Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pindah Lokasi, Pabrik Perakitan Baru Daimler di Cikarang Kini Berstandar Internasional Pindah Lokasi, Pabrik Perakitan Baru Daimler di Cikarang Kini Berstandar Internasional Berita Otomotif Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 11 June 2025 12:55 Bekasi - Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) pada Selasa (10/6) secara resmi membuka fasilitas pabrik terbarunya yang berlokasi di Kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat. Pabrik ini merupakan relokasi dari lokasi sebelumnya di Wanaherang, Bogor. Pabrik baru ini menghadirkan efisiensi yang lebih tinggi dengan peningkatan kualitas produk sesuai komitmen komitmen DCVMI terhadap sistem manufaktur yang ramping, cerdas, dan berstandar global. "Ini menjadi komitmen jangka panjang Daimler Truck dalam memperkuat industri otomotif nasional. Pemerintah menyampaikan apresiasi atas pembangunan pabrik baru PT DCVMI di Cikarang sebagai langkah strategis yang menunjukkan kepercayaan Daimler Truck AG terhadap prospek positif industri otomotif nasional Indonesia," ucap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pidatonya. Pabrik DCVMI di Cikarang berdiri di atas lahan seluas 15 hektar dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 5.000 unit kendaraan truk dan bus Mercedes-Benz. Fasilitas yang dibangun dengan total investasi mencapai Rp500 miliar ini menjadi wujud nyata dari komitmen Daimler Truck dalam memperkuat industri kendaraan niaga di Indonesia. Pabrik ini juga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para karyawan Daimler di Indonesia. Seluruh staf dari pabrik sebelumnya di Wanaherang dibawa ke Cikarang, dan ini menunjukkan komitmen penuh DCVMI dalam mendukung relokasi dan pengembangan fasilitas baru ini. Pabrik Daimler Cikarang Merakit Kendaraan Niaga Untuk Pasar Indonesia Pabrik Daimler ini akan terus memproduksi model-model andalan seperti Mercedes-Benz Axor Trucks: 2528 CH, 4928 T, 4028 T, 4023 T, 2528 RMC, 2528 CX, dan 2528 C. Pabrik ini juga merakit sasis bus Mercedes-Benz yaitu OH 1626 L dan OH 1626 S yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Meskipun demikian, pihak Daimler menegaskan bila pabrik mereka telah dibangun dengan standar global sehingga memungkinkan untuk merakit model lain yang saat ini masih didatangkan ke Indonesia secara impor. "Pabrik kami telah menggunakan standar internasional dari Daimler sehingga memungkinkan kami kedepannya untuk merakit model lain yang untuk saat ini masih didatangkan secara impor ke Indonesia. Pabrik dirancang fleksibel untuk semua model dari pabrik Daimler Truck global jika volume cukup," ungkap Presiden Direktur Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), Naeem Hassim. Pabrik baru ini mengusung sistem manufaktur terintegrasi dalam satu atap yang memungkinkan proses produksi berjalan lebih efisien dan terkonsolidasi. Lebih lanjut, terdapat ruang pengecatan canggih untuk meningkatkan kualitas cat, yang mengikuti standar global Mercedes-Benz. Di dalam pabrik telah dilengkapi dengan lintasan uji (test track) untuk mensimulasikan berbagai kondisi sekaligus quality control unit yang selesai dirakit. Setiap unit yang diproduksi di sini mencerminkan keunggulan rekayasa dan semangat kolaborasi, serta keyakinan kami akan masa depan Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan lapangan kerja, berinovasi, dan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia,” jelas Direktur Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI), Sankaranarayanan Ramamurthi. Dalam pemaparannya, Sankaranarayanan menyebut bila kapasitas perakitan saat ini adalah 10 unit per shift, artinya 20 unit per hari. Layout pabrik dibuat fleksibel dan dapat ditingkatkan hingga 14 unit per shift dengan penambahan peralatan dan kendaraan. Pabrik Daimler Cikarang Menambah Nilai TKDN Truk dan Bus Mercedes-Benz Dengan relokasi manufaktur perakitan Daimler ini, membuat nilai kandungan lokal komponen truk dan bus Mercedes-Benz turut meningkat. TKDN produk dari awalnya 28 persen, saat ini berkisar 33,8%, hampir 34%. "Kami juga menilai bahwa penguatan nilai TKDN, khususnya untuk industri kendaraan niaga, merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan masih tingginya impor kendaraan komersial. Selain itu, kami sangat berbahagia karena orientasi pembangunan pabrik ini sangat relevan dalam merespons tantangan defisit perdagangan kendaraan niaga nasional," jelas Agus Gumiwang. Sankaranarayanan menyebut bila target TKDN akan terus naik ke atas 40% pada tahun 2026. Tidak cuma untuk kebutuhan domestik Indonesia, Daimler juga telah mempersiapkan pabrik mereka di Cikarang ini untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Untuk tahap awal, Daimler tengah melakukan studi kelayakan ekspor ke kawasan Asia. Semua pabrik Daimler Truck mengikuti standar global yang memungkinkan produksi dan penjualan lokal maupun ekspor. Untuk saat ini kami sedang melakukan studi kelayakan ekspor ke pasar Asia. Masih terlalu dini untuk menyebut negara tujuan, tapi pabrik ini dipandang sebagai peluang ekspor jangka menengah dan panjang," beber Sankaranarayanan. FAQ – Pabrik Baru Daimler Commercial Vehicles di Cikarang 1. Mengapa Daimler memindahkan pabriknya ke Cikarang? Pabrik dipindahkan dari Wanaherang, Bogor ke Kawasan Industri Cikarang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Relokasi ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang Daimler Truck dalam memperkuat industri otomotif nasional dengan fasilitas berstandar internasional. 2. Apa saja keunggulan pabrik baru di Cikarang dibandingkan lokasi sebelumnya? Beberapa keunggulan pabrik baru antara lain: Luas lahan 15 hektar Kapasitas produksi 5.000 unit per tahun Sistem manufaktur terintegrasi satu atap Fasilitas pengecatan berstandar global Lintasan uji kendaraan (test track) Desain fleksibel untuk berbagai model 3. Model kendaraan apa saja yang dirakit di pabrik ini? Pabrik ini merakit kendaraan niaga untuk pasar Indonesia, termasuk: Mercedes-Benz Axor Trucks: 2528 CH, 4928 T, 4028 T, 4023 T, 2528 RMC, 2528 CX, dan 2528 C Sasis bus Mercedes-Benz: OH 1626 L dan OH 1626 S 4. Apakah pabrik ini bisa memproduksi model lain di masa depan? Ya. Pabrik telah dibangun dengan standar internasional Daimler dan dirancang fleksibel, memungkinkan perakitan model lain yang saat ini masih diimpor jika volume permintaan mencukupi. 5. Berapa kapasitas produksi harian pabrik saat ini? Saat ini kapasitas produksi adalah 10 unit per shift atau 20 unit per hari. Dengan pengembangan lebih lanjut, kapasitas bisa ditingkatkan menjadi 14 unit per shift. 6. Apakah semua karyawan dari pabrik lama diikutsertakan? Ya. Semua staf dari pabrik lama di Wanaherang dibawa ke lokasi baru di Cikarang sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, sekaligus menunjukkan komitmen DCVMI terhadap sumber daya manusia. 7. Berapa nilai investasi untuk pembangunan pabrik ini? Investasi yang dikucurkan untuk pembangunan pabrik baru di Cikarang mencapai sekitar Rp500 miliar. 8. Apakah pabrik ini akan berkontribusi terhadap peningkatan TKDN? Ya. Dengan beroperasinya pabrik ini, nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) meningkat dari semula 28% menjadi sekitar 33,8%. Target ke depan adalah mencapai lebih dari 40% pada tahun 2026. 9. Apakah ada rencana ekspor dari pabrik ini? Ada. Daimler sedang melakukan studi kelayakan untuk ekspor ke kawasan Asia. Meskipun negara tujuan belum disebutkan, pabrik ini telah dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan ekspor dalam jangka menengah dan panjang. 10. Apa dampak pabrik ini bagi Indonesia? Meningkatkan efisiensi dan kualitas produk kendaraan niaga Menambah lapangan kerja Mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional Meningkatkan TKDN dan mengurangi ketergantungan impor Menjadi potensi basis ekspor ke pasar Asia (YS) ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Cetak Yongki Sanjaya Putra Editor Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pindah Lokasi, Pabrik Perakitan Baru Daimler di Cikarang Kini Berstandar Internasional Berita Otomotif Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 11 June 2025 12:55 Bekasi - Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) pada Selasa (10/6) secara resmi membuka fasilitas pabrik terbarunya yang berlokasi di Kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat. Pabrik ini merupakan relokasi dari lokasi sebelumnya di Wanaherang, Bogor. Pabrik baru ini menghadirkan efisiensi yang lebih tinggi dengan peningkatan kualitas produk sesuai komitmen komitmen DCVMI terhadap sistem manufaktur yang ramping, cerdas, dan berstandar global. "Ini menjadi komitmen jangka panjang Daimler Truck dalam memperkuat industri otomotif nasional. Pemerintah menyampaikan apresiasi atas pembangunan pabrik baru PT DCVMI di Cikarang sebagai langkah strategis yang menunjukkan kepercayaan Daimler Truck AG terhadap prospek positif industri otomotif nasional Indonesia," ucap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pidatonya. Pabrik DCVMI di Cikarang berdiri di atas lahan seluas 15 hektar dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 5.000 unit kendaraan truk dan bus Mercedes-Benz. Fasilitas yang dibangun dengan total investasi mencapai Rp500 miliar ini menjadi wujud nyata dari komitmen Daimler Truck dalam memperkuat industri kendaraan niaga di Indonesia. Pabrik ini juga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para karyawan Daimler di Indonesia. Seluruh staf dari pabrik sebelumnya di Wanaherang dibawa ke Cikarang, dan ini menunjukkan komitmen penuh DCVMI dalam mendukung relokasi dan pengembangan fasilitas baru ini. Pabrik Daimler Cikarang Merakit Kendaraan Niaga Untuk Pasar Indonesia Pabrik Daimler ini akan terus memproduksi model-model andalan seperti Mercedes-Benz Axor Trucks: 2528 CH, 4928 T, 4028 T, 4023 T, 2528 RMC, 2528 CX, dan 2528 C. Pabrik ini juga merakit sasis bus Mercedes-Benz yaitu OH 1626 L dan OH 1626 S yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Meskipun demikian, pihak Daimler menegaskan bila pabrik mereka telah dibangun dengan standar global sehingga memungkinkan untuk merakit model lain yang saat ini masih didatangkan ke Indonesia secara impor. "Pabrik kami telah menggunakan standar internasional dari Daimler sehingga memungkinkan kami kedepannya untuk merakit model lain yang untuk saat ini masih didatangkan secara impor ke Indonesia. Pabrik dirancang fleksibel untuk semua model dari pabrik Daimler Truck global jika volume cukup," ungkap Presiden Direktur Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), Naeem Hassim. Pabrik baru ini mengusung sistem manufaktur terintegrasi dalam satu atap yang memungkinkan proses produksi berjalan lebih efisien dan terkonsolidasi. Lebih lanjut, terdapat ruang pengecatan canggih untuk meningkatkan kualitas cat, yang mengikuti standar global Mercedes-Benz. Di dalam pabrik telah dilengkapi dengan lintasan uji (test track) untuk mensimulasikan berbagai kondisi sekaligus quality control unit yang selesai dirakit. Setiap unit yang diproduksi di sini mencerminkan keunggulan rekayasa dan semangat kolaborasi, serta keyakinan kami akan masa depan Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan lapangan kerja, berinovasi, dan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia,” jelas Direktur Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI), Sankaranarayanan Ramamurthi. Dalam pemaparannya, Sankaranarayanan menyebut bila kapasitas perakitan saat ini adalah 10 unit per shift, artinya 20 unit per hari. Layout pabrik dibuat fleksibel dan dapat ditingkatkan hingga 14 unit per shift dengan penambahan peralatan dan kendaraan. Pabrik Daimler Cikarang Menambah Nilai TKDN Truk dan Bus Mercedes-Benz Dengan relokasi manufaktur perakitan Daimler ini, membuat nilai kandungan lokal komponen truk dan bus Mercedes-Benz turut meningkat. TKDN produk dari awalnya 28 persen, saat ini berkisar 33,8%, hampir 34%. "Kami juga menilai bahwa penguatan nilai TKDN, khususnya untuk industri kendaraan niaga, merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan masih tingginya impor kendaraan komersial. Selain itu, kami sangat berbahagia karena orientasi pembangunan pabrik ini sangat relevan dalam merespons tantangan defisit perdagangan kendaraan niaga nasional," jelas Agus Gumiwang. Sankaranarayanan menyebut bila target TKDN akan terus naik ke atas 40% pada tahun 2026. Tidak cuma untuk kebutuhan domestik Indonesia, Daimler juga telah mempersiapkan pabrik mereka di Cikarang ini untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Untuk tahap awal, Daimler tengah melakukan studi kelayakan ekspor ke kawasan Asia. Semua pabrik Daimler Truck mengikuti standar global yang memungkinkan produksi dan penjualan lokal maupun ekspor. Untuk saat ini kami sedang melakukan studi kelayakan ekspor ke pasar Asia. Masih terlalu dini untuk menyebut negara tujuan, tapi pabrik ini dipandang sebagai peluang ekspor jangka menengah dan panjang," beber Sankaranarayanan. FAQ – Pabrik Baru Daimler Commercial Vehicles di Cikarang 1. Mengapa Daimler memindahkan pabriknya ke Cikarang? Pabrik dipindahkan dari Wanaherang, Bogor ke Kawasan Industri Cikarang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Relokasi ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang Daimler Truck dalam memperkuat industri otomotif nasional dengan fasilitas berstandar internasional. 2. Apa saja keunggulan pabrik baru di Cikarang dibandingkan lokasi sebelumnya? Beberapa keunggulan pabrik baru antara lain: Luas lahan 15 hektar Kapasitas produksi 5.000 unit per tahun Sistem manufaktur terintegrasi satu atap Fasilitas pengecatan berstandar global Lintasan uji kendaraan (test track) Desain fleksibel untuk berbagai model 3. Model kendaraan apa saja yang dirakit di pabrik ini? Pabrik ini merakit kendaraan niaga untuk pasar Indonesia, termasuk: Mercedes-Benz Axor Trucks: 2528 CH, 4928 T, 4028 T, 4023 T, 2528 RMC, 2528 CX, dan 2528 C Sasis bus Mercedes-Benz: OH 1626 L dan OH 1626 S 4. Apakah pabrik ini bisa memproduksi model lain di masa depan? Ya. Pabrik telah dibangun dengan standar internasional Daimler dan dirancang fleksibel, memungkinkan perakitan model lain yang saat ini masih diimpor jika volume permintaan mencukupi. 5. Berapa kapasitas produksi harian pabrik saat ini? Saat ini kapasitas produksi adalah 10 unit per shift atau 20 unit per hari. Dengan pengembangan lebih lanjut, kapasitas bisa ditingkatkan menjadi 14 unit per shift. 6. Apakah semua karyawan dari pabrik lama diikutsertakan? Ya. Semua staf dari pabrik lama di Wanaherang dibawa ke lokasi baru di Cikarang sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, sekaligus menunjukkan komitmen DCVMI terhadap sumber daya manusia. 7. Berapa nilai investasi untuk pembangunan pabrik ini? Investasi yang dikucurkan untuk pembangunan pabrik baru di Cikarang mencapai sekitar Rp500 miliar. 8. Apakah pabrik ini akan berkontribusi terhadap peningkatan TKDN? Ya. Dengan beroperasinya pabrik ini, nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) meningkat dari semula 28% menjadi sekitar 33,8%. Target ke depan adalah mencapai lebih dari 40% pada tahun 2026. 9. Apakah ada rencana ekspor dari pabrik ini? Ada. Daimler sedang melakukan studi kelayakan untuk ekspor ke kawasan Asia. Meskipun negara tujuan belum disebutkan, pabrik ini telah dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan ekspor dalam jangka menengah dan panjang. 10. Apa dampak pabrik ini bagi Indonesia? Meningkatkan efisiensi dan kualitas produk kendaraan niaga Menambah lapangan kerja Mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional Meningkatkan TKDN dan mengurangi ketergantungan impor Menjadi potensi basis ekspor ke pasar Asia (YS) ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...