Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pergub Pengenaan Sanksi Pelanggar PSBB Keluar, Simak Besaran Dendanya Pergub Pengenaan Sanksi Pelanggar PSBB Keluar, Simak Besaran Dendanya Berita Otomotif Adi Hidayat | 14 May 2020 08:04 JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 41 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.Pergub ini mengatur tentang sanksi yang akan diberikan oleh pelanggaran PSBB sehingga diharapkan memberi efek jera kepada para pelanggarnya. Tidak hanya mengatur sanksi pada perusahaan, pada Pergub ini juga mengatur tentang sanksi yang diberikan kepada pelanggar perorangan termasuk pengguna jalan. Artikel terkait Puluhan Ribu Anggota TNI Polri Siap Kawal PSBB Jawa Barat Berita Otomotif 06 May 2020 Macet Total di Hari Pertama PSBB Surabaya Berita Otomotif 29 April 2020 Jawa Barat akan Terapkan PSBB di Seluruh Wilayah Berita Otomotif 03 May 2020 Aturan pembatasan moda transprtasi tertuang pada bab II bagian ketujuh tentang Pembatasan Penggunaan Moda Transportasi untuk Pergerakan Orang dan Barang. Dalam bagian ini sedikitnya ada tiga pasal yang membahas tentang transportasi.Pasal 13 membahas tentang sanksi untuk pengemudi mobil penumpang pribadi. Pada ayar 1 disebutkan Untuk mereka yang melanggar pembatasan jumlah orang maksimal 50% dari kapasitas kendaraan atau tidak menggunakan masker dalam kendaraan akan dikenai denda paling sedikit Rp 500.000 dan paling banyak Rp 1 juta. Pelanggar juga harus bekerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi atau tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Kemudian pada pasal 14 membahas tentang sanksi untuk pengemudi motor. pada ayat 1 disebutkan bagi pengemudi sepeda motor yang melanggar ketentuan membawa penumpang dan/atau tidak menggunakan masker akan dikenai sanksi administrasi paling sedikit Rp 100.000 dan paling banyak Rp 250.000. Pelanggar juga harus bekerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi atau tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Aturan tersebut juga berlaku untuk pengemudi sepeda motor yang digunakan sebagai angkutan roda dua berbasis aplikasi. Namun pengecualian dari pasal 14 ayat 1 akan diberikan jika penumpang satu alamat/ tempat tinggal dengan pengemudi sepeda motor yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).Selanjutnya adalah pasal 15 yang membahas sanksi untuk pelaku usaha atau badan hukum pemilik Kendaraan Bermotor Umum angkutan orang dan/ atau barang. Bagi mereka yang melanggar pembatasan jumlah orang maksimal 50%, tidak menggunakan masker dalam kendaran, dan/ atau pembatasan jam operasional sesuai pengaturan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan/ atau instansi terkait, khususnya terhadap angkutan orang dikenakan sanksi berupa denda administratif paling sedikit Rp 100.000 dan paling banyak Rp 500.000.Selain itu mereka juga kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi bagi pelanggaran yang dilakukan orang atau tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Pergub ini diharapkan bisa menjadikan masyarakat lebih disiplin dalam menjalankan aturan PSBB sehingga penularan Covid-19 di Indonesia, khususnya DKI Jakarta segera berakhir. [Adi/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 denda Pergub Corona PSBB Corona Virus 2019 sanksi Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pergub Pengenaan Sanksi Pelanggar PSBB Keluar, Simak Besaran Dendanya Berita Otomotif Adi Hidayat | 14 May 2020 08:04 JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 41 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.Pergub ini mengatur tentang sanksi yang akan diberikan oleh pelanggaran PSBB sehingga diharapkan memberi efek jera kepada para pelanggarnya. Tidak hanya mengatur sanksi pada perusahaan, pada Pergub ini juga mengatur tentang sanksi yang diberikan kepada pelanggar perorangan termasuk pengguna jalan. Artikel terkait Puluhan Ribu Anggota TNI Polri Siap Kawal PSBB Jawa Barat Berita Otomotif 06 May 2020 Macet Total di Hari Pertama PSBB Surabaya Berita Otomotif 29 April 2020 Jawa Barat akan Terapkan PSBB di Seluruh Wilayah Berita Otomotif 03 May 2020 Aturan pembatasan moda transprtasi tertuang pada bab II bagian ketujuh tentang Pembatasan Penggunaan Moda Transportasi untuk Pergerakan Orang dan Barang. Dalam bagian ini sedikitnya ada tiga pasal yang membahas tentang transportasi.Pasal 13 membahas tentang sanksi untuk pengemudi mobil penumpang pribadi. Pada ayar 1 disebutkan Untuk mereka yang melanggar pembatasan jumlah orang maksimal 50% dari kapasitas kendaraan atau tidak menggunakan masker dalam kendaraan akan dikenai denda paling sedikit Rp 500.000 dan paling banyak Rp 1 juta. Pelanggar juga harus bekerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi atau tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Kemudian pada pasal 14 membahas tentang sanksi untuk pengemudi motor. pada ayat 1 disebutkan bagi pengemudi sepeda motor yang melanggar ketentuan membawa penumpang dan/atau tidak menggunakan masker akan dikenai sanksi administrasi paling sedikit Rp 100.000 dan paling banyak Rp 250.000. Pelanggar juga harus bekerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi atau tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Aturan tersebut juga berlaku untuk pengemudi sepeda motor yang digunakan sebagai angkutan roda dua berbasis aplikasi. Namun pengecualian dari pasal 14 ayat 1 akan diberikan jika penumpang satu alamat/ tempat tinggal dengan pengemudi sepeda motor yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).Selanjutnya adalah pasal 15 yang membahas sanksi untuk pelaku usaha atau badan hukum pemilik Kendaraan Bermotor Umum angkutan orang dan/ atau barang. Bagi mereka yang melanggar pembatasan jumlah orang maksimal 50%, tidak menggunakan masker dalam kendaran, dan/ atau pembatasan jam operasional sesuai pengaturan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan/ atau instansi terkait, khususnya terhadap angkutan orang dikenakan sanksi berupa denda administratif paling sedikit Rp 100.000 dan paling banyak Rp 500.000.Selain itu mereka juga kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi bagi pelanggaran yang dilakukan orang atau tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Pergub ini diharapkan bisa menjadikan masyarakat lebih disiplin dalam menjalankan aturan PSBB sehingga penularan Covid-19 di Indonesia, khususnya DKI Jakarta segera berakhir. [Adi/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 denda Pergub Corona PSBB Corona Virus 2019 sanksi
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...