Polemik Denza Belum Usai, BYD Siapkan Nama Baru di Indonesia

Berita Otomotif

Polemik Denza Belum Usai, BYD Siapkan Nama Baru di Indonesia

JAKARTA – Polemik penggunaan merek Denza di Indonesia masih belum menemukan titik akhir. Di tengah proses hukum yang berjalan, BYD Indonesia mulai menyiapkan langkah antisipatif dengan menghadirkan nama alternatif, yakni Danza.

Langkah ini muncul setelah Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi yang diajukan BYD Company Limited dalam sengketa merek dagang Denza. Dalam putusan bernomor 1338 K/PDT.SUS-HKI/2025, MA menyatakan penolakan terhadap kasasi BYD, sekaligus mengabulkan permohonan pihak lain dalam perkara tersebut.

Meski demikian, BYD menegaskan bahwa proses hukum belum sepenuhnya berakhir dan perusahaan masih berupaya mempertahankan hak atas nama Denza di Indonesia.

“Kita akan fight untuk bisa memiliki atau memegang hak kita, namun sampai saat ini kita juga telah memiliki brand Danza. Ini semua belum kita putuskan karena belum selesai, masih dalam proses, mungkin tim hukum kita yang lebih komprehensif dalam memahami," tegas Head of PR & Government BYD Indonesia, Luther T Panjaitan.

Ia juga menambahkan bahwa peluang mempertahankan nama Denza masih terus dikaji oleh tim internal perusahaan.

“Kami masih mengkalkulasi karena prosesnya belum selesai dan tim legal kita yang lebih komprehensif pahami, saya hanya bisa menyampaikan bahwa proses masih berjalan,” ujarnya.

Danza Disiapkan sebagai Opsi Cadangan

Di tengah ketidakpastian tersebut, BYD diketahui telah mendaftarkan nama Danza ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI. Nama ini diduga disiapkan sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan di Indonesia.
Namun, BYD belum memastikan apakah Danza akan benar-benar digunakan sebagai pengganti Denza.

Luther menjelaskan bahwa nama Danza tidak memiliki makna khusus dan murni dipilih sebagai identitas komersial.

“Sama selayaknya Denza, secara purposenya adalah brand name saja, tidak ada maksud tertentu dan itu memang sudah melalui pertimbangan dari divisi produk menggunakan nama tersebut, lebih ke objek komersial, tidak ada makna-makna tertentu,” jelasnya.

Berdasarkan data pendaftaran, nama Danza diajukan untuk berbagai kategori, mulai dari kendaraan bermotor, mobil listrik, hingga layanan perawatan kendaraan seperti pengisian baterai dan servis.

Tidak Berdampak Besar ke Pasar

Meski menghadapi sengketa merek, BYD menilai dinamika ini tidak akan berdampak signifikan terhadap minat pasar di Indonesia. Perusahaan menilai faktor utama yang menentukan tetap berada pada produk, layanan, dan investasi jangka panjang.

“Dari sisi interest market tidak terlalu, karena memang yang kita lakukan bukan hanya soal nama, tapi investasi dari sisi infrastruktur, after sales, kemudian produk. Produknya nyata dan cukup bisa diterima oleh masyarakat, seperti kita lihat penjualan cukup baik,” kata Luther.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan merek lebih merupakan bagian dari dinamika bisnis yang wajar terjadi saat ekspansi ke pasar baru.

“Ini hanya soal proses dinamika berusaha saja dan tidak akan berdampak, apalagi kita perusahaan yang memikirkan dalam waktu jangka panjang dan masih banyak platform-platform lainnya yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan hak yang seharusnya milik kita,” lanjutnya.

Denza Submerek Premium

Denza sendiri merupakan submerek premium BYD yang telah diperkenalkan di Indonesia. Hingga saat ini, lini tersebut baru memiliki satu model, yakni D9, yang resmi meluncur pada awal 2025.

Secara global, BYD mengklaim sebagai pemegang sah merek Denza. Namun, perusahaan juga mengakui bahwa sengketa merek merupakan hal yang lazim dalam proses ekspansi internasional, terutama di pasar dengan regulasi yang kompleks seperti Indonesia.

Dengan proses hukum yang masih berjalan dan opsi alternatif yang telah disiapkan, arah penggunaan nama Denza atau Danza di Indonesia masih akan ditentukan dalam waktu mendatang. Namun satu hal yang pasti, BYD memastikan komitmennya untuk tetap berkembang dan memperkuat eksistensi di pasar otomotif nasional.

[Ryn/YS]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<




Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang