Pertamina Bakal Tindak Tegas SPBU yang Terbukti Curang

Berita Otomotif

Pertamina Bakal Tindak Tegas SPBU yang Terbukti Curang

JAKARTA - Pertamina menegaskan bahwa para mitra Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) yang terbukti curang bakal ditindak secara tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan dalam inspeksi dadakan (sidak) menemukan dugaan kecurangan tiga SPBU di Indramayu serta Subang, Jawa Barat. Pertamina, melalui keterangan resmi pada Jumat (21/6/2019), mengatakan bahwa mereka menghormati temuan itu dan akan bekerja sama dengan dirjen terkait.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Metrologi, untuk mengetahui secara detil temuan di lapangan, yang dilakukan saat sidak di SPBU sepanjang Pantura dan jalur tol pada 19 dan 20 Juni 2019," Dewi Sri Utami, Unit Manager Communication Relation and Corporate Social Responsibility Pertamina Marketing Operation Region III.

Dewi menegaskan pihaknya menghormati hasil temuan Tindakan tegas itu sendiri berupa sanksi mulai dari teguran hingga pemutusan hubungan usaha.

“Selama ini prosedur pengawasan yang kami lakukan bagi SPBU yakni menggandeng lembaga audit independen, juga memberlakukan prosedur uji terra setiap hari bagi SPBU secara mandiri dan mencatatnya dalam log book,” tukasnya.

Menurut Dewi, hasil dari audit independen tersebut menjadi sebagian dari parameter penilaian kinerja SPBU. SPBU yang memiliki kinerja baik akan mendapat sertifikat Pasti Pas, bahkan SPBU dengan kinerja sempurna menjadi kategori SPBU Pasti Prima.

Uji terra juga rutin dilakukan oleh Dinas Metrologi, di mana uji terra tersebut berlaku selama jangka waktu tertentu dan sewaktu-waktu bisa dilakukan uji acak maupun sidak, sebelum batas waktu terra habis. Adapun saat sidak uji  terra dilakukan kemarin kondisi gelang segel masih baik, tidak ada indikasi perusakan, dan terra yang disahkan Dinas Metrologi masih berlaku. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar