Awas, Mobil Pribadi Buat Taksi Online Asuransi Bisa Hangus

Panduan Pembeli

Awas, Mobil Pribadi Buat Taksi Online Asuransi Bisa Hangus

JAKARTA – Menggunakan mobil pribadi sebagai taksi online rupanya dapat membuat hangus asuransi yang digunakan.

“Mobil pribadi yang digunakan sebagai taksi online kemudian terjadi kecelakaan, maka asuransi berhak untuk tidak mengganti kerugian akibat kecelakaan tersebut,” ungkap M. Bangun Pambudi, Manager Survey dan Garda Siaga Asuransi Astra.

Hal ini karena dalam pembuatan asuransi mobil seharusnya masuk sebagai mobil komersial, bukan sebagai mobil pribadi.

“Namun bila mobil yang digunakan sebagai taksi online mengalami kecelakaan saat digunakan untuk keperluan pribadi, maka asuransi wajib untuk mengganti kerugian akibat kecelakaan tersebut,” tambahnya kemudian.

Ia pun menambahkan bahwa bila mobil pribadi digunakan untuk kepentingan komersial maka sebaiknya pemilik mobil mengubah preminya menjadi kendaraan komersial. Perubahan ini akan dikenai biaya dengan perhitungan tersendiri.

“Dengan mengubah premi tersebut, maka pengguna akan lebih merasa nyaman dibanding bila masih menggunakan asuransi mobil pribadi. Selisihnya pun tidak terlalu banyak,” tambahnya.

Wajib Lapor
Pemilik mobil atau Tertanggung juga harus memberi tahu adanya perubahan penggunaan kendaraan bermotor dari pribadi menjadi komersial. Hal ini tertuang pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia, bab IV pasal 8 ayat 1 tentang Perubahan Risiko ayat 1. Dengan bunyi ‘Tertanggung wajib memberitahu kepada Penanggung setiap keadaan yang memperbesar risiko yang dijamin Polis, selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender apabila terjadi perubahan pada bagian atau penggunaan Kendaraan Bermotor.’

Apabila Tertanggung tidak melakukan hal tersebut maka Penanggung (asuransi) berhak untuk menolak klaim atau bahkan menghentikan pertanggungan.

Pribadi atau Komersial?

Bangun menjelaskan bahwa mobil pribadi berubah statusnya menjadi mobil komersial bila pemilik kendaraan menggunakan kendaraannya untuk mendapatkan keuntungan tambahan berupa uang ataupun barang.

“Jadi begitu mobil digunakan untuk mendapatkan imbalan, mobil tersebut menjadi mobil komersil dan preminya akan berbeda,” tambah Bangun.

Anti Tipu

Meski aturan tersebut terasa mudah untuk ‘dikelabui’, namun Bangun memastikan bahwa pihaknya bisa mengetahui ‘akal-akalan’ nasabahnya.

“Tim survey kami sudah terlatih untuk memperkirakan apakah ini mobil pribadi atau taksi online. Kami bisa investigasi hal tersebut. Namun bila dalam investigasi tersebut kami tidak bisa membuktikan bahwa mobil tersebut mengalami kecelakaan saat digunakan untuk taksi online, maka kami wajib untuk mengganti kerusakan tersebut,” ungkapnya. [Adi/Ari/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support