naik lebih dari 3 kali lipat dari 55,000 unit di tahun 2010 menjadi 160.000 unit di tahun 2014.

Tidak hanya dalam bentuk utuh, TMMIN juga mengekspor kendaraan terurai (CKD/Completely Knock Down), mesin bensin dan etanol, komponen kendaraan serta alat bantu produksi berupa jigs (alat bantu dalam proses pengelasan), dan dies (alat bantu dalam proses pengepresan).

Kegiatan ekspor TMMIN dimulai pada 1987 dengan mengirimkan Toyota Kijang generasi ke-3 (Kijang Super) ke Brunei Darusalam. Momentum ekspor terbaik diperoleh TMMIN ketika dipercaya menjadi salah satu basis produksi bagi pengembangan kendaraan IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle) pada 2004.

Hingga saat ini total ekspor TMMIN sudah mencapai 840 ribu unit CBU bermerek Toyota,  770 ribu unit CKD, lebih dari 1,2 juta unit mesin berbasis bensin, serta lebih dari 560 juta buah komponen kendaraan dengan tujuan ke lebih dari 70 negara  di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Kepulauan Karibia, serta Afrika. Pada 2015, hingga September ekspor CBU sudah mencapai 139.000 unit kendaraan, atau meningkat 24% dibandingkan volume ekspor pada periode yang sama di 2014 sebesar 112.000 unit. Sementara untuk 2015 ini, TMMIN menargetkan peningkatan ekspor CBU sebesar 10%.

Selain CBU, sepanjang 2015 hingga bulan September, TMMIN telah membukukan ekspor CKD sebanyak 34.000 unit, mesin bensin sebanyak 34.000 unit, mesin ethanol sebanyak 7.000 unit dan komponen kendaraan sebanyak 44 juta buah. [Adi/Ikh]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support