Rencana Peluncuran Mobil-Mobil Baru Ditunda karena Konflik Politik di Indonesia

Berita Otomotif

Rencana Peluncuran Mobil-Mobil Baru Ditunda karena Konflik Politik di Indonesia

JAKARTA – Rencana peluncuran mobil-mobil baru pada awal September 2025 akhirnya ditunda karena gelombang demonstrasi di Indonesia yang belum juga usai.

Dampak konflik politik di Indonesia terhadap industri otomotif sudah mulai terlihat. Beberapa merek mobil sudah memundurkan jadwal peluncuran mobil terbaru mereka.

Sekadar mengingatkan, sejak 25 Agustus 2025, Indonesia sedang diterpa aksi demonstrasi di berbagai daerah.

Salah satu pemicunya adalah penambahan tunjangan perumahan untuk para anggota DPR RI sebanyak Rp50 juta per bulan, diperparah lagi oleh komentar-komentar tak sensitif dari mereka ketika merespons protes rakyat di internet. Padahal, berbagai pajak untuk rakyat makin tinggi dan kondisi perekonomian maupun daya beli sedang sangat melemah.

Daihatsu Rocky 2025Lebih lanjut, pabrikan otomotif pertama yang diketahui menunda rencana peluncuran mobil baru adalah Daihatsu. Merek mobil terlaris kedua di Indonesia ini, pada 29 Agustus 2025, menyebar undangan peluncuran Daihatsu Rocky improvement yang diagendakan pada 2 September 2025.

Akan tetapi, pada 30 Agustus 2025, Daihatsu memutuskan untuk menundanya hingga waktu yang belum ditentukan.

“Melihat kondisi saat ini, kami menyampaikan permohonan maaf terhadap penundaan sementara aktivitas Daihatsu yang tertera dalam undangan sebelumnya untuk keamanan kita bersama. Kami segera menginformasikan kembali bila jadwal baru telah ditentukan,” tulis mereka saat mengumumkan hal tersebut.

Suzuki XL7 KuroPabrikan otomotif selanjutnya yang terpaksa menunda jadwal peluncuran mobil baru karena dinamika politik di Indonesia ialah Suzuki.

Pada hari-hari pertama September 2025, jenama ini mengirimkan undangan seremoni pengenalan model baru yang rencananya ingin digelar pada 9 September 2025. Tak berapa lama setelah itu, Suzuki merevisi tanggal pelaksanaan dari model yang diduga adalah Suzuki XL7 Kuro tersebut menjadi 19 September 2025.

Kondisi pasar mobil baru di Indonesia pada 2025 sendiri, sebelum terjadinya gelombang demonstrasi mulai akhir Agustus, sudah cukup ngenes. Penjualan mobil turun akibat pengetatan kredit, pelemahan daya beli, plus turunnya perekonomian nasional.

Penjualan mobil baru secara retail pada Januari-Juli 2025, menurut data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), hanya 453.278 unit. Terjadi penurunan volume sebanyak 10,8 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang