Bos Mitsubishi Jepang Berharap Insentif Mobil Hybrid di Indonesia Ditambah lagi

Mobil Listrik

Bos Mitsubishi Jepang Berharap Insentif Mobil Hybrid di Indonesia Ditambah lagi

JAKARTA – Orang nomor satu di Mitsubishi global berharap insentif mobil hybrid di pasar otomotif Indonesia semakin lama semakin banyak.

Seperti diketahui, mulai 2025 nanti, mobil hybrid rakitan lokal dipastikan mendapatkan insentif pajak dari pemerintah Indonesia. Adapun bentuknya ialah Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM) 3 persen.

Ketika ditanyakan tanggapannya mengenai kebijakan tersebut, President and Chief Executive Officer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Takao Kato berharap bahwa PPnBM DTP merupakan langkah awal dari insentif mobil hybrid yang lebih beragam lagi.

“Jika insentifnya lebih tinggi pasti akan selalu lebih baik. Namun, saya pikir pemerintah Indonesia memberikan insentif PPnBM sebagai langkah pertama. Penting bagi pemerintah untuk memikirkan strategi elektrifikasi untuk masa depan,” kata dia dalam konferensi pers ‘Produksi 1 Juta Unit Mitsubishi Indonesia’, Jumat (20/12/2024) di Cikarang, Bekasi.

Mitsubishi Xpander Cross hybrid

Sebagai informasi saja, saat ini pemerintah Indonesia masih lebih condong mendorong perkembangan pasar dan industri mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV). Mobil-mobil listrik murni terus mendapatkan insentif baru dalam beberapa tahun terakhir.

Ragam insentif mobil listrik murni sekarang antara lain adalah insentif PPnBM 0 persen bagi model rakitan lokal, insentif PPnBM 0 persen plus bea masuk 0 persen bagi model impor utuh dengan komitmen produksi lokal, diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 1 persen bagi model rakitan lokal, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) jauh lebih rendah, bebas aturan ganjil-genap Jakarta.

Industri otomotif di Tanah Air sendiri sekarang terbagi ke dalam dua ‘kutub’ yang kuat terkait pengembangan mobil berteknologi elektrifikasi. Di satu sisi, ada merek-merek China yang lebih fokus pada mobil listrik murni.

President and CEO Mitsubishi Motors Corporation Takao Kato 2024

Di sisi lain, terdapat merek-merek Jepang yang lebih menginginkan transformasi secara bertahap melalui mobil hybrid terlebih dahulu.

Lebih lanjut, Kato menyatakan bahwa dirinya sudah berdiskusi dengan Kementerian Perindustrian. Menurut dia, mulai sekarang pemerintah berjanji akan membuat peta jalan (roadmap) mengembangkan lini produk elektrifikasi.

“Lewat diskusi dengan antara Kemenperin dan kami para pabrikan mobil di Indonesia, yang terpenting adalah memutuskan bentuk insentif mobil hybrid yang paling pas. Saya katakan lagi, semakin besar insentif mobil hybrid, pasti makin bagus buat kami,” tegas dia. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang