Australia Kebanjiran Spare Part Palsu

Berita Otomotif

Australia Kebanjiran Spare Part Palsu

SYDNEY – Puluhan ribu spare part palsu yang telah disita di United Arab Emirates (UAE) pekan lalu diprediksi untuk pasar otomotif Australia.

Sebanyak 500 ribu unit spare part palsu telah diamankan petugas dan merupakan kasus penyitaan terbesar dalam sejarah Abu Dhabi. Penyitaan spare part palsu tersebut terjadi di gudang dan pusat distribusi di kota Al Ain, Abu Dhabi.

Proses penyitaan tersebut membuat 21 truk hancur dan total harga spare part palsu yang telah disita itu diprediksi sekitar AUD$ 5,4 juta atau setara dengan Rp 54 miliar. Proses penyitaan ini merupakan hasil kolaborasi dari Abu Dhabi Department of Economic Development (ADDED) dan pemilik brand-brand otomotif ternama. Spare part palsu yang disita ternyata terdiri dari spare part untuk 15 brand otomotif ternama.

“Petugas investigasi kami telah memberikan informasi bahwa ribuan spare part palsu, illegal dan berbahaya telah berada di pasar otomotif Australia,” tutur Tony Weber, Chief Executive FCAI.

FCAI telah melakukan berbagai penyelidikan guna membongkar sindikat black market yang menjual spare part palsu. Spare part tersebut diyakini sangat berbahaya bagi pemilik dan penumpang mobil.

Kali ini spare part palsu sangatlah sulit dicari karena perbedaannya dengan spare part asli sangatlah sedikit. Namun jika konsumen lebih waspada, masalah ini dapat ditanggulangi.

“Untuk dapat menanggulangi kasus seperti ini diperlukan partisipasi dari konsumen untuk selalu membeli spare part mobil mereka dari dealer resmi setiap brand,” tambah Tony Weber.

Craig Douglas selaku Director of Nationwide Research Group telah ditunjuk menjadi penyidik dalam kasus besar ini. Sebelumnya, Craig  telah memiliki pengalaman selama 25 tahun bekerjasama dengan brand otomotif di Australia untuk menyelidiki penyelundupan spare part palsu.

“Pasar spare part palsu global telah memiliki nilai sekitar AUD$ 20 miliar. Dealer Dubai telah menghubungi beberapa retail otomotif Australia untuk dapat menjual spare part buatan mereka dengan harga lebih murah. Namun, kami sangat berpengalaman dalam memecahkan kasus dan mencegah spare part palsu tersebut,” ungkapnya.

Melalui investigasi yang telah dilakukannya selama 25 tahun, Craig telah memperoleh data bahwa beberapa bagian penting mobil dari brand kendaraan ternama Australia telah diimport dari Dubai, Abu Dhabi dan beberapa bagian lainnya dari EUA. Namun berkat pengalaman tersebut, tim investigasi  telah berhasil menguak spare part palsu tersebut.

“Dengan adanya kasus baru yang terjadi pekan lalu telah menjadi bukti bahwa masalah spare part palsu ini semakin banyak. Konsumen otomotif Australia diharapkan lebih waspada akan spare part mobil mereka,” tutup Craig. [Amo/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual