Diproduksi Lokal, Harga Lepas L8 PHEV Rp589 Juta

Mobil Baru

Diproduksi Lokal, Harga Lepas L8 PHEV Rp589 Juta

Lepas Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi SUV plug-in hybrid (PHEV) andalannya, Lepas L8. Menariknya, banderol yang dipatok tetap sama seperti saat pertama kali diperkenalkan pada ajang GJAW 2025, yakni Rp589 juta (OTR Jakarta).

Sebelumnya, harga tersebut sempat disebut sebagai harga indikasi sehingga banyak pihak memperkirakan akan mengalami penyesuaian ketika peluncuran resmi dilakukan. Namun, hingga pengumuman resmi pada Juli 2026, Lepas memutuskan mempertahankan angka tersebut.

Selain memastikan harga resmi, Lepas juga mengungkap bahwa L8 yang dipasarkan di Indonesia bukan lagi berstatus Completely Built Up (CBU), melainkan telah diproduksi secara Completely Knocked Down (CKD) di Indonesia. Langkah ini dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat harga SUV elektrifikasi tersebut tetap kompetitif.

Harga Dipertahankan Sejak GJAW 2025

Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, menjelaskan bahwa sejak pertama kali diperkenalkan di GJAW 2025, perusahaan memang telah memberikan gambaran harga kepada konsumen dan memilih mempertahankannya hingga peluncuran resmi.

"Dari GJAW kami sudah menyampaikan indikasi harganya seperti itu dan sampai hari ini kami mempertahankannya. Harganya tetap sama seperti yang kami umumkan di GJAW," kata Temmy.

Menurutnya, keputusan mempertahankan harga tersebut tidak terlepas dari kesiapan produksi lokal yang sudah berjalan.

"Unit ini sudah diproduksi di Indonesia. Tentunya itu yang membuat kami bisa menawarkan harga seperti sekarang. Kalau masih CBU tentu harganya akan jauh lebih tinggi," ujarnya.

Dengan produksi lokal tersebut, Lepas berharap dapat memberikan nilai lebih kepada konsumen sekaligus menjaga daya saing produk di tengah pasar SUV elektrifikasi yang semakin ramai.

Serah Terima Perdana Dilakukan di GIIAS 2026

Meski harga baru diumumkan secara resmi, Temmy mengungkapkan bahwa pemesanan Lepas L8 sebenarnya sudah mulai diterima sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, sejumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) telah dikantongi perusahaan. Ia memastikan konsumen pertama akan menerima unitnya dalam ajang GIIAS 2026.

"Sudah ada beberapa konsumen yang melakukan pemesanan dan kami akan segera melakukan serah terima. Mudah-mudahan di GIIAS nanti kami mengadakan acara handover untuk konsumen pertama," jelasnya.

Saat ditanya mengenai jumlah SPK yang telah diterima, Temmy memilih tidak mengungkapkan angka pasti.

"Kami memang tidak menyampaikan angka secara detail. Tetapi antusiasme konsumen cukup baik, apalagi sekarang jaringan dealer kami juga terus bertambah sehingga sudah ada beberapa SPK yang masuk," sebut Temmy.

Fokus Perluas Jaringan, Bukan Mengejar Target Penjualan

Berbeda dengan sejumlah merek baru yang langsung menetapkan target penjualan, Lepas justru memilih fokus memperluas jaringan dealer sebelum mengejar volume penjualan.

Temmy menilai pengalaman konsumen menjadi prioritas utama agar masyarakat bisa mengenal produk Lepas lebih dekat.

"Saat ini kami belum menentukan target penjualan. Fokus utama kami adalah memperluas jaringan agar lebih dekat dengan konsumen. Kami ingin masyarakat lebih dulu merasakan pengalaman mengendarai Lepas L8. Setelah itu baru kami akan melihat perkembangan pasar dan menyesuaikan target," jelasnya.

Strategi tersebut juga menjadi alasan mengapa pengumuman harga resmi dilakukan beberapa bulan setelah GJAW 2025.

"Kami sebenarnya sedang mempersiapkan banyak hal, terutama jaringan dealer agar siap melayani konsumen. Jadi bukan terlambat, tetapi memang waktunya kami atur sedemikian rupa sampai semuanya siap," sebut Temmy.

Target 40 Dealer Hingga Akhir 2026

Sebagai bagian dari ekspansi bisnis, Lepas menargetkan memiliki 40 dealer di Indonesia hingga akhir 2026. Saat ini perusahaan telah mengamankan 32 lokasi dealer, dengan enam outlet yang sudah beroperasi penuh.

"Kami sudah mempersiapkan 32 lokasi di berbagai kota besar di Indonesia dan enam di antaranya sudah beroperasi penuh. Target kami mencapai 40 dealer sampai akhir tahun 2026," ujar Temmy.

Ia menambahkan, sebagian besar dealer yang telah disepakati kini sedang memasuki tahap pembangunan maupun renovasi.

Wilayah yang telah memiliki jaringan Lepas antara lain Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Pontianak, Makassar, hingga Bali. Untuk wilayah Jabodetabek sendiri, Lepas menargetkan total 18 dealer.

Servis Tetap Dilakukan di Bengkel Lepas

Mengingat Lepas masih berada dalam grup yang sama dengan Chery, muncul pertanyaan apakah pemilik L8 nantinya dapat melakukan servis di bengkel Chery. Temmy menegaskan layanan purna jual tetap akan ditangani oleh jaringan resmi Lepas.

"Prioritas kami adalah seluruh kendaraan Lepas dilayani oleh bengkel resmi Lepas. Kami harus bertanggung jawab penuh terhadap merek ini. Selain itu, ketersediaan suku cadang juga memang disiapkan di jaringan Lepas," bebernya.

Produksi Menyesuaikan Permintaan Pasar

Mengenai kapasitas produksi, Lepas belum menetapkan angka tertentu karena seluruh volume produksi akan mengikuti permintaan pasar.

"Produksi tentunya akan menyesuaikan demand. Setelah melihat respons pasar, terutama di GIIAS nanti, baru kami akan menentukan strategi produksi selanjutnya," jelas Temmy.

Selain L8, Lepas juga telah menyiapkan model baru yang akan melengkapi lini produknya. Model Lepas E4 dijadwalkan meluncur di GIIAS 2026, sementara Lepas E6 akan hadir pada kuartal keempat tahun ini. Temmy memastikan kedua model tersebut juga akan dirakit secara lokal.

"L8 sudah CKD, E4 juga CKD. Untuk E6 nanti juga akan kami produksi secara CKD di Indonesia," ungkapnya.

Platform Baru untuk Kendaraan Energi Terbarukan

Dalam kesempatan yang sama, Product Manager Lepas Indonesia, Lalu Indra Wirabhakti, menjelaskan bahwa seluruh kendaraan Lepas dikembangkan menggunakan L Intelligent New Energy Platform. Menurutnya, platform tersebut dirancang khusus untuk mendukung berbagai teknologi elektrifikasi.

"Komitmen inovasi teknologi kami diwujudkan melalui L Intelligent New Energy Platform yang dikembangkan khusus untuk kendaraan energi baru. Platform ini menghadirkan kenyamanan dan efisiensi dalam satu pengalaman berkendara," kata Indra.

Inspirasi platform tersebut diambil dari karakter seekor macan tutul yang dikenal tenang, presisi, efisien, dan percaya diri. Ia menjelaskan platform tersebut mampu mengakomodasi teknologi plug-in hybrid (PHEV) maupun battery electric vehicle (BEV).

"Satu platform ini dapat mendukung berbagai teknologi elektrifikasi, baik plug-in hybrid maupun battery electric vehicle. Dengan begitu setiap model Lepas memiliki karakter berkendara yang halus, stabil, dan nyaman," sebutnya.

Klaim Jarak Tempuh Hingga 1.300 Kilometer

Sebagai model flagship, Lepas L8 mengusung teknologi hybrid berteknologi tinggi yang diklaim mampu memberikan efisiensi sekaligus performa. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah jarak tempuh kombinasi hingga lebih dari 1.300 kilometer dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh.

"Lepas mengusung teknologi high-efficiency hybrid yang memadukan performa responsif, efisiensi energi, dan kabin yang senyap sehingga nyaman digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh," jelas Indra.

Selain itu tersedia pula fitur Automatic Parking Assist, Remote Parking Assist, serta berbagai teknologi keselamatan modern. Lepas juga menyebut struktur bodi berkekuatan tinggi, kemampuan melintasi genangan hingga 600 mm, perlindungan sasis, serta fitur Smart Wading menjadi bagian dari sistem keselamatan yang disematkan pada SUV tersebut.

Dengan harga resmi yang tetap di angka Rp589 juta, status produksi lokal, serta ekspansi jaringan dealer yang terus berjalan, Lepas tampaknya ingin membangun pondasi bisnis lebih dahulu sebelum mengejar volume penjualan di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia. Serah terima perdana di GIIAS 2026 pun akan menjadi langkah awal bagi merek ini untuk mulai mengirimkan unit kepada konsumen Indonesia.

FAQ Harga Lepas L8

Q: Berapa harga resmi Lepas L8 di Indonesia?

A: Harga resmi Lepas L8 adalah Rp589 juta (OTR Jakarta). Angka tersebut sama seperti harga indikasi yang diperkenalkan saat GJAW 2025.

Q: Apakah Lepas L8 sudah diproduksi di Indonesia?

A: Ya. Lepas L8 sudah dirakit secara CKD (Completely Knocked Down) di Indonesia sehingga dapat ditawarkan dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan jika masih diimpor utuh (CBU).

Q: Kapan konsumen pertama menerima Lepas L8?

A: Lepas Indonesia menargetkan serah terima perdana kepada konsumen dilakukan pada ajang GIIAS 2026.

Q: Berapa target dealer Lepas di Indonesia?

A: Lepas menargetkan memiliki 40 dealer hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 32 lokasi dealer yang disiapkan, dengan 6 dealer telah beroperasi.

Q: Di kota mana saja dealer Lepas sudah tersedia?

A: Jaringan Lepas telah hadir atau sedang dipersiapkan di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Pontianak, Makassar, Bali, dan beberapa kota besar lainnya.
 

[Ryn/YS]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<




Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang