Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Panduan Pembeli Persiapan Berlibur ke Pegunungan, Begini Cara Mengerem Motor Matic di Jalan Menurun dengan Aman Persiapan Berlibur ke Pegunungan, Begini Cara Mengerem Motor Matic di Jalan Menurun dengan Aman Panduan Pembeli Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 16 December 2024 13:44 Mengendarai motor matic di jalan menurun memerlukan teknik dan kehati-hatian khusus untuk menjaga keselamatan pengendara. Berbeda dengan motor manual yang memungkinkan pengendara menggunakan engine brake dari perpindahan gigi, motor matic membutuhkan trik khusus karena tidak memiliki sistem tersebut. Teknik mengerem di jalan menurun begitu penting diketahui terutama bagi kalian yang awam dengan kondisi jalur pegunungan yang akan dilalui. Jalan menurun dapat menjadi tantangan bagi pengendara, terutama jika tidak memahami teknik pengereman yang tepat. Kesalahan dalam mengerem dapat menyebabkan rem overheat, atau bahkan kehilangan kendali karena rem blong. Bagi kalian yang berencana menghabiskan akhir tahun dengan berlibur ke daerah pegunungan, sebaiknya pahami dahulu trik mengerem dengan motor matic saat kalian menghadapi turunan panjang. Alasannya, motor matic tidak memiliki kemampuan engine brake sekuat motor manual. Alasan Penting Wajib Menguasai Teknik Pengereman di Motor Matic di Jalan Menurun Wajib dipahami bila motor matic dirancang untuk menjelajah di jalan perkotaan. Segala kepraktisan yang ditawarkan memang sangat cocok untuk berkendara di jalan-jalan kota yang kerap diwarnai kemacetan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa teknik pengereman yang benar sangat penting. 1. Menghindari Rem Overheat Pada motor matic, rem depan dan belakang bekerja lebih keras karena tidak adanya engine brake. Jika rem digunakan secara terus-menerus tanpa jeda, suhu pada kampas rem akan meningkat drastis, menyebabkan rem kehilangan daya cengkeram (brake fade). 2. Meningkatkan Stabilitas Kendaraan Jalan menurun cenderung membuat motor lebih cepat melaju. Teknik pengereman yang tepat membantu menjaga kestabilan motor dan mencegah terjadinya kecelakaan akibat kecepatan yang tidak terkendali. 3. Mengurangi Risiko Tergelincir Jalan menurun sering kali licin, terutama saat hujan. Dengan pengereman yang benar, pengendara dapat mengurangi risiko roda terkunci yang berpotensi menyebabkan motor tergelincir. Cara Mengerem Motor Matic di Jalan Menurun Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mengerem motor matic di jalan menurun: 1. Kurangi Kecepatan Sebelum Memasuki Jalan Menurun Sebelum mencapai jalan menurun, usahakan untuk mengurangi kecepatan motor. Kalian perlu waspada dan memperhatikan rambu yang ada di sepanjang jalan. Biasanya saat menjelang turunan, terdapat rambu peringatan dengan gambar jaan menurun. Bila kalian mendapati rambu tersebut, segeralah kurangi laju motor sebelum masuk turunan. Hal ini penting agar motor tidak melaju terlalu cepat saat berada di turunan. Tarik tuas rem secara perlahan untuk mengurangi kecepatan, dan jangan lakukan pengereman mendadak. 2. Gunakan Kombinasi Rem Depan dan Belakang Pada motor matic, pengereman efektif dicapai dengan menggunakan rem depan dan belakang secara bergantian. Dengan penggunaan rem depan, motor dapat lebih efektif menahan gaya dorong ke depan yang cenderung lebih besar saat melintasi jalan turunan. Rem belakang sebaiknya digunakan sebagai penyeimbang. Tekan tuas rem depan dengan tekanan sedang. Rem depan memiliki daya cengkeram yang lebih kuat, tetapi jika ditekan terlalu keras, dapat menyebabkan roda depan terkunci. Gunakan rem belakang untuk membantu memperlambat motor secara stabil. Hindari menekan rem belakang terlalu keras agar roda tidak selip. Bila terpaksa melakukan pengereman secara bersamaan, proporsi ideal adalah sekitar 60% rem depan dan 40% rem belakang. 3. Manfaatkan Fitur Engine Brake Sederhana Meskipun motor matic tidak memiliki engine brake seperti motor manual, namun transmisi CVT masih bisa memberikan sedikit efek pengereman saat gas dilepaskan. Lepaskan tuas gas secara perlahan dan sisakan sedikit putaran gas, jangan ditutup habis. Tujuannya, putaran mesin yang rendah masih memberi gaya sentrifugal pada CVT untuk membantu memperlambat laju motor. 4. Teknik Rem Secara Bertahap (Pulsating Brake) Hindari menekan rem secara terus-menerus di jalan menurun. Gunakan teknik pengereman bertahap, yaitu dengan menekan rem secara periodik (rem-pelan-lepas-rem lagi). Teknik ini membantu mencegah overheat pada kampas rem dan menjaga suhu rem tetap stabil. 5. Perhatikan Kondisi Jalan Saat mengerem di jalan menurun, selalu perhatikan kondisi permukaan jalan. Jika jalan licin atau berlumpur, tingkatkan kewaspadaan dan gunakan rem dengan sangat hati-hati. Jangan memaksakan kecepatan tinggi di medan seperti ini. 6. Posisi Tubuh yang Stabil Selain teknik pengereman, posisi tubuh juga memengaruhi stabilitas motor saat melintasi jalan menurun. Jaga tubuh tetap tegak, genggam setang motor dengan mantap, dan usahakan berat badan sedikit condong ke belakang untuk mengimbangi gravitasi. Gunakan kaki untuk menopang dan menjaga keseimbangan motor, terutama saat harus sering berhenti. 7. Gunakan Kecepatan yang Konsisten Hindari perubahan kecepatan yang mendadak. Usahakan untuk menjaga kecepatan tetap stabil selama melintasi jalan menurun. Ini membantu menjaga kontrol yang lebih baik atas motor. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menghadapi Turunan Panjang Menghindari kesalahan dalam pengereman adalah kunci keselamatan saat berkendara di jalan menurun. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pengendara: 1. Menggunakan Satu Rem Saja Mengandalkan hanya rem depan atau belakang dapat menyebabkan ketidakstabilan motor. Penggunaan rem depan saja meningkatkan risiko roda terkunci, sedangkan hanya menggunakan rem belakang bisa menyebabkan motor tergelincir. 2. Mengerem Mendadak Tekanan rem yang terlalu mendadak berisiko membuat ban kehilangan traksi, terutama di jalan licin. 3. Tidak Mengurangi Kecepatan Sebelum Turunan Masuk ke turunan dengan kecepatan tinggi sangat berbahaya karena motor akan sulit dikendalikan. 4. Mengabaikan Kondisi Rem Tidak memeriksa kondisi rem sebelum berkendara dapat berakibat fatal. Selalu pastikan kampas rem dalam kondisi baik dan minyak rem mencukupi. Persiapan Sebelum Berkendara ke Daerah Pegunungan Selain teknik pengereman, ada beberapa tips tambahan yang dapat membantu pengendara motor matic menghadapi jalan menurun: 1. Periksa Kondisi Motor Sebelum Berkendara Pastikan rem, ban, dan komponen lain dalam kondisi baik sebelum perjalanan. Ban yang aus atau tekanan angin tidak sesuai dapat memengaruhi traksi di jalan menurun. 2. Gunakan Helm dan Pelindung Tubuh Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Gunakan helm berstandar SNI serta perlengkapan pelindung lainnya seperti jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup. 3. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain Di jalan menurun, jarak pengereman akan lebih panjang dibandingkan jalan datar. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk menghindari tabrakan jika pengereman mendadak diperlukan. 4. Hindari Beban Berlebih Beban berlebih dapat memengaruhi kemampuan pengereman motor matic. Jika membawa barang, pastikan untuk mendistribusikan beban secara merata agar motor tetap stabil. 5. Hati-hati Saat Hujan Saat hujan, jalan menjadi lebih licin, sehingga pengereman harus dilakukan dengan lebih lembut. Kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan. Air di jalan, akan mengurangi cengkraman ban dengan permukaan jalan. Karet ban tidak bersentuhan langsung dengan jalan, melainkan ada air di antaranya. Selain itu, saat aspal basah suhunya akan dingin sehingga juga bisa menurunkan grip ban ke jalan. Selain cengkraman ban, jalanan yang basah juga bisa mengurangi kemampuan pengereman. Kesimpulan Mengemudikan motor matic di jalan menurun memerlukan teknik khusus untuk menjaga keselamatan. Pengendara harus memahami cara menggunakan kombinasi rem depan dan belakang, menghindari pengereman terus-menerus, serta menjaga kecepatan yang konsisten. Selain itu, posisi tubuh yang stabil dan kewaspadaan terhadap kondisi jalan juga sangat penting. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi motor sebelum perjalanan dan mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku. Keselamatan adalah prioritas utama, jadi pastikan untuk berkendara dengan hati-hati di setiap medan. ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Cetak Yongki Sanjaya Putra Editor Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Persiapan Berlibur ke Pegunungan, Begini Cara Mengerem Motor Matic di Jalan Menurun dengan Aman Panduan Pembeli Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 16 December 2024 13:44 Mengendarai motor matic di jalan menurun memerlukan teknik dan kehati-hatian khusus untuk menjaga keselamatan pengendara. Berbeda dengan motor manual yang memungkinkan pengendara menggunakan engine brake dari perpindahan gigi, motor matic membutuhkan trik khusus karena tidak memiliki sistem tersebut. Teknik mengerem di jalan menurun begitu penting diketahui terutama bagi kalian yang awam dengan kondisi jalur pegunungan yang akan dilalui. Jalan menurun dapat menjadi tantangan bagi pengendara, terutama jika tidak memahami teknik pengereman yang tepat. Kesalahan dalam mengerem dapat menyebabkan rem overheat, atau bahkan kehilangan kendali karena rem blong. Bagi kalian yang berencana menghabiskan akhir tahun dengan berlibur ke daerah pegunungan, sebaiknya pahami dahulu trik mengerem dengan motor matic saat kalian menghadapi turunan panjang. Alasannya, motor matic tidak memiliki kemampuan engine brake sekuat motor manual. Alasan Penting Wajib Menguasai Teknik Pengereman di Motor Matic di Jalan Menurun Wajib dipahami bila motor matic dirancang untuk menjelajah di jalan perkotaan. Segala kepraktisan yang ditawarkan memang sangat cocok untuk berkendara di jalan-jalan kota yang kerap diwarnai kemacetan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa teknik pengereman yang benar sangat penting. 1. Menghindari Rem Overheat Pada motor matic, rem depan dan belakang bekerja lebih keras karena tidak adanya engine brake. Jika rem digunakan secara terus-menerus tanpa jeda, suhu pada kampas rem akan meningkat drastis, menyebabkan rem kehilangan daya cengkeram (brake fade). 2. Meningkatkan Stabilitas Kendaraan Jalan menurun cenderung membuat motor lebih cepat melaju. Teknik pengereman yang tepat membantu menjaga kestabilan motor dan mencegah terjadinya kecelakaan akibat kecepatan yang tidak terkendali. 3. Mengurangi Risiko Tergelincir Jalan menurun sering kali licin, terutama saat hujan. Dengan pengereman yang benar, pengendara dapat mengurangi risiko roda terkunci yang berpotensi menyebabkan motor tergelincir. Cara Mengerem Motor Matic di Jalan Menurun Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mengerem motor matic di jalan menurun: 1. Kurangi Kecepatan Sebelum Memasuki Jalan Menurun Sebelum mencapai jalan menurun, usahakan untuk mengurangi kecepatan motor. Kalian perlu waspada dan memperhatikan rambu yang ada di sepanjang jalan. Biasanya saat menjelang turunan, terdapat rambu peringatan dengan gambar jaan menurun. Bila kalian mendapati rambu tersebut, segeralah kurangi laju motor sebelum masuk turunan. Hal ini penting agar motor tidak melaju terlalu cepat saat berada di turunan. Tarik tuas rem secara perlahan untuk mengurangi kecepatan, dan jangan lakukan pengereman mendadak. 2. Gunakan Kombinasi Rem Depan dan Belakang Pada motor matic, pengereman efektif dicapai dengan menggunakan rem depan dan belakang secara bergantian. Dengan penggunaan rem depan, motor dapat lebih efektif menahan gaya dorong ke depan yang cenderung lebih besar saat melintasi jalan turunan. Rem belakang sebaiknya digunakan sebagai penyeimbang. Tekan tuas rem depan dengan tekanan sedang. Rem depan memiliki daya cengkeram yang lebih kuat, tetapi jika ditekan terlalu keras, dapat menyebabkan roda depan terkunci. Gunakan rem belakang untuk membantu memperlambat motor secara stabil. Hindari menekan rem belakang terlalu keras agar roda tidak selip. Bila terpaksa melakukan pengereman secara bersamaan, proporsi ideal adalah sekitar 60% rem depan dan 40% rem belakang. 3. Manfaatkan Fitur Engine Brake Sederhana Meskipun motor matic tidak memiliki engine brake seperti motor manual, namun transmisi CVT masih bisa memberikan sedikit efek pengereman saat gas dilepaskan. Lepaskan tuas gas secara perlahan dan sisakan sedikit putaran gas, jangan ditutup habis. Tujuannya, putaran mesin yang rendah masih memberi gaya sentrifugal pada CVT untuk membantu memperlambat laju motor. 4. Teknik Rem Secara Bertahap (Pulsating Brake) Hindari menekan rem secara terus-menerus di jalan menurun. Gunakan teknik pengereman bertahap, yaitu dengan menekan rem secara periodik (rem-pelan-lepas-rem lagi). Teknik ini membantu mencegah overheat pada kampas rem dan menjaga suhu rem tetap stabil. 5. Perhatikan Kondisi Jalan Saat mengerem di jalan menurun, selalu perhatikan kondisi permukaan jalan. Jika jalan licin atau berlumpur, tingkatkan kewaspadaan dan gunakan rem dengan sangat hati-hati. Jangan memaksakan kecepatan tinggi di medan seperti ini. 6. Posisi Tubuh yang Stabil Selain teknik pengereman, posisi tubuh juga memengaruhi stabilitas motor saat melintasi jalan menurun. Jaga tubuh tetap tegak, genggam setang motor dengan mantap, dan usahakan berat badan sedikit condong ke belakang untuk mengimbangi gravitasi. Gunakan kaki untuk menopang dan menjaga keseimbangan motor, terutama saat harus sering berhenti. 7. Gunakan Kecepatan yang Konsisten Hindari perubahan kecepatan yang mendadak. Usahakan untuk menjaga kecepatan tetap stabil selama melintasi jalan menurun. Ini membantu menjaga kontrol yang lebih baik atas motor. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menghadapi Turunan Panjang Menghindari kesalahan dalam pengereman adalah kunci keselamatan saat berkendara di jalan menurun. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pengendara: 1. Menggunakan Satu Rem Saja Mengandalkan hanya rem depan atau belakang dapat menyebabkan ketidakstabilan motor. Penggunaan rem depan saja meningkatkan risiko roda terkunci, sedangkan hanya menggunakan rem belakang bisa menyebabkan motor tergelincir. 2. Mengerem Mendadak Tekanan rem yang terlalu mendadak berisiko membuat ban kehilangan traksi, terutama di jalan licin. 3. Tidak Mengurangi Kecepatan Sebelum Turunan Masuk ke turunan dengan kecepatan tinggi sangat berbahaya karena motor akan sulit dikendalikan. 4. Mengabaikan Kondisi Rem Tidak memeriksa kondisi rem sebelum berkendara dapat berakibat fatal. Selalu pastikan kampas rem dalam kondisi baik dan minyak rem mencukupi. Persiapan Sebelum Berkendara ke Daerah Pegunungan Selain teknik pengereman, ada beberapa tips tambahan yang dapat membantu pengendara motor matic menghadapi jalan menurun: 1. Periksa Kondisi Motor Sebelum Berkendara Pastikan rem, ban, dan komponen lain dalam kondisi baik sebelum perjalanan. Ban yang aus atau tekanan angin tidak sesuai dapat memengaruhi traksi di jalan menurun. 2. Gunakan Helm dan Pelindung Tubuh Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Gunakan helm berstandar SNI serta perlengkapan pelindung lainnya seperti jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup. 3. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain Di jalan menurun, jarak pengereman akan lebih panjang dibandingkan jalan datar. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk menghindari tabrakan jika pengereman mendadak diperlukan. 4. Hindari Beban Berlebih Beban berlebih dapat memengaruhi kemampuan pengereman motor matic. Jika membawa barang, pastikan untuk mendistribusikan beban secara merata agar motor tetap stabil. 5. Hati-hati Saat Hujan Saat hujan, jalan menjadi lebih licin, sehingga pengereman harus dilakukan dengan lebih lembut. Kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan. Air di jalan, akan mengurangi cengkraman ban dengan permukaan jalan. Karet ban tidak bersentuhan langsung dengan jalan, melainkan ada air di antaranya. Selain itu, saat aspal basah suhunya akan dingin sehingga juga bisa menurunkan grip ban ke jalan. Selain cengkraman ban, jalanan yang basah juga bisa mengurangi kemampuan pengereman. Kesimpulan Mengemudikan motor matic di jalan menurun memerlukan teknik khusus untuk menjaga keselamatan. Pengendara harus memahami cara menggunakan kombinasi rem depan dan belakang, menghindari pengereman terus-menerus, serta menjaga kecepatan yang konsisten. Selain itu, posisi tubuh yang stabil dan kewaspadaan terhadap kondisi jalan juga sangat penting. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi motor sebelum perjalanan dan mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku. Keselamatan adalah prioritas utama, jadi pastikan untuk berkendara dengan hati-hati di setiap medan. ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...