Toyota C-HR, Menguji Compact Crossover Berbandrol Nyaris Setengah Miliar

Panduan Pembeli

Toyota C-HR, Menguji Compact Crossover Berbandrol Nyaris Setengah Miliar

JAKARTA – Toyota C-HR, crossover compact dengan banderol nyaris setengah miliar ini memiliki beragam keunggulan yang patut untuk dicermati secara detail.

PT Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya memberikan kesempatan para jurnalis media nasional, untuk mencoba produk terbarunya yakni C-HR. Acara ini menjawab rasa penasaran awak media, akan keunggulan SUV lima-penumpang tersebut.

SUV dengan bentuk yang unik ini untuk pertama kalinya hadir di Indonesia awal April 2018. Mobil yang dikembangkan melalui platform TNGA (Toyota New Global Architech), tampil mengejutkan secara harga yang ditawarkan.

Maklum saja karena selain menawarkan kendaraan dengan struktur terbaru dari Toyota. C-HR juga disematkan dengan berbagai fitur terkini yang belum ada pada kompetitor sekelasnya. Sebut saja Blind Spot Monitoring (BSM) dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA), dengan fungsi memberikan kenyamanan dalam berkendara.

Eksterior

Platform TNGA dikatakan memiliki ciri khas pada setiap modelnya. Selain tarikan garis tegas pada bodi kendaraan, mobil dengan struktur baru Toyota tersebut fokus dikembangkan untuk memberikan kebanggaan tersendiri dalam memilikinya.

Mobil yang dirancang dengan mengaplikasikan bentuk berlian tersebut memiliki sudut-sudut yang lancip nan tegas. Hal ini tentunya memberikan kesan tegas dan agresif pada kendaraan. Calon konsumen untuk Toyota C-HR merupakan pribadi yang ingin tampil beda dari biasanya.

Namun sayangnya beberapa penyesuaian untuk pasar Indonesia, membuat penampilan Toyota C-HR kurang sempurna. Jika dibandingkan dengan spesifikasi Toyota C-HR untuk pasar Jepang, crossover unik tersebut masih menggunakan lampu depan dan belakang model bohlam biasa (halogen) di Indonesia.

Selain itu, fitur keselamatan aktif dari Toyota C-HR juga absen bagi pasar di Tanah Air. SUV paling laris di Jepang tersebut, hanya ditawarkan dalam dua pilihan varian yang dibedakan berdasarkan warna.

Interior

Masuk ke dalam kabin, Toyota C-HR benar-benar menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda. Mobil untuk para petualang tangguh ini menyuguhkan berbagai fitur istimewa untuk para pengendaranya.

Rancang bangun dasboard hingga posisi berkendara dari Toyota C-HR benar-benar memanjakan pengemudi. Meskipun masih menggunakan panel meter analog untuk spidometer dan takometer, namun pengendara dapat melihat berbagai informasi dari layar MID di bagian tengah panel meter.

Balutan kulit pada jok depan hingga belakang serta bentuk yang menopang tubuh dengan sempurna, memberikan kenyamanan untuk berkendara jarak jauh sekalipun. Meskipun dimensinya kompak, namun Toyota C-HR menawarkan ruang kabin yang lapang.

“Mobil ini dirancang untuk individu yang penuh semangat dan mengedepankan kualitas. Untuk mereka yang menginginkan kendaraan yang bisa mengikuti kebutuhan mereka, dalam setiap kesibukan derasnya arus lalu lintas,” kata Hiroyuki Koba Chief Engineer Toyota C-HR.

Lebih jauh Toyota C-HR telah dilengkapi dengan fitur auto up/down pada semua kacanya. Walaupun kaca belakang memiliki bentuk yang sangat kecil. Toyota C-HR yang berarti Compact High Rider ini menggunakan tuas persneling dengan bentuk berbeda dari model-model terdahulunya.

Mesin

Toyota C-HR menggendong mesin 2ZR-FBE 1.798 cc, dengan teknologi Dual VVT-i yang tidak hanya memberikan performa memadai, namun sekaligus menghasilkan efisiensi bahan bakar yang optimal. Jantung mekanis dari crossover compact ini disandingkan dengan sistem transmisi CVT 7- percepatan. Sayangnya tidak disebutkan berapa besaran tenaga dan torsi dari C-HR.

Performa

Sebagai kendaraan yang dirancang dengan menggunakan platform baru, Toyota C-HR mengandalkan rangka modular yang telah diperkuat pada beberapa bagian. Hal ini terbukti membuat pengendalian kendaraan lebih stabil dan menyenangkan untuk dikemudikan.

Perpaduan suspensi depan MacPherson pada bagian depan dan Double Whisbone pada belakang, memberikan kenyamanan ketika mengitari area test drive, di seputaran Ancol. Alat kemudi Toyota C-HR juga dirancang sangat ringan dan responsif.

Kami dengan mudah melakukan manuver maupun berakselerasi. Mobil juga lebih lincah dan mengasyikkan dikendarai. Terlebih dukungan perangkat keselamatan pada C-HR juga memberikan rasa percaya diri ketika mengemudi seperti adanya impact absorbing structure, 7 SRS Airbags,  Vehicle Stability Control (VSC), Hill-Start Assist (HSA), Traction Control, Rear-Cross Traffic Alert, Blind-Spot Monitor.

Kesimpulan

Dengan banderol mulai dari Rp 488,5 hingga Rp 490 juta, rasanya Toyota tidak main-main dalam memasarkan produk terbarunya kali ini. Toyota menawarkan kendaraan yang benar-benar berbeda baik dari segi tampilan maupun kinerja.

Buktinya, mobil yang diimpor secara utuh dari negeri Gajah Putih tersebut mendapat respon positif dari masyarakat di Indonesia. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar