Merek Mobil China Geely Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia

Mobil Listrik

Merek Mobil China Geely Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia

JAKARTA – Di depan delegasi pemerintah Indonesia, Geely menegaskan komitmen mereka untuk berinvestasi di Tanah Air.

Hal itu mereka lakukan ketika Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Rosan Roeslani menyambangi kantor pusat Geely di sela-sela kunjungan kerjanya ke China pada 18-20 Desember 2024 kemarin.

Dalam kesempatan itu, Geely memaparkan progres maupun rencana investasi terintegrasi di Indonesia. Termasuk di antaranya adalah komitmen investasi perakitan lokal mobil listrik, dengan menggandeng perusahaan dalam negeri.

“Kami menyambut baik ajakan untuk pengembangan industri otomotif di Indonesia. Kami juga mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dari mulai refinery, industri baterai, dan battery recycling,” kata Vice President Geely Auto Group Song Jun, seperti dikutip dari keterangan resmi di situs kementerian beberapa waktu lalu.

Geely EX5

Sekadar mengingatkan, Geely berencana untuk memperkenalkan diri sekaligus menggelar peluncuran perdana di Indonesia pada Februari 2025.

Pabrikan otomotif yang bermarkas di Hangzhou tersebut bakal memanfaatkan momentum pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.

Sejauh ini, Geely sudah berhasil menggandeng lima grup diler besar di Tanah Air. Mereka akan menjadi mitra pengembangan jaringan penjualan dan purnajual Geely di berbagai wilayah.

Di samping menjual model-model mobil listrik, Geely juga mempelajari potensi memasarkan mobil-mobil konvensional di Bumi Pertiwi.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mendatangi kantor pusat Geely China Desember 2024

Dalam pertemuan dengan Rosan, Jun menjelaskan bahwa mereka pun sedang mengembangkan mobil berbahan bakar metanol dan sudah memasarkannya ke beberapa negara. Model-model berbahan bakar minyak yang lebih ramah lingkungan ini berpeluang juga masuk Indonesia.

“Kami melihat bahwa di Indonesia potensi pengembangan mobil berbahan bakar metanol sangat besar karena Indonesia adalah produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Kita tahu bahwa metanol itu salah satunya dari sawit,” ujarnya.

Geely bakal melanjutkan invasi merek mobil China ke Indonesia yang sudah terjadi secara kontinu sejak 2017.

Merek-merek mobil China berperan besar dalam mengembangkan pasar maupun industri kendaraan elektrifikasi di negeri ini, khususnya yang berteknologi mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV), pascaterbitnya insentif low carbon emission vehicle (LCEV) sejak 2019 silam. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang