Cegah Penyelundupan Pemudik Lebaran 2021, Mobil Barang akan Diperiksa Ketat

Berita Otomotif

Cegah Penyelundupan Pemudik Lebaran 2021, Mobil Barang akan Diperiksa Ketat

JAKARTA – Belajar dari tahun lalu, kepolisian akan mewaspadai penyelundupan pemudik di mobil barang selama masa larangan mudik Lebaran 2021.

Aparat keamanan yang bertugas, seperti dikutip dari situs NTMC Polri, selama masa larangan mudik Lebaran tahun ini bersiap memeriksa ketat mobil – mobil angkutan barang.

Menurut Kepala Sub Direktorat Sub Direktorat Penegakan Hukum Kepolisian Daerah Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hamdani, modus operandi penyelundupan pemudik biasanya menggunakan transportasi tersebut. Karena itu, Polda Banten, akan mengecek dengan ketat semua jenis kendaraan, termasuk mobil – mobil angkutan barang mulai dari pikap kecil sampai truk.

“Modusnya itu setengah barang, setengah orang. Penumpang ikut sopir truk. Kan sopir ada dua orang tuh, kami cek ada 10 orang,” kata dia.

Sekadar mengingatkan, pemerintah pada tahun ini kembali melarang aktivitas mudik Lebaran. Periode adalah 22 hari, dari mulai 6 Mei sampai dengan 17 Mei mendatang.

Ini dilakukan demi mengurangi potensi penyebarluasan pandemi virus Corona (Covid-19) yang masih melanda Indonesia sejak Maret 2020.

Pada tahun lalu, masih ada sebagian masyarakat yang nekat melanggar aturan tersebut. Selain dengan cara yang ‘polos’ yaitu tetap membawa kendaraan sendiri untuk mudik, ada pula yang memanfaatkan jasa penyelundupan pemudik yang dilakukan oleh para oknum demi keuntungan finansial semata.

Lebih lanjut, menurut Hamdani, pihaknya tak hanya mengandalkan pemeriksaan oleh petugas di lapangan. Mereka juga bakal memanfaatkan kamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/E-TLE).

Ada tiga titik pemantauan dengan menggunakan teknologi tersebut. Semuanya berada di kota Serang, Banten.

Mereka yang ketahuan mudik dengan bersembunyi di dalam mobil angkutan barang akan diputarbalikkan. Hamdani tidak menyebut bahwa mereka nantinya diberikan sangsi atau hukuman lain seperti denda atau kurungan.

Menurut dia, ini merupakan operasi kemanusiaan dan operasi yang memberikan rasa nyaman bagi para pengendara.

“Kita turunkan dan putar balik. Nanti kita gabungan kegiatan operasi ketupat itu, operasi kemanusiaan. Yang tidak terpantau petugas, nanti terekam kamera (ETLE),” tegas dia. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar