Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Review Test Drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce: Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya? Test Drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce: Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya? Review Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 25 October 2025 09:00 Nissan X-Trail e-Power e-4orce akhirnya bisa di-test drive juga oleh Mobil123.com, setelah peluncurannya pada awal semester kedua 2025. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan dari mobil ini? Uji kendara alias test drive X-Trail e-Power e-4orce berlangsung pada 21-22 Oktober 2025 kemarin. Rute Jakarta-Lembang-Jakarta dipilih untuk merasakan sensasi berkendara dari X-Trail generasi keempat berkode sasis T33 itu. Peluncuran X-Trail e-Power e-4orce sendiri sudah digelar pada akhir Juli 2025, bertepatan dengan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten. Nissan mematok harga Rp795 juta OTR (on the road) Jakarta bagi salah satu SUV ikonik mereka itu. Artikel terkait Nissan X-Trail e-Power e-4orce Dipesan Ratusan Unit, Pengiriman ke Konsumen Akhir 2025 Mobil Listrik 22 October 2025 X-Trail e-Power e-4orce Diperkirakan Jadi Salah Satu Mobil Paling Laku Nissan di Indonesia Mobil Listrik 23 October 2025 Varian Nissan X-Trail e-Power yang Lebih Murah Kemungkinan Meluncur di Indonesia 2026 Mobil Listrik 24 October 2025 X-Trail e-Power e-4orce menandai ‘kebangkitan’ dari X-Trail setelah sempat ‘mati suri’ selama empat tahun. Sebelumnya, Nissan sempat setop menjual X-Trail generasi ketiga (T32) dari 2021. Berikut adalah ulasan hasil test drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce! Kelebihan Nissan X-Trail e-Power e-4orce Setelah menjajalnya selama dua hari, paling tidak ada lima kelebihan yang ditawarkan oleh X-Trail e-Power e-4orce kepada para konsumen di Indonesia. Kelimanya adalah rasa berkendara seperti mobil listrik tanpa perlu mengecas, kemampuan offroad yang oke, konsumsi BBM (bahan bakar minyak) irit, fitur yang premium, serta kapasitas penumpang maupun bagasi fungsional. 1. Teknologi e-Power Menawarkan Rasa Berkendara Mobil Listrik Tanpa Perlu Dicas Teknologi e-Power pada X-Trail T33 menawarkan rasa berkendara mobil listrik dari sebuah mobil hybrid. Soalnya, mesin bensin 1.5-liter VC-Turbo, 3 silinder, 12 valve milik mobil ini hanya difungsikan sebagai generator tenaga bagi baterai lithium ion 1,8 kWh. Roda-rodanya digerakkan 100 persen oleh motor listrik. Tak heran, torsinya pun dapat keluar sepenuhnya secara instan sejak pedal gas diinjak seperti sebuah mobil listrik. 2. Teknologi e-4orce Memberikan Kemampuan Offroad yang Mumpuni Di samping teknologi hybrid e-Power, X-Trail T33 diberkahi pula teknologi electrical all wheel drive (AWD) e-4orce. Dengan teknologi ini, keempat roda X-Trail T33 digerakkan oleh dua motor listrik yang masing-masing diletakkan di depan serta belakang. Motor listrik depan berdaya 203 ps plus torsi 330 Nm, sedangkan motor listrik belakang bertenaga 135 ps plus torsi 195 Nm. Dengan sistem AWD dan torsi sebesar ini, perjalanan menuju Lembang yang menanjak dilalui tanpa usaha berarti. X-Trail e-Power e-4orce juga menjadi satu-satunya di segmennya yang menawarkan kemampuan offroad. 3. Konsumsi BBM Irit Seperti mobil hybrid yang lainnya, X-Trail e-Power e-4orce juga menjanjikan konsumsi BBM irit. Dalam perjalanan pulang Lembang-Jakarta, Mobil123 berhasil mendapatkan konsumsi BBM rata-rata 24,9 km per liter. Tapi, tentu hasil setiap orang bergantung kondisi lalu lintas maupun gaya berkendara masing-masing. Mobil123 sendiri ketika mengemudi melaju dengan kecepatan antara 40-90 km per jam dan di sebagian perjalanan kerap mengaktifkan fitur e-Pedal, B Mode, plus EV Mode. e-Pedal membuat deselerasi signifikan bisa dilakukan dengan hanya mengurangi tekanan pada pedal gas sehingga mengurangi perlunya menginjak pedal rem. B-Mode memperkuat fungsi Regenerative Braking dari mobil, sedangkan EV Mode membuat kerja mesin nonaktif sehingga mobil hanya berjalan dengan suplai tenaga dari baterai saja. 4. Fitur yang Mewah dan Modern X-Trail e-Power e-4orce memiliki fitur yang mewah, modern, sekaligus canggih. Kelengkapannya antara lain adalah teknologi keamanan aktif semiotonom Nissan Shield berisikan sembilan fitur seperti Adaptive Cruise Control dan Auto Emergency Braking, e-Pedal, EV Mode, Wireless Charging, Head Unit 12,3 Inch with Android Auto and Apple CarPlay, Digital Meter Cluster 12,3 Inch, Panoramic Sunroof, Power Backdoor with Kick Sensor, atau BOSE Premium Audio System with 9 Speakers. 5. Kapasitas 7 Penumpang (7-Seater) dan Bagasi Memadai X-Trail e-Power e-4orce punya konfigurasi kursi tiga baris, dengan kapasitas maksimal tujuh penumpang. Sementara itu, kapasitas bagasinya mencapai 117 liter saat semua kursi didirikan atau 485 liter ketika kursi baris ketiga direbahkan. Kekurangan Nissan X-Trail e-Power e-4orce Tentu saja, tidak ada mobil yang sempurna 100 persen. Demikian pula jika membicarakan perihal X-Trail e-Power e-4orce. Kekurangan-kekurangan X-Trail e-Power e-4orce yang dirasa dalam test drive antara lain terkait harga plus kompetisi serta ruang pada kursi baris ketiga. 1. Harga yang Tinggi di Tengah Kompetisi Makin Ketat X-Trail e-Power e-4orce hadir kembali saat kompetisi di segmennya makin ketat. Namun, harganya hanya kompetitif kalau dibandingkan dengan model sekelas lainnya asal Jepang yaitu Honda CR-V e:HEV. Kalau dibandingkan dengan pesaing asal China yakni Chery Tiggo 8 CSH, banderol X-Trail e-Power e-4orce jadi terasa jauh lebih mahal. Harga X-Trail e-Power e-4orce juga masih di atas Hyundai Tucson hybrid yang sekarang dijual senilai Rp766,6 juta, tapi untungnya lawan dari Korea Selatan ini masih berkapasitas lima penumpang saja. 2. Ruang Kursi Baris Ketiga Sempit Kursi baris ketiga pada X-Trail e-Power e-4orce punya ruang yang tidak sesuai dengan postur orang dewasa. Head room maupun leg roomnya sangat sempit, sedangkan lantainya juga agak naik ke atas. Jadi, hanya anak-anak kecil saja yang bisa relatif nyaman duduk di bagian tersebut. FAQ Terkait Review dan Test Drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce 1. Berapa harga Nissan X-Trail e-Power e-4orce di Indonesia? Nissan memberikan harga Rp795 juta OTR (on the road) Jakarta ketika SUV itu meluncur dalam GIIAS 2025 2. Apakah Nissan X-Trail e-Power harus di-cas (dicharge) seperti mobil listrik? Tidak perlu. Teknologi e-Power menawarkan rasa berkendara seperti mobil listrik, namun mesin bensin 1.5-liter VC-Turbo berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Roda digerakkan 100% oleh motor listrik, sehingga tidak perlu dicolok ke sumber listrik eksternal. 3. Apa itu teknologi e-4orce pada Nissan X-Trail baru? e-4orce adalah teknologi electrical all-wheel drive (AWD) canggih dari Nissan. Sistem ini menggunakan dua motor listrik (di depan dan belakang) untuk menggerakkan keempat roda, memberikan torsi instan dan kemampuan offroad yang mumpuni. 4. Berapa konsumsi BBM Nissan X-Trail e-Power? Sangat irit. Dalam hasil test drive rute Lembang-Jakarta, konsumsi BBM rata-rata paling hemat yang berhasil didapat mencapai 24,9 km per liter. 5. Nissan X-Trail e-Power e-4orce berapa seater (kapasitas penumpang)? Mobil ini memiliki konfigurasi tiga baris dengan kapasitas 7 penumpang (7-seater). 6. Apa saja kelebihan utama Nissan X-Trail e-Power? Kelebihannya paling tidak ada lima: Rasa berkendara seperti mobil listrik (torsi instan) tanpa perlu mengecas. Kemampuan offroad yang baik berkat teknologi e-4orce (AWD). Konsumsi BBM yang sangat irit. Fitur mewah dan modern (Nissan Shield, BOSE audio, Panoramic Sunroof, dll). Kapasitas fungsional 7 penumpang. 7. Apa kekurangan Nissan X-Trail e-Power? Sekurang-kurangnya terdapat dua kekurangan utama: Harga yang tinggi (Rp795 juta) yang lebih mahal dibanding pesaing dari China (Chery Tiggo 8 CSH) atau pun Korea Selatan (Hyundai Tucson Hybrid) Ruang kursi baris ketiga yang sangat sempit dan lebih cocok untuk anak-anak kecil. 8. Apa saja fitur canggih yang ada di Nissan X-Trail e-Power? Fitur-fitur modernnya antara lain teknologi semi-otonom Nissan Shield, e-Pedal, EV Mode, Wireless Charging, Head Unit dan Meter Cluster digital 12,3 inci, Panoramic Sunroof, Power Backdoor with Kick Sensor, dan 9 speaker BOSE Premium Audio System. 9. Apakah baris ketiga Nissan X-Trail e-Power lega? Tidak. Ulasan menyebutkan bahwa head room dan leg room di baris ketiga sangat sempit, sehingga tidak nyaman untuk postur orang dewasa. 10. Apa bedanya e-Pedal, B Mode, dan EV Mode? e-Pedal: Memungkinkan deselerasi (perlambatan) signifikan hanya dengan mengurangi tekanan pada pedal gas. B Mode: Memperkuat fungsi Regenerative Braking (pengisian daya baterai saat pengereman). EV Mode: Membuat mesin bensin nonaktif, sehingga mobil berjalan sepenuhnya menggunakan tenaga dari baterai (cocok untuk kondisi senyap atau kecepatan rendah). Demikian review dari test drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce. Setelah membaca ulasan ini, apakah Anda tertarik dengan SUV tersebut? [Xan/YS] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan X-Trail e-Power Nissan X-Trail e-Power e-4orce Nissan Nissan Indonesia Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Test Drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce: Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya? Review Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 25 October 2025 09:00 Nissan X-Trail e-Power e-4orce akhirnya bisa di-test drive juga oleh Mobil123.com, setelah peluncurannya pada awal semester kedua 2025. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan dari mobil ini? Uji kendara alias test drive X-Trail e-Power e-4orce berlangsung pada 21-22 Oktober 2025 kemarin. Rute Jakarta-Lembang-Jakarta dipilih untuk merasakan sensasi berkendara dari X-Trail generasi keempat berkode sasis T33 itu. Peluncuran X-Trail e-Power e-4orce sendiri sudah digelar pada akhir Juli 2025, bertepatan dengan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten. Nissan mematok harga Rp795 juta OTR (on the road) Jakarta bagi salah satu SUV ikonik mereka itu. Artikel terkait Nissan X-Trail e-Power e-4orce Dipesan Ratusan Unit, Pengiriman ke Konsumen Akhir 2025 Mobil Listrik 22 October 2025 X-Trail e-Power e-4orce Diperkirakan Jadi Salah Satu Mobil Paling Laku Nissan di Indonesia Mobil Listrik 23 October 2025 Varian Nissan X-Trail e-Power yang Lebih Murah Kemungkinan Meluncur di Indonesia 2026 Mobil Listrik 24 October 2025 X-Trail e-Power e-4orce menandai ‘kebangkitan’ dari X-Trail setelah sempat ‘mati suri’ selama empat tahun. Sebelumnya, Nissan sempat setop menjual X-Trail generasi ketiga (T32) dari 2021. Berikut adalah ulasan hasil test drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce! Kelebihan Nissan X-Trail e-Power e-4orce Setelah menjajalnya selama dua hari, paling tidak ada lima kelebihan yang ditawarkan oleh X-Trail e-Power e-4orce kepada para konsumen di Indonesia. Kelimanya adalah rasa berkendara seperti mobil listrik tanpa perlu mengecas, kemampuan offroad yang oke, konsumsi BBM (bahan bakar minyak) irit, fitur yang premium, serta kapasitas penumpang maupun bagasi fungsional. 1. Teknologi e-Power Menawarkan Rasa Berkendara Mobil Listrik Tanpa Perlu Dicas Teknologi e-Power pada X-Trail T33 menawarkan rasa berkendara mobil listrik dari sebuah mobil hybrid. Soalnya, mesin bensin 1.5-liter VC-Turbo, 3 silinder, 12 valve milik mobil ini hanya difungsikan sebagai generator tenaga bagi baterai lithium ion 1,8 kWh. Roda-rodanya digerakkan 100 persen oleh motor listrik. Tak heran, torsinya pun dapat keluar sepenuhnya secara instan sejak pedal gas diinjak seperti sebuah mobil listrik. 2. Teknologi e-4orce Memberikan Kemampuan Offroad yang Mumpuni Di samping teknologi hybrid e-Power, X-Trail T33 diberkahi pula teknologi electrical all wheel drive (AWD) e-4orce. Dengan teknologi ini, keempat roda X-Trail T33 digerakkan oleh dua motor listrik yang masing-masing diletakkan di depan serta belakang. Motor listrik depan berdaya 203 ps plus torsi 330 Nm, sedangkan motor listrik belakang bertenaga 135 ps plus torsi 195 Nm. Dengan sistem AWD dan torsi sebesar ini, perjalanan menuju Lembang yang menanjak dilalui tanpa usaha berarti. X-Trail e-Power e-4orce juga menjadi satu-satunya di segmennya yang menawarkan kemampuan offroad. 3. Konsumsi BBM Irit Seperti mobil hybrid yang lainnya, X-Trail e-Power e-4orce juga menjanjikan konsumsi BBM irit. Dalam perjalanan pulang Lembang-Jakarta, Mobil123 berhasil mendapatkan konsumsi BBM rata-rata 24,9 km per liter. Tapi, tentu hasil setiap orang bergantung kondisi lalu lintas maupun gaya berkendara masing-masing. Mobil123 sendiri ketika mengemudi melaju dengan kecepatan antara 40-90 km per jam dan di sebagian perjalanan kerap mengaktifkan fitur e-Pedal, B Mode, plus EV Mode. e-Pedal membuat deselerasi signifikan bisa dilakukan dengan hanya mengurangi tekanan pada pedal gas sehingga mengurangi perlunya menginjak pedal rem. B-Mode memperkuat fungsi Regenerative Braking dari mobil, sedangkan EV Mode membuat kerja mesin nonaktif sehingga mobil hanya berjalan dengan suplai tenaga dari baterai saja. 4. Fitur yang Mewah dan Modern X-Trail e-Power e-4orce memiliki fitur yang mewah, modern, sekaligus canggih. Kelengkapannya antara lain adalah teknologi keamanan aktif semiotonom Nissan Shield berisikan sembilan fitur seperti Adaptive Cruise Control dan Auto Emergency Braking, e-Pedal, EV Mode, Wireless Charging, Head Unit 12,3 Inch with Android Auto and Apple CarPlay, Digital Meter Cluster 12,3 Inch, Panoramic Sunroof, Power Backdoor with Kick Sensor, atau BOSE Premium Audio System with 9 Speakers. 5. Kapasitas 7 Penumpang (7-Seater) dan Bagasi Memadai X-Trail e-Power e-4orce punya konfigurasi kursi tiga baris, dengan kapasitas maksimal tujuh penumpang. Sementara itu, kapasitas bagasinya mencapai 117 liter saat semua kursi didirikan atau 485 liter ketika kursi baris ketiga direbahkan. Kekurangan Nissan X-Trail e-Power e-4orce Tentu saja, tidak ada mobil yang sempurna 100 persen. Demikian pula jika membicarakan perihal X-Trail e-Power e-4orce. Kekurangan-kekurangan X-Trail e-Power e-4orce yang dirasa dalam test drive antara lain terkait harga plus kompetisi serta ruang pada kursi baris ketiga. 1. Harga yang Tinggi di Tengah Kompetisi Makin Ketat X-Trail e-Power e-4orce hadir kembali saat kompetisi di segmennya makin ketat. Namun, harganya hanya kompetitif kalau dibandingkan dengan model sekelas lainnya asal Jepang yaitu Honda CR-V e:HEV. Kalau dibandingkan dengan pesaing asal China yakni Chery Tiggo 8 CSH, banderol X-Trail e-Power e-4orce jadi terasa jauh lebih mahal. Harga X-Trail e-Power e-4orce juga masih di atas Hyundai Tucson hybrid yang sekarang dijual senilai Rp766,6 juta, tapi untungnya lawan dari Korea Selatan ini masih berkapasitas lima penumpang saja. 2. Ruang Kursi Baris Ketiga Sempit Kursi baris ketiga pada X-Trail e-Power e-4orce punya ruang yang tidak sesuai dengan postur orang dewasa. Head room maupun leg roomnya sangat sempit, sedangkan lantainya juga agak naik ke atas. Jadi, hanya anak-anak kecil saja yang bisa relatif nyaman duduk di bagian tersebut. FAQ Terkait Review dan Test Drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce 1. Berapa harga Nissan X-Trail e-Power e-4orce di Indonesia? Nissan memberikan harga Rp795 juta OTR (on the road) Jakarta ketika SUV itu meluncur dalam GIIAS 2025 2. Apakah Nissan X-Trail e-Power harus di-cas (dicharge) seperti mobil listrik? Tidak perlu. Teknologi e-Power menawarkan rasa berkendara seperti mobil listrik, namun mesin bensin 1.5-liter VC-Turbo berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Roda digerakkan 100% oleh motor listrik, sehingga tidak perlu dicolok ke sumber listrik eksternal. 3. Apa itu teknologi e-4orce pada Nissan X-Trail baru? e-4orce adalah teknologi electrical all-wheel drive (AWD) canggih dari Nissan. Sistem ini menggunakan dua motor listrik (di depan dan belakang) untuk menggerakkan keempat roda, memberikan torsi instan dan kemampuan offroad yang mumpuni. 4. Berapa konsumsi BBM Nissan X-Trail e-Power? Sangat irit. Dalam hasil test drive rute Lembang-Jakarta, konsumsi BBM rata-rata paling hemat yang berhasil didapat mencapai 24,9 km per liter. 5. Nissan X-Trail e-Power e-4orce berapa seater (kapasitas penumpang)? Mobil ini memiliki konfigurasi tiga baris dengan kapasitas 7 penumpang (7-seater). 6. Apa saja kelebihan utama Nissan X-Trail e-Power? Kelebihannya paling tidak ada lima: Rasa berkendara seperti mobil listrik (torsi instan) tanpa perlu mengecas. Kemampuan offroad yang baik berkat teknologi e-4orce (AWD). Konsumsi BBM yang sangat irit. Fitur mewah dan modern (Nissan Shield, BOSE audio, Panoramic Sunroof, dll). Kapasitas fungsional 7 penumpang. 7. Apa kekurangan Nissan X-Trail e-Power? Sekurang-kurangnya terdapat dua kekurangan utama: Harga yang tinggi (Rp795 juta) yang lebih mahal dibanding pesaing dari China (Chery Tiggo 8 CSH) atau pun Korea Selatan (Hyundai Tucson Hybrid) Ruang kursi baris ketiga yang sangat sempit dan lebih cocok untuk anak-anak kecil. 8. Apa saja fitur canggih yang ada di Nissan X-Trail e-Power? Fitur-fitur modernnya antara lain teknologi semi-otonom Nissan Shield, e-Pedal, EV Mode, Wireless Charging, Head Unit dan Meter Cluster digital 12,3 inci, Panoramic Sunroof, Power Backdoor with Kick Sensor, dan 9 speaker BOSE Premium Audio System. 9. Apakah baris ketiga Nissan X-Trail e-Power lega? Tidak. Ulasan menyebutkan bahwa head room dan leg room di baris ketiga sangat sempit, sehingga tidak nyaman untuk postur orang dewasa. 10. Apa bedanya e-Pedal, B Mode, dan EV Mode? e-Pedal: Memungkinkan deselerasi (perlambatan) signifikan hanya dengan mengurangi tekanan pada pedal gas. B Mode: Memperkuat fungsi Regenerative Braking (pengisian daya baterai saat pengereman). EV Mode: Membuat mesin bensin nonaktif, sehingga mobil berjalan sepenuhnya menggunakan tenaga dari baterai (cocok untuk kondisi senyap atau kecepatan rendah). Demikian review dari test drive Nissan X-Trail e-Power e-4orce. Setelah membaca ulasan ini, apakah Anda tertarik dengan SUV tersebut? [Xan/YS] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan X-Trail e-Power Nissan X-Trail e-Power e-4orce Nissan Nissan Indonesia
Nissan X-Trail e-Power e-4orce Dipesan Ratusan Unit, Pengiriman ke Konsumen Akhir 2025 Mobil Listrik 22 October 2025
X-Trail e-Power e-4orce Diperkirakan Jadi Salah Satu Mobil Paling Laku Nissan di Indonesia Mobil Listrik 23 October 2025
Varian Nissan X-Trail e-Power yang Lebih Murah Kemungkinan Meluncur di Indonesia 2026 Mobil Listrik 24 October 2025
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...