Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Eks Bos Sebut Strategi Mobil Listrik Nissan Konservatif & Kurang Visioner Eks Bos Sebut Strategi Mobil Listrik Nissan Konservatif & Kurang Visioner Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 15 December 2021 11:08 BEIRUT – Mantan orang nomor satu di Nissan Carlos Ghosn lagi-lagi mengkritik pabrikan otomotif tersebut.Ghosn, yang pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer Nissan Motor Corporation, pada September 2021 menilai jenama tersebut berubah menjadi membosankan dan medioker lewat bukunya ‘Broken Alliance’. Kini, ia kembali berkomentar pedas terhadap Nissan.Berbicara via konferensi pers virtual untuk merayakan peluncuran buku tersebut dalam versi bahasa Jepang, Ghosn menilai strategi mobil listrik Nissan saat ini tidak cukup untuk dapat bersaing di masa depan. Padahal, menurut dia, industri otomotif dunia ‘menginjak pedal gas’ dalam-dalam terkait isu ini.“Kecepatan pergeseran (ke mobil listrik) akan menentukan siapa yang kelak menjadi pemenangnya,” ujar dia, seperti dilaporkan Carscoops baru-baru ini dengan mengutip Automotive News.“Saat kami meluncurkan mobil listrik produksi massal pertama, seperti yang kalian ketahui, setiap orang menertawakan kami dan menganggap kami telah kalah (di pasar mobil konvensional),” lanjutnya menyinggung introduksi Nissan Leaf pada 2010. Artikel terkait Nissan Berubah Jadi Membosankan & Medioker, Kata Eks Bos Mereka Berita Otomotif 24 September 2021 Nissan Ingin Kontrol Lebih Besar dalam Aliansi dengan Renault-Mitsubishi Berita Otomotif 22 November 2018 Lagi Dibahas, Peluang ‘Hidupkan’ Datsun Sebagai Merek Mobil Listrik Murah Berita Otomotif 30 May 2023 Sebagai informasi, sekarang kebanyakan pabrikan otomotif malah telah mengumumkan transisi dari mobil bermesin pembakaran internal menuju mobil listrik. Nissan sendiri, pada November 2021, mengumumkan percepatan rencana elektrifikasi dengan meluncurkan 23 model kendaraan elektrifikasi pada 2030, termasuk di antaranya 15 model mobil listrik murni.Nissan mengekspektasikan 75 persen dari penjualan mereka di Eropa dikontribusikan model-model elektrifikasi pada 2026. Selain itu, mereka menargetkan 40 persen penjualan di Amerika Serikat pada 2030 disumbangkan model-model mobil listrik murni.Ghosn berpikir rencana itu ‘kurang jauh’. Ia menilai kebijakan mobil listrik Nissan terlalu konservatif, tidak visioner, serta ada di posisi yang kurang baik untuk ‘balapan’ di pasar mobil listrik.“Tidak ada visi. Mereka tidak tahu kemana mereka berjalan. Mereka tidak punya gambaran mengenai transformasi teknologi yang megah ini, yang sedang terjadi sekarang,” pungkasnya.Ghosn dahulu merupakan bintang di industri otomotif global, dengan julukan ‘Le Cost Killer’ maupun ‘Mr. Fix It’. Dua sebutan ini mengacu pada kemampuannya dalam menghemat biaya produksi serta mengangkat Nissan dari jurang kebangkrutan pada akhir 1990-an menjadi salah satu aliansi pabrikan mobil terbesar bersama Renault.Aliansi ini kemudian memperbesar diri dengan membeli saham Mitsubishi pada 2016.Namun, ia ditahan kepolisian Jepang pada 2018 atas tuduhan pemalsuan laporan pendapatan dan penyalahgunaan dana perusahaan. Ia menyebutnya sebagai konspirasi dan kriminalisasi, karena Nissan dan Jepang khawatir Prancis makin berkuasa atas Nissan lewat Renault.Pada 2019, ia kabur dari penjara di ‘Negeri Sakura’ ke Lebanon dengan cara yang mirip dengan kisah film-film Hollywood. Aksinya dibantu oleh mantan pasukan khusus Amerika Serikat. [Xan/Ses]Cek daftar harga mobil Nissan di sini. ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan Carlos Ghosn industri otomotif Mobil Listrik Nissan Nissan Motor Corporation Mobil Listrik Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Eks Bos Sebut Strategi Mobil Listrik Nissan Konservatif & Kurang Visioner Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 15 December 2021 11:08 BEIRUT – Mantan orang nomor satu di Nissan Carlos Ghosn lagi-lagi mengkritik pabrikan otomotif tersebut.Ghosn, yang pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer Nissan Motor Corporation, pada September 2021 menilai jenama tersebut berubah menjadi membosankan dan medioker lewat bukunya ‘Broken Alliance’. Kini, ia kembali berkomentar pedas terhadap Nissan.Berbicara via konferensi pers virtual untuk merayakan peluncuran buku tersebut dalam versi bahasa Jepang, Ghosn menilai strategi mobil listrik Nissan saat ini tidak cukup untuk dapat bersaing di masa depan. Padahal, menurut dia, industri otomotif dunia ‘menginjak pedal gas’ dalam-dalam terkait isu ini.“Kecepatan pergeseran (ke mobil listrik) akan menentukan siapa yang kelak menjadi pemenangnya,” ujar dia, seperti dilaporkan Carscoops baru-baru ini dengan mengutip Automotive News.“Saat kami meluncurkan mobil listrik produksi massal pertama, seperti yang kalian ketahui, setiap orang menertawakan kami dan menganggap kami telah kalah (di pasar mobil konvensional),” lanjutnya menyinggung introduksi Nissan Leaf pada 2010. Artikel terkait Nissan Berubah Jadi Membosankan & Medioker, Kata Eks Bos Mereka Berita Otomotif 24 September 2021 Nissan Ingin Kontrol Lebih Besar dalam Aliansi dengan Renault-Mitsubishi Berita Otomotif 22 November 2018 Lagi Dibahas, Peluang ‘Hidupkan’ Datsun Sebagai Merek Mobil Listrik Murah Berita Otomotif 30 May 2023 Sebagai informasi, sekarang kebanyakan pabrikan otomotif malah telah mengumumkan transisi dari mobil bermesin pembakaran internal menuju mobil listrik. Nissan sendiri, pada November 2021, mengumumkan percepatan rencana elektrifikasi dengan meluncurkan 23 model kendaraan elektrifikasi pada 2030, termasuk di antaranya 15 model mobil listrik murni.Nissan mengekspektasikan 75 persen dari penjualan mereka di Eropa dikontribusikan model-model elektrifikasi pada 2026. Selain itu, mereka menargetkan 40 persen penjualan di Amerika Serikat pada 2030 disumbangkan model-model mobil listrik murni.Ghosn berpikir rencana itu ‘kurang jauh’. Ia menilai kebijakan mobil listrik Nissan terlalu konservatif, tidak visioner, serta ada di posisi yang kurang baik untuk ‘balapan’ di pasar mobil listrik.“Tidak ada visi. Mereka tidak tahu kemana mereka berjalan. Mereka tidak punya gambaran mengenai transformasi teknologi yang megah ini, yang sedang terjadi sekarang,” pungkasnya.Ghosn dahulu merupakan bintang di industri otomotif global, dengan julukan ‘Le Cost Killer’ maupun ‘Mr. Fix It’. Dua sebutan ini mengacu pada kemampuannya dalam menghemat biaya produksi serta mengangkat Nissan dari jurang kebangkrutan pada akhir 1990-an menjadi salah satu aliansi pabrikan mobil terbesar bersama Renault.Aliansi ini kemudian memperbesar diri dengan membeli saham Mitsubishi pada 2016.Namun, ia ditahan kepolisian Jepang pada 2018 atas tuduhan pemalsuan laporan pendapatan dan penyalahgunaan dana perusahaan. Ia menyebutnya sebagai konspirasi dan kriminalisasi, karena Nissan dan Jepang khawatir Prancis makin berkuasa atas Nissan lewat Renault.Pada 2019, ia kabur dari penjara di ‘Negeri Sakura’ ke Lebanon dengan cara yang mirip dengan kisah film-film Hollywood. Aksinya dibantu oleh mantan pasukan khusus Amerika Serikat. [Xan/Ses]Cek daftar harga mobil Nissan di sini. ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan Carlos Ghosn industri otomotif Mobil Listrik Nissan Nissan Motor Corporation Mobil Listrik
Nissan Ingin Kontrol Lebih Besar dalam Aliansi dengan Renault-Mitsubishi Berita Otomotif 22 November 2018
Lagi Dibahas, Peluang ‘Hidupkan’ Datsun Sebagai Merek Mobil Listrik Murah Berita Otomotif 30 May 2023
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...