Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Tentang Tarif Impor AS, Bos Tesla Elon Musk Sebut Penasihat Ekonomi Trump Bodoh Tentang Tarif Impor AS, Bos Tesla Elon Musk Sebut Penasihat Ekonomi Trump Bodoh Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 10 April 2025 10:09 WASHINGTON D.C – Pendiri dan Chief Executive Officer Tesla Elon Musk menentang kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dia juga menyerang Penasihat Ekonomi Senior Donald Trump di kabinet yaitu Peter Navarro. Elon Musk menjadi sosok penting di balik terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47. Kendati begitu, menurut laporan CNN.com, Musk diketahui sebagai salah satu figur yang tak menyetujui kebijakan tarif impor tinggi dari Trump yang diumumkan pada 2 April 2025 dan berlaku efektif mulai 9 April 2025. Sebelum Trump mengumumkan kebijakan tersebut, Musk telah mengakui melalui platform X bahwa Tesla akan terdampak oleh kebijakan tarif impor tinggi. Dia menilai impak tarif terhadap Tesla akan tetap signifikan. Kabar terkini, Musk berkata ofensif kepada Peter Navarro yang menjadi ‘pembisik’ Trump untuk sektor ekonomi. Melalui akun X miliknya, salah satu orang terkaya di dunia ini menyebut Navarro ‘bodoh’ pada Selasa (8/4/2025) kemarin. Artikel terkait Efek Tarif Trump, Beberapa Pabrikan Otomotif Tahan Pengiriman Mobil ke Amerika Berita Otomotif 08 April 2025 Kata Elon Musk, Tak Perlu jadi Sarjana untuk Kerja di Tesla Berita Otomotif 03 January 2020 Elon Musk Dukung Kanye West Calonkan Diri Jadi Presiden Amerika Berita Otomotif 06 July 2020 Makian Musk tersebut adalah respons dari video wawancara Navarro dengan CNBC yang tayang Senin (7/4/2025) waktu Amerika. Navarro menanggapi penentangan dari Musk maupun posisi tidak menguntungkan pabrikan mobil listrik Amerika Serikat Tesla di tengah kebijakan tarif Trump. Navarro mengatakan kalau dengan tarif Trump, komponen-komponen Tesla bakal dibuat di Amerika Serikat. Tesla pun ia sebut sebagai ‘perakit mobil listrik’ ketimbang ‘produsen mobil listrik’. “Kalau Anda ke pabrik (Tesla) Texas, bagian dapur pacu yang ia (Musk) dapat yang untuk mobil listrik adalah baterai diambil dari Jepang dan China. Perangkat elektroniknya datang dari Taiwan,” akunya. “Perbedaan dari pemikiran kami dan Elon mengenai ini, kami mau ban (Tesla) dibuat di Akron. Kami mau transmisinya dibuat di Indianapolis. Kami mau dapur pacunya buatan Flint serta Saginaw. Kami mau mobilnya dibuat di sini,” lanjut Navarro. Setelah menyebut Navarro ‘bodoh’ sambil mencantumkan rekaman video wawancara CNBC di X, Musk berkata apa yang pria itu katakan bisa dibuktikan keliru. Di komentar lanjutan, Musk pun memelintir nama Peter Navarro menjadi ‘Peter Retarrdo’. “Tesla adalah mobil yang paling Amerika. Navarro lebih bodoh dari sekarung batu bata,” tukas Musk. “Dalam definisi apa pun, Tesla merupakan pabrikan otomotif yang paling terintegrasi secara vertikal di Amerika, dengan persentase komponen lokal Amerika paling tinggi. Navarro harus bertanya kepada pakar palsu yang ia ciptakan, Ron Vara,” paparnya lagi dalam rentetan komen. Kabinet Trump melihat adu komentar antara Peter Navarro dengan Elon Musk sebagai hal wajar. Gedung Putih mengakui Navarro serta Musk sebagai dua individu dengan pandangan berbeda soal perdagangan maupun tarif. “Anak lelaki akan berlaku seperti anak lelaki dan kami akan membiarkan adu argumentasi di antara keduanya berlanjut. Saya pikir ini juga melambangkan keinginan presiden untuk mendengar dari semua sisi dan memperlihatkan dia punya orang-orang di level tertinggi pemerintahan, di Gedung Putih, yang punya opini berseberangan pada beragam isu,” pungkas White House Press Secretary Karoline Leavitt. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait tarif Trump tarif impor Amerika Donald Trump tesla Elon Musk Mobil Listrik Mobil Listrik Tesla Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Tentang Tarif Impor AS, Bos Tesla Elon Musk Sebut Penasihat Ekonomi Trump Bodoh Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 10 April 2025 10:09 WASHINGTON D.C – Pendiri dan Chief Executive Officer Tesla Elon Musk menentang kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dia juga menyerang Penasihat Ekonomi Senior Donald Trump di kabinet yaitu Peter Navarro. Elon Musk menjadi sosok penting di balik terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47. Kendati begitu, menurut laporan CNN.com, Musk diketahui sebagai salah satu figur yang tak menyetujui kebijakan tarif impor tinggi dari Trump yang diumumkan pada 2 April 2025 dan berlaku efektif mulai 9 April 2025. Sebelum Trump mengumumkan kebijakan tersebut, Musk telah mengakui melalui platform X bahwa Tesla akan terdampak oleh kebijakan tarif impor tinggi. Dia menilai impak tarif terhadap Tesla akan tetap signifikan. Kabar terkini, Musk berkata ofensif kepada Peter Navarro yang menjadi ‘pembisik’ Trump untuk sektor ekonomi. Melalui akun X miliknya, salah satu orang terkaya di dunia ini menyebut Navarro ‘bodoh’ pada Selasa (8/4/2025) kemarin. Artikel terkait Efek Tarif Trump, Beberapa Pabrikan Otomotif Tahan Pengiriman Mobil ke Amerika Berita Otomotif 08 April 2025 Kata Elon Musk, Tak Perlu jadi Sarjana untuk Kerja di Tesla Berita Otomotif 03 January 2020 Elon Musk Dukung Kanye West Calonkan Diri Jadi Presiden Amerika Berita Otomotif 06 July 2020 Makian Musk tersebut adalah respons dari video wawancara Navarro dengan CNBC yang tayang Senin (7/4/2025) waktu Amerika. Navarro menanggapi penentangan dari Musk maupun posisi tidak menguntungkan pabrikan mobil listrik Amerika Serikat Tesla di tengah kebijakan tarif Trump. Navarro mengatakan kalau dengan tarif Trump, komponen-komponen Tesla bakal dibuat di Amerika Serikat. Tesla pun ia sebut sebagai ‘perakit mobil listrik’ ketimbang ‘produsen mobil listrik’. “Kalau Anda ke pabrik (Tesla) Texas, bagian dapur pacu yang ia (Musk) dapat yang untuk mobil listrik adalah baterai diambil dari Jepang dan China. Perangkat elektroniknya datang dari Taiwan,” akunya. “Perbedaan dari pemikiran kami dan Elon mengenai ini, kami mau ban (Tesla) dibuat di Akron. Kami mau transmisinya dibuat di Indianapolis. Kami mau dapur pacunya buatan Flint serta Saginaw. Kami mau mobilnya dibuat di sini,” lanjut Navarro. Setelah menyebut Navarro ‘bodoh’ sambil mencantumkan rekaman video wawancara CNBC di X, Musk berkata apa yang pria itu katakan bisa dibuktikan keliru. Di komentar lanjutan, Musk pun memelintir nama Peter Navarro menjadi ‘Peter Retarrdo’. “Tesla adalah mobil yang paling Amerika. Navarro lebih bodoh dari sekarung batu bata,” tukas Musk. “Dalam definisi apa pun, Tesla merupakan pabrikan otomotif yang paling terintegrasi secara vertikal di Amerika, dengan persentase komponen lokal Amerika paling tinggi. Navarro harus bertanya kepada pakar palsu yang ia ciptakan, Ron Vara,” paparnya lagi dalam rentetan komen. Kabinet Trump melihat adu komentar antara Peter Navarro dengan Elon Musk sebagai hal wajar. Gedung Putih mengakui Navarro serta Musk sebagai dua individu dengan pandangan berbeda soal perdagangan maupun tarif. “Anak lelaki akan berlaku seperti anak lelaki dan kami akan membiarkan adu argumentasi di antara keduanya berlanjut. Saya pikir ini juga melambangkan keinginan presiden untuk mendengar dari semua sisi dan memperlihatkan dia punya orang-orang di level tertinggi pemerintahan, di Gedung Putih, yang punya opini berseberangan pada beragam isu,” pungkas White House Press Secretary Karoline Leavitt. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait tarif Trump tarif impor Amerika Donald Trump tesla Elon Musk Mobil Listrik Mobil Listrik Tesla
Efek Tarif Trump, Beberapa Pabrikan Otomotif Tahan Pengiriman Mobil ke Amerika Berita Otomotif 08 April 2025
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...