BMW Kembangkan Helm dari Jeruk Bali

Berita Otomotif

BMW Kembangkan Helm dari Jeruk Bali

SOUTH CAROLINA – BMW mengembangkan pelindung tubuh berbahan alami dengan mengusung teknologi BISS untuk karyawan di pabrik Spartanburg.

Pabrik baru BMW yang berada di Spartanburg ini akan mulai beraktivitas pada 2018 hingga 2021. Pabrik ini akan menjadi basis produksi kendaraan BMW terbesar dan akan menyerap tenaga kerja lebih dari 9.000 orang.

Pabrik baru ini sedang dalam tahap pengembangan dengan total investasi hingga US$ 1 miliar dan akan memproduksi seluruh line-up model X. Pusat produksi ini diyakini akan memiliki peranan sangat besar bagi proses penjualan BMW di dunia.

Oleh karena itu, BMW ingin menjamin keselamatan karyawan yang bekerja di pabrik Spartanburg sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumen dunia. BMW akan menggunakan teknologi Bio-Inspired Safety System (BISS) dalam proses pembuatan pelindung tubuh guna menjamin keselamatan karyawan.

Sebelumnya, teknologi ini telah digunakan oleh Adidas dan 6 perusahaan lain dalam membuat produk baru selama 3 tahun belakangan ini. Beberapa universitas di Jerman juga telah mengaplikasikan teknologi BISS ini dalam kegiatannya.

BISS terinspirasi dari kemampuan buah Pomelo (di Indonesia dinamai Jeruk Bali) yang merupakan salah satu keluarga buah jeruk. Buah Pomelo ini sangat unik karena memiliki kulit sangat kuat. Meski jatuh dari tempat sangat tinggi, buah ini tidak akan pecah dan kondisi bagian dalam buah masih sangat baik.

Selain itu, BMW juga melakukan penelitian terhadap kulit ikan dan berbagai kulit reptil untuk membuat pelindung tubuh. Riset dan teknologi tersebut telah menghasilkan beberapa prototype, salah satunya helm.

Safety Gear BISS

Helm BISS ini lebih ringan 20 persen, lebih kuat dan stabil jika dibandingkan dengan bahan-bahan lainnya yang telah digunakan dalam produksi helm. BMW juga meyakini teknologi ini dapat diaplikasikan untuk memproduksi sarung tangan dan berbagai pelindung tubuh.

Pelindung tubuh dengan teknologi BISS ini diyakini mampu mengurangi risiko cedera dari benda-benda tajam ketika melakukan proses produksi kendaraan. Teknologi ini juga telah digunakan oleh beberapa produsen perlengkapan olahraga ski dan sepeda. [Amo/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123          
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual