Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Price Fixing, Mercedes-Benz Kena Denda Price Fixing, Mercedes-Benz Kena Denda Berita Otomotif Syubhan Akib | 24 April 2015 14:37 SHANGHAI - Karena dianggap melakukan monopoli, pihak berwenang di provinsi Jiangsu, China mendenda Daimler hingga Rp 730 miliar. Denda besar itu diberikan karena brand Mercedes-Benz dianggap merusak persaingan pasar yang adil dan merugikan hak-hak konsumen.Mercedes-Benz dianggap melakukan monopoli harga dengan menekan dealer untuk menetapkan harga jual minimum beberapa model mobil dan suku cadang. Bila ada dealer yang tidak menurut, maka Mercedes-Benz biasanya memberi peringatan."Penyelidikan menemukan Mercedes-Benz dan dealer di Jiangsu melakukan perjanjian monopoli untuk harga terendah E-class, S-class dan suku cadang tertentu," kata regulator Jiangsu seperti dikutip Autonews.Akibat hal tersebut, denda 350 juta yuan mereka kenakan. Dealer-dealer pun telah di denda 7,7 juta yuan."Mercedes-Benz China menerima keputusan tersebut dan mengambil tanggung jawab di bawah hukum persaingan yang sangat serius," kata Daimler dalam sebuah pernyataan. "Kami telah mengambil semua langkah yang tepat untuk menjamin dipatuhinya semua hukum," tambah raksasa Jerman itu.Denda pada Mercedes-Benz sendiri bukanlah yang pertama di China untuk kasus price fixing. Sebab sebelumnya, denda besar juga diberikan pada Volkswagen, Chrysler dan selusin produsen mobil Jepang. [Syu/Idr] Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait china daimler Price Fixing Mercedes-Benz Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Price Fixing, Mercedes-Benz Kena Denda Berita Otomotif Syubhan Akib | 24 April 2015 14:37 SHANGHAI - Karena dianggap melakukan monopoli, pihak berwenang di provinsi Jiangsu, China mendenda Daimler hingga Rp 730 miliar. Denda besar itu diberikan karena brand Mercedes-Benz dianggap merusak persaingan pasar yang adil dan merugikan hak-hak konsumen.Mercedes-Benz dianggap melakukan monopoli harga dengan menekan dealer untuk menetapkan harga jual minimum beberapa model mobil dan suku cadang. Bila ada dealer yang tidak menurut, maka Mercedes-Benz biasanya memberi peringatan."Penyelidikan menemukan Mercedes-Benz dan dealer di Jiangsu melakukan perjanjian monopoli untuk harga terendah E-class, S-class dan suku cadang tertentu," kata regulator Jiangsu seperti dikutip Autonews.Akibat hal tersebut, denda 350 juta yuan mereka kenakan. Dealer-dealer pun telah di denda 7,7 juta yuan."Mercedes-Benz China menerima keputusan tersebut dan mengambil tanggung jawab di bawah hukum persaingan yang sangat serius," kata Daimler dalam sebuah pernyataan. "Kami telah mengambil semua langkah yang tepat untuk menjamin dipatuhinya semua hukum," tambah raksasa Jerman itu.Denda pada Mercedes-Benz sendiri bukanlah yang pertama di China untuk kasus price fixing. Sebab sebelumnya, denda besar juga diberikan pada Volkswagen, Chrysler dan selusin produsen mobil Jepang. [Syu/Idr] Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait china daimler Price Fixing Mercedes-Benz
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...