Sering Pusing Ketika Terkena AC Mobil? Waspadai Beberapa Penyebab Berikut

Berita Otomotif

Sering Pusing Ketika Terkena AC Mobil? Waspadai Beberapa Penyebab Berikut

Saat mengendarai mobil entah itu sebagai pengemudi atau penumpang, menggunakan AC tentu jadi hal wajib. Tujuannya agar tidak kegerahan selama di perjalanan. Hanya saja, pada sebagian orang bisa mengalami pusing saat terkena AC mobil.

AC sering dinyalakan saat melakukan perjalanan dengan mobil agar udara menjadi lebih dingin dan nyaman. Terlebih lagi bila perjalanan tersebut dilakukan di daerah dengan suhu cukup panas dan polusi tinggi. 

AC berperan penting untuk memberi kenyamanan pada pengemudi dan penumpang mobil. Namun bagi sebagian orang, AC malah jadi malapetaka yang membuat mereka mual dan pusing. Oleh sebab itu, masalah ini perlu segera diatasi.

Sering merasa pusing saat terkena AC mobil bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Gejala pusing yang dialami bisa karena faktor kondisi AC dan sirkulasi udara di mobil, bisa juga karena kondisi fisik pengendara yang kurang fit. 

Penyebab Pusing Bila Menyalakan AC Mobil

Ada sebagian orang yang merasa pusing hanya bila naik mobil tertentu. Artinya, orang tersebut tidak mengalami pusing bila menaiki jenis mobil yang lain.

Bila kamu merasa mobil yang kamu gunakan sering membuat pusing para penumpang, perlu mengecek sistem AC dan sirkulasi udara di mobil tersebut.

Ada Kebocoran Evaporator

Evaporator merupakan komponen pada sistem AC yang digunakan untuk mengubah cairan menjadi gas. Alat ini ada di dalam sistem pendingin mobil sehingga hawa dingin bisa dihembuskan dari celah AC mobil.

Sayangnya, evaporator bisa mengalami kebocoran. Hal ini disebabkan oleh tersumbatnya atau banyaknya kotoran di saluran evaporator tersebut. Jika hal ini terjadi, jamur dan bakteri akan tumbuh dengan mudah di evaporator.

Dampak dari hal tersebut adalah munculnya aroma apek dan busuk. Bila dibiarkan dan dihirup dalam waktu lama, para penumpang maupun pengendara bisa mengalami pusing secara berulang.

Maka dari itu, evaporator perlu dibersihkan secara berkala agar jamur maupun bakteri tidak sampai tumbuh di sana. Namun jika sudah mengalami kebocoran, maka evaporator perlu diganti.

Freon AC Hampir Habis

Sistem pendingin seperti AC mobil mempunyai freon. Zat kimia yang mempunyai nama lain refrigerant ini berbentuk gas. Tujuannya adalah untuk membuat udara menjadi lebih dingin.

Nammun, freon AC bisa habis dalam jangka waktu tertentu karena adanya kebocoran atau kering karena mobil lama tidak digunakan. 

Jika habis, AC menjadi tidak dingin dan menimbulkan bau. Bau ini sendiri disebabkan oleh kinerja kompresor yang mendorong sirkulasi sistem AC secara terus-menerus meski freon sudah habis. Nah, bau inilah yang dapat menyebabkan pusing. 

Untuk mengatasinya, freon AC perlu diperiksa secara berkala. Jika memang akan habis, segera isi ulang freon tersebut dan jangan menunggu sampai muncul bau.

Filter AC Kotor

Salah satu komponen penting pada AC adalah filter. Tujuannya adalah untuk menyaring udara yang kotor dan aroma tidak sedap dari luar.

Namun jika terlalu lama digunakan, filter AC bisa kotor sehingga tak dapat menyaring udara dengan baik. Akibatnya, berbagai polusi dan aroma tidak sedap akan masuk ke dalam kabin sehingga membuat pusing.

Oleh sebab itu, filter AC mobil perlu diganti secara rutin, yaitu minimal tiga bulan sekali apalagi jika sering melewati daerah yang penuh polusi dan debu. 

Kadar Alkohol Tinggi dalam Parfum Mobil

Banyak orang yang menggunakan parfum agar kabin mobil menjadi lebih wangi. Tanpa disadari, ternyata parfum mobil ini mempunyai kadar alkohol yang sangat tinggi.

Tingginya kadar alkohol ini dapat menyebabkan bau asam yang menyengat. Bau ini dapat menyebabkan pusing terutama bila dihirup dalam waktu yang lama.

Oleh sebab itu, parfum mobil dengan kadar alkohol rendah perlu dipilih. Selain itu, ada juga minyak esensial yang dapat memuat kabin mobil harum namun tidak menimbulkan aroma menyengat dari efek alkohol.

Karpet Kotor

Karpet merupakan aksesoris mobil yang dapat meningkatkan kenyamanan dan estetika interior. Sayangnya, karpet bisa kotor karena berbagai hal. Misalnya seperti makanan yang jatuh hingga kotoran dari alas kaki yang menempel di karpet namun tidak segera dibersihkan.

Kotornya karpet dapat membuat bau tidak sedap muncul. Jika hal ini terjadi saat AC mobil dinyalakan, maka baunya akan dihirup dan dihembuskan secara berulang. Inilah yang dapat membuat pengendara maupun para penumpang pusing.

Pusing Saat Berada di Mobil dalam Waktu Lama

Saat Anda berada di mobil dalam waktu lama, misal terjebak macet atau perjalanan jauh, ternyata bisa menimbulkan gejala pusing. Penyebabnya karena kandungan karbondioksida sisa pernapasan yang telah menumpuk sekian lama di kabin.  

Jika udara di dalam mobil tidak berganti dengan udara segar dari luar, kadar karbon dioksida (CO₂) bisa meningkat, menyebabkan pusing dan sesak napas.

Untuk itu, maka fitur sirkulasi udara wajib dinyalakan. Hal ini bertujuan agar udara di dalam kabin dapat berganti. Peran penting tombol sirkulasi udara di dalam kabin mobil adalah untuk menjaga kualitas udara di dalamnya. Bila di mobil kalian tidak memiliki fitur sirkulasi luar, maka sesekali buka jendela untuk memperbarui udara di dalam mobil.

Karena jika kamu tidak menyalakan fitur sirkulasi udara saat sudah terlalu lama di mobil, udara di dalam mobil berisiko kotor dan tidak segar lagi. Hal ini tentu mengganggu kenyamanan dan pastinya tidak sehat.

Gejala Pusing Muncul Karena Badan Kurang Fit

Pusing saat melakukan perjalanan naik mobil bisa saja disebabkan karena kondisi badan yang kurang fit. Sakit kepala dan mual bisa saja muncul karena masuk angin, entah disebabkan kurang makan, kurang istirahat, atau bahkan mabuk perjalanan.

Berikut ini beberapa penyebab gejala pusing karena badan yang kurang fit:

Belum Makan

Penyebab pusing saat AC dinyalakan tak selalu dari luar, namun juga bisa dari diri sendiri. Salah satunya adalah lambung kosong karena belum makan. Lambung yang kosong dapat menyebabkan pusing, mual, hingga muntah.

Hal ini dapat diatasi dengan makan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, siapkan juga camilan untuk disantap saat berada di perjalanan. Jika sedang menjalani perjalanan jauh, sempatkan untuk berhenti dan makan menu utama dulu.

Kurang Istirahat

Penyebab lain yang bisa membuat seseorang pusing saat AC dinyalakan adalah kurang istirahat. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya waktu tidur akibat begadang.

Cara mengatasi masalah ini adalah dengan tidur dalam waktu yang cukup dan berkualitas sebelum melakukan perjalanan jauh. Hindari begadang terutama bila tidak ada keperluan penting. Jika terpaksa begadang, cobalah untuk tidur di dalam mobil.

Mabuk Perjalanan

Beberapa orang kerap mengalami mabuk perjalanan. Kondisi badan yang cukup fit sekalipun bisa mengalami mabuk perjalanan karena kondisi jalan yang dilalui atau pengemudi yang memiliki gaya berkendara kurang nyaman.

Mabuk perjalanan juga bisa disebabkan karena efek dari motion sickness. Bagi yang belum tahu, motion sickness disebabkan oleh gangguan sistem keseimbangan yang dibentuk dari beberapa organ, yaitu bagian dalam telinga, mata, dan otot. Kondisi ini juga bisa dipicu dari kegiatan yang kita lakukan selama perjalanan seperti main gadget dan baca buku.

Beberapa gejala mabuk perjalanan, diantaranya pusing atau kepala kliyengan, Mual dan muntah, Sakit perut, Sulit menjaga keseimbangan tubuh. 

Jika hal ini terjadi, AC bisa dimatikan terlebih dahulu dan jendela dibuka agar udara segar bisa masuk. Pengendara juga bisa mencoba untuk menyetir dengan lebih tenang. Bila masih pusing, obat anti mabuk dapat dikonsumsi sebelum perjalanan.

Penyakit Sinus Kambuh

Udara dingin dari AC dapat mempengaruhi sinus, menyebabkan tekanan di kepala. Gejala yang ditimbulkan sinusitis tidak hanya menyoal hidung tersumbat, hilangnya indra penciuman, atau nyeri pada bagian wajah saja. Penyakit ini juga bisa bikin kepala pusing.

(YS)


 




Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang