Chery Mau Rilis Minimal 3 Mobil Baru pada 2025, di Antaranya PHEV Rakitan Lokal

Mobil Listrik

Chery Mau Rilis Minimal 3 Mobil Baru pada 2025, di Antaranya PHEV Rakitan Lokal

JAKARTA – Chery berencana merilis beberapa mobil baru di Indonesia pada 2025. Di antaranya ada yang berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Country Director PT Chery Motor Indonesia (CMI) Zeng Shou mengungkapkan rencana peluncuran mobil baru mereka pada tahun bershio ular kayu ini. Menurutnya, Chery ingin mengaspalkan paling tidak tiga model anyar, bahkan mungkin lebih.

Salah satunya, SUV bernama Chery Tiggo Cross, sudah resmi hadir dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang berlangsung 13-23 Juli kemarin di JIEXpo Kemayoran, Jakarta. Bocoran mobil baru lainnya dari Chery pada 2025 ialah model berteknologi PHEV.

Sekadar mengingatkan, model berteknologi elektrifikasi Chery di Bumi Pertiwi sejauh ini adalah mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV). Ada Chery Omoda E5 dan juga Chery J6.

Chery Tiggo 8 PHEV di IIMS 2025

“Chery tahun ini ada rencana bawa teknologi baru kami yang bernama CSH atau Chery Super Hybrid System ke Indonesia. Ini adalah teknologi plug-in hybrid,” beber Zeng Shuo dalam sesi wawancara terbatas di sela-sela IIMS 2025.

Model itu akan menjadi mobil PHEV pertama Chery di Indonesia. Sayang, identitasnya masih disimpan rapat-rapat oleh pabrikan otomotif yang bermarkas di Wuhu, China tersebut.

Meski demikian, langkah mereka memamerkan Chery Tiggo 8 PHEV dalam IIMS 2025 mungkin saja merupakan sebuah ‘kode’ atau petunjuk.

Chery, lanjut Zeng Shuo, kemungkinan akan ‘menerjunkan’ mobil PHEV perdana mereka di Tanah Air di sekitar pertengahan tahun.

“Kira-kira di pertengahan tahun. Kira-kira Mei,” pungkasnya.

Chery Tiggo 8 PHEV di IIMS 2025

Tak main-main, Chery pun berencana langsung merakit lokal mobil PHEV pertama mereka di Indonesia. Mereka masih akan menggunakan pabrik milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Jawa Barat.

“Kami akan langsung memproduksinya di Indonesia juga karena kalau sudah kami produksi di sini, pajaknya akan lebih murah. Kami maunya jangan terlalu mahal. Harganya yang masuk akal. Jadi, konsumen akan punya pilihan baru,” tandasnya.

Rencana Chery itu bertepatan dengan kebijakan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 3 persen bagi dua teknologi elektrifikasi, mobil hybrid dan mobil PHEV, sejak Januari-Desember 2025.

Syaratnya adalah model itu harus dirakit lokal dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40 persen. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang