Wuling Eksion Bersiap Meluncur pada 2026, Sudah Bisa Dipesan atau Belum?

Mobil Listrik

Wuling Eksion Bersiap Meluncur pada 2026, Sudah Bisa Dipesan atau Belum?

Wuling Eksion menjadi salah satu ‘suguhan’ mobil baru di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2026. Sayang, SUV (sport utility vehicle) listrik ini baru diperkenalkan dan belum meluncur. Namun, apakah konsumen sudah bisa memesannya?

Eksion diintroduksi oleh Wuling pada hari perdana IIMS 2026 pada Kamis (5/2/2026) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Mobil ini merupakan ‘serangan’ lanjutan dari merek asal China tersebut di segmen kendaraan elektrifikasi.

“Eksion menjadi SUV pertama di Indonesia yang hadir dalam dua pilihan elektrifikasi yaitu BEV (battery electric vehicle) dan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle),” aku Marketing Director PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia Ricky Christian di dalam seremoni.

Wuling Eksion Wuling sudah memasarkan mobil berteknologi elektrifikasi di Indonesia sejak 2022. Mereka pun secara kontinu memperbanyak lini produknya, baik yang BEV, hybrid, atau pun PHEV.

Daftar kendaraan elektrifikasi yang sudah mereka jual atau pun introduksi sampai sekarang, untuk kategori BEV, terdiri dari Wuling Air EV, Wuling Binguo EV, Wuling Cloud EV, Wuling Mitra EV, Wuling Darion EV dan terakhir Wuling Eksion. Di kategori hybrid, ada Wuling Almaz hybrid.

Kategori PHEV untuk sementara ini diisi oleh Wuling Darion PHEV dan Wuling Eksion PHEV.

Harga dan Waktu Peluncuran Wuling Eksion

Wuling Eksion Dalam wawancara usai seremoni, Ricky mengaku belum memutuskan atau pun menginformasikan harga Eksion kepada publik yang tertarik dengan mobil tersebut. Informasi terkait itu, menurut dia, akan disampaikan secara terpisah pada kesempatan berikutnya.

“Ini baru penampilan perdana atau first appearance. Dari sini, bisa dilihat tampilannya secara eksterior serta desainnya dan memang belum kami pasarkan secara resmi,” tandas dia.

Senior Brand Communication Manager SGWM Indonesia Brian Gomgom Simbolon secara terpisah menyebut bahwa Wuling belum membuka pemesanan resmi untuk Eksion. Meski demikian, seremoni peluncurannya direncanakan berlangsung masih pada 2026.

“(Kalau ada yang mau pesan) kami pasti akan tahan dulu karena sampai sekarang kami fokusnya masih di Darion, mendekati musim Lebaran dan mudik. Momen ini pas banget untuk (mendorong penjualan) Darion. Untuk Eksion, kami baru perkenalkan nama, tampilan eksteriornya, dan desainnya yang memang bakal sama seperti ini saat kami meluncurkannya tahun ini di Indonesia,” papar Gomgom.

Bocoran Spesifikasi Wuling Eksion

Wuling Eksion Nama Eksion, sebut Ricky, merupakan akronim dari ‘Eksplorasi Indonesia’. Huruf ‘e’ dalam kata itu juga menjadi kelanjutan dari tradisi Wuling ketika menamakan mobil listrik penumpang mereka.

“Nama produk mobil listrik penumpang Wuling, kan, dimulai dari ‘a’ di Air EV, ‘b’ di Binguo EV, ‘c’ di Cloud EV, dan ‘d’ di Darion EV,” jelasnya.

Eksion menggunakan basis yang sama dengan Wuling Starlight 560 di pasar China. Namun, Ricky mengklaim keduanya bukanlah model yang benar-benar sama.

“Bisa dilihat dari penamaannya juga di Indonesia berbeda karena platform tersebut sudah benar-benar disesuaikan untuk kebutuhan konsumen Indonesia seperti misalnya hadir dalam konfigurasi seven seater (tujuh penumpang), dilengkapi dengan Panoramic Sunroof, lalu hadir dalam konfigurasi BEV dan PHEV,” tuturnya.

Eksion EV dibekali teknologi Magic Battery Pro dari Wuling yang sebelumnya hanya ada di Darion EV. Jarak tempuhnya digadang-gadang mampu mencapai 530 km (CLTC).

Eksion PHEV, di sisi lain, punya teknologi sistem penggerak hybrid Ling Power milik Wuling. Mobil itu bisa berjalan lebih dari 1.000 km dalam kondisi tangki bensin serta baterainya terisi penuh.

Desain eksterior Eksion mengusung konsep Muscular Flowline Design yang ingin menyemburkan kesan tegas, maskulin, tapi tetap modern plus proporsional.

Wuling sudah Produksi Nyaris 200 Ribu Mobil di Indonesia Sejak 2017

Wuling Eksion Di IIMS 2026, Wuling tak lupa memublikasikan pencapaian-pencapaian mereka sejak masuk ke pasar Indonesia pada 2017 silam. Membangun pabrik sendiri di Cikarang, Bekasi, Wuling menegaskan bahwa pihaknya telah merakit lokal 180 ribu mobil sampai dengan saat ini.

Mobil-mobil Wuling yang diproduksi di Indonesia pun tak cuma menyasar pasar domestik, tapi juga ekspor. Hingga kini, Wuling sudah mengekspor mobil dari Indonesia ke total 22 negara, dengan volume pertumbuhan ekspor sebesar 119 persen year on year dari 2024 ke 2025.

Prestasi ini, nilai Vice President SGMW Indonesia Arif Pramadana, sangat terkait dengan komitmen jangka panjang mereka sejak awal mempenetrasi pasar otomotif Bumi Pertiwi.

Mereka ingin secara konsisten mengembangkan dan memproduksi kendaraan di dalam negeri sekaligus berkontribusi pada industri otomotif nasional.

“Dengan semangat ‘Dibangun di Indonesia untuk Anda’, kami terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dan terpercaya bagi keluarga Indonesia,” ujar Arif.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Seputar Wuling Eksion di IIMS 2026

Wuling Eksion Berikut adalah rangkuman informasi terlengkap mengenai SUV listrik terbaru Wuling Eksion yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membelinya.

1. Apa keunggulan utama Wuling Eksion yang baru diperkenalkan di IIMS 2026?

Wuling Eksion hadir sebagai gebrakan baru di pasar otomotif nasional dengan menjadi SUV pertama di Indonesia yang menawarkan dua opsi elektrifikasi sekaligus dalam satu model, yaitu BEV (Battery Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Diperkenalkan perdana pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, mobil ini mengusung konsep desain Muscular Flowline Design yang memberikan kesan tegas, maskulin, namun tetap proporsional dan modern. Keunggulan lainnya terletak pada adaptasi platform yang dikhususkan untuk pasar Indonesia, termasuk konfigurasi 7-penumpang (seven seater) yang sangat diminati oleh konsumen tanah air sebagai mobil keluarga, serta fitur mewah seperti Panoramic Sunroof.

2. Berapa harga resmi Wuling Eksion dan kapan mobil ini mulai dijual di Indonesia?

Hingga saat perkenalannya di IIMS 2026 pada Februari ini, pihak Wuling Motors (SGMW Indonesia) belum merilis harga resmi untuk Wuling Eksion. Marketing Director SGMW Indonesia, Ricky Christian, menegaskan bahwa momen IIMS 2026 ini baru sebatas first appearance atau perkenalan tampilan eksterior dan desain kepada publik.

Terkait waktu peluncuran, Brian Gomgom Simbolon selaku Senior Brand Communication Manager SGMW Indonesia mengonfirmasi bahwa peluncuran resmi dan pembukaan pemesanan direncanakan akan dilakukan pada tahun 2026 ini juga, namun waktunya terpisah dari ajang IIMS. Saat ini, fokus penjualan Wuling masih tertuju pada model Wuling Darion, terutama untuk menyambut momen Lebaran dan mudik tahun ini.

3. Apa arti nama "Eksion" dan bagaimana posisinya dalam lini produk mobil listrik Wuling?

Nama "Eksion" merupakan akronim dari filosofi ‘Eksplorasi Indonesia’. Pemilihan nama yang berawalan huruf 'E' ini juga bukan kebetulan, melainkan kelanjutan dari tradisi penamaan alfabetis lini produk mobil penumpang listrik Wuling yang unik dan terstruktur.

Urutan penamaan tersebut dimulai dari huruf A (Air EV), B (Binguo EV), C (Cloud EV), dan D (Darion EV). Wuling Eksion kini hadir mengisi urutan huruf E, melengkapi portofolio kendaraan ramah lingkungan Wuling yang semakin beragam untuk berbagai segmen konsumen di Indonesia.

4. Bagaimana spesifikasi jarak tempuh Wuling Eksion varian BEV dan PHEV?

Wuling Eksion menawarkan performa jarak tempuh yang sangat impresif untuk kedua variannya, menjadikannya kompetitor kuat di segmen SUV listrik:

  • Wuling Eksion BEV (Listrik Murni): Varian ini sudah dibekali dengan teknologi baterai mutakhir Magic Battery Pro—teknologi yang sebelumnya hanya tersedia di Wuling Darion EV. Dengan baterai ini, Eksion BEV diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km berdasarkan siklus pengujian CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle).
  • Wuling Eksion PHEV (Hybrid): Bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas lebih, varian Plug-in Hybrid ini menggunakan sistem penggerak Ling Power. Dalam kondisi tangki bensin penuh dan baterai terisi penuh, mobil ini sanggup menjelajah lebih dari 1.000 km, menjadikannya solusi ideal untuk perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran range anxiety.

5. Apakah Wuling Eksion sama dengan Wuling Starlight 560 yang ada di China?

Meskipun Wuling Eksion menggunakan basis platform yang sama dengan Wuling Starlight 560 yang dipasarkan di China, keduanya bukanlah produk yang identik. Pihak Wuling menegaskan bahwa Eksion telah mengalami penyesuaian signifikan (lokalisasi) agar sesuai dengan kebutuhan dan selera konsumen Indonesia.

Perbedaan utamanya terletak pada konfigurasi kabin. Jika versi global mungkin memiliki format berbeda, Wuling Eksion di Indonesia dipastikan hadir dengan konfigurasi 7-seater, yang merupakan syarat wajib untuk memenangkan hati pasar mobil keluarga di Indonesia. Selain itu, penambahan fitur seperti Panoramic Sunroof juga menjadi pembeda yang menonjolkan kemewahan Eksion versi Indonesia.

6. Apakah konsumen sudah bisa melakukan pemesanan (inden) Wuling Eksion di IIMS 2026?

Secara resmi, Wuling belum membuka keran pemesanan atau inden untuk Eksion selama pameran IIMS 2026 berlangsung. Strategi Wuling saat ini adalah menahan pemesanan Eksion agar tidak memecah fokus penjualan, mengingat mereka sedang mendorong penjualan Wuling Darion secara maksimal mendekati musim mudik Lebaran.

Konsumen yang tertarik disarankan untuk menunggu pengumuman resmi peluncuran pasar yang akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan di tahun 2026.

7. Bagaimana rekam jejak Wuling dalam memproduksi mobil listrik di Indonesia?

Wuling memiliki rekam jejak yang sangat solid dan terpercaya dalam industri otomotif nasional. Sejak masuk ke Indonesia pada 2017 dan membangun pabrik di Cikarang, Bekasi, Wuling telah memproduksi lebih dari 180.000 unit mobil.

Dalam kategori kendaraan elektrifikasi, Wuling telah sukses memasarkan berbagai model mulai dari Air EV, Binguo EV, Cloud EV, hingga Almaz Hybrid. Komitmen mereka juga dibuktikan dengan pertumbuhan volume ekspor yang mencapai 119% (year on year) dari 2024 ke 2025, melayani pasar di 22 negara. Hal ini membuktikan bahwa kualitas produksi Wuling di Indonesia telah diakui secara global. [Xan/YS]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang