5 Perilaku Pengendara yang Menyebalkan dan Membahayakan

Panduan Pembeli

5 Perilaku Pengendara yang Menyebalkan dan Membahayakan

JAKARTA – Tertib lalulintas merupakan cermin budaya bangsa. Betul, perilaku atau karakter masyarakat dari suatu bangsa bisa digambarkan pada jalan rayanya.

Sayangnya, di Indonesia jalan raya kita tidak teratur, banyak orang melanggar peraturan atau rambu-rambu lalulintas. Makanya tidak mengherankan jika jumlah kecelakaan lalulintas di Indonesia masih tinggi. Jika kami tidak salah angka kecelakaan pada tahun 2014 mencapai 100 ribu kejadian dengan kerugian lebih dari 200 miliar rupiah.

Banyaknya jumlah ituDan berikut adalah 5 cara mengemudi yang membahayakan dan membuat kesal pengemudi yang lain

  • Melanggar rambu Lalulintas
    Ini adalah yang paling sering ditemu. Rambu lalu lintas hadir untuk membuat pengemudi lebih tertib, namun seringkali justru dilanggar. Misalnya adalah ketika lampu merah menyala justru sejumlah pengendara tancap gas, atau para pesepedamotor berhenti di depan garis stop dan justru membuat kendaraan lain dari arus berlawanan tidak bisa bergerak dan mengganggu para penyeberang akibatnya adalah jalan menjadi terkunci dan menyebabkan kemacetan.
  • Menyerobot antrian
    Antri secara displin memang menjadi PR bersama, termasuk antri di jalan. Padahal dengan antri, jalan akan lebih cepat mengalir. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari hal tersebut. Salah satunya adalah di gerbang jalan tol. Mobil-mobil di sisi kanan bisa tiba-tiba ada di jalur kiri guna mendapat antrian lebih sepi. Padahal hal tersebut berbahaya untuk mobil yang berada di belakang.
  • Terlalu sering membunyikan klakson
    Klakson fungsinya adalah untuk memperingatkan pengemudi lain agar lebih waspada. Namun, kadang klakson justru menjadi sasaran kemarahan pengemudi. Salah satunya adalah dengan membunyikan klason dengan nada panjang. Selain itu, belakangan ini banyak juga yang membunyikan klakson dengan nada pendek namun cepat dan banyak. Akibatnya, bukan memberi kewaspadaan pada pengemudi lain, yang ada justru membuat marah pengemudi lain.
  • Parkir di badan jalan
    Parkir di badan jalan, khususnya di jalan yang sempit dan ada rambu larangan parkir tentu menyebalkan. Kondisi tersebut jutru dapat menyebabkan kemacetan akibat badan jalan yang dapat dilalui menjadi berkurang.

  • Zig-zag
    Pengemudi seringkali merasa dirinya sedang balapan di jalan raya. Dengan menyalip banyak mobil dan mengemudi zig-zag menjadikan dirinya keren dan terlihat memiliki kemampuan mengemudi tinggi. Padahal, tindakan itu justru membahayakan dan mengganggu pengemudi lain.

Kami yakin masih banyak perilaku buruk lainnya yang menyebalkan seperti bercengkrama dengan smartphone saat berkendara, mendengarkan musik terlalu keras. Nah, Anda bisa tambahkan sendiri, [Adi/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual