Xiaomi Mungkin Jual Mobil Listrik di Luar China mulai 2027! Bakal Masuk Indonesia?

Mobil Listrik

Xiaomi Mungkin Jual Mobil Listrik di Luar China mulai 2027! Bakal Masuk Indonesia?

BEIJING – Setelah merilis dua mobil listrik, Xiaomi akhirnya berbicara mengenai potensi ekspansi pasar ke luar China.

Merek yang menjadi besar dengan menjual gawai pintar (smartphone) ini menunjukkan keseriusan mereka masuk ke pasar mobil listrik dengan merilis Xiaomi YU7 pada 26 Juni 2025. Sebelumnya, pada Maret 2024, mereka meluncurkan mobil listrik perdana bernama Xiaomi SU7.

Akan tetapi, keduanya baru dijual di ‘kandang’ sendiri di China. Namun, orang nomor satu di Xiaomi baru-baru ini mengatakan kemungkinan menjamah pasar luar negeri dalam beberapa tahun ke depan.

Xiaomi SU7

Berbicara dalam sesi livestream pada Rabu (2/7/2025), Chairman and CEO Xiaomi Lei Jun membeberkan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk merambah pasar mobil listrik global mulai 2027.

Untuk saat ini, kata Lei seperti dilaporkan oleh Reuters, Xiaomi harus fokus dulu membereskan beragam ‘pekerjaan rumah’ mereka di pasar China. Termasuk meningkatkan kapasitas produksi dan pengiriman unit SU7 maupun YU7 ke para konsumen negeri sendiri.

Sayangnya, bos Xiaomi ini tidak menyebutkan sama sekali terkait negara mana yang diincar. Jadi, belum diketahui apakah Xiaomi ke depannya bakal menyusul langkah beragam merek mobil China untuk menjadikan Indonesia sebagai sasaran utama untuk kawasan Asia Tenggara.

Sekadar mengingatkan, tren ekspansi merek mobil China ke Indonesia dimulai sejak 2017, diawali oleh dua ‘pemain’ yakni Wuling serta DFSK. Setelahnya, nama-nama baru dari ‘Negeri Tirai Bambu’ silih berganti masuk dan menawarkan mobil dengan harga sangat kompetitif dan royal fitur.

Xiaomi YU7

Lebih lanjut, dua mobil listrik Xiaomi sendiri langsung bisa mendapatkan respons sangat positif di China. SU7 sudah berhasil melampaui penjualan bulanan Tesla Model 3 sejak Desember 2024.

Lalu, YU7 pun ‘diserbu’ konsumen. Xiaomi mengklaim angka preorder YU7 langsung menyentuh 200 ribu unit hanya dalam tiga menit setelah mereka membuka pemesanan resmi.

Xiaomi lantas menginformasikan kepada para konsumen YU7 bahwa mereka perlu menunggu lebih dari setahun untuk menerima unit. Hal ini memicu gelombang komplain di pasar terhadap Xiaomi.

Produksi dan distribusi YU7 tak ayal menjadi obyek pertanyaan yang banyak diajukan oleh para wartawan dalam sesi livestream pada 2 Juli 2025. Lei Jun hanya memberikan sedikit respons.

“Kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk meningkatkan kapasitas,” tukasnya tanpa bersedia mengelaborasi lebih banyak. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang