Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Bekas Kisah Bisnis Rizqi Jaya Mobil, Berkembang di Carsentro Semarang Kisah Bisnis Rizqi Jaya Mobil, Berkembang di Carsentro Semarang Mobil Bekas Ratih Paramitha | 21 February 2022 13:00 SEMARANG – Dalam bisnis jual-beli mobil bekas, kepercayaan dari pembeli menjadi faktor utama kelancaran usaha. Untuk menjaganya, menjual mobil dengan mesin yang bagus dengan harga yang kompetitif jadi kuncinya.Hal itu diyakini diler mobil bekas, Rizqi Jaya Mobil Semarang. Hafis Hidayat menjalani bisnis jual beli mobil bekas secara turun temurun dari orang tuanya sejak tahun 2000. Kepercayaan yang sudah dibangun sejak dulu, harus dijaga Hafis demi keberlangsungan bisnisnya hingga nanti.Berawal dari bisnis orang tua, awalnya hanya menjual mobil bekas dari garasi rumah, 1-2 unit mobil saja. Kini telah berkembang dan bisa ikut bergabung dengan Carsentro Ahmad Yani Semarang.“Sudah tahun ke-6 ikut Carsentro, makin ke sini prospeknya kian bagus,” ucap Havizz, sapaan akrab Hafis saat dihububgi Mobil123.com, Jumat (18/2/2022) lalu.Havizz bercerita bisnis jual beli mobil bekas di era pandemi Covid-19 tidak terlalu ada dampak yang serius. Dari sisi penjualan, terkadang sepi pembeli, namun terkadang malah ramai pembeli, jadi pasar mobil bekas tetap lancar."Saat pandemi orang nggak akan mengira ada musibah yang tak terduga seperti ini. Meskipun panik, dan ada masanya tidak jualan karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tapi menariknya banyak yang jual rugi mobilnya karena kondisi panik itu," ucapnya.Di saat panic attack yang menyerang awal Pandemi, Havizz pun merasakan masa-masa itu. Ia menahan membeli mobil murah karena takut nanti harga jualnya semakin anjlok. Dirasa kecewa, yang terjadi malah berbanding terbalik. Harusnya saat situasinya seperti itu, ia membeli sebanyak mungkin mobil dengan harga murah tersebut, sehingga ke depan ia bisa menjual mobil dengan harga yang lebih menguntungkan."Tapi ya masih bertahan, walaupun fokus untuk nggak nyari barang. Tapi setelah 3 bulan masa panik itu, penjualan sudah semakin bagus. Semua di luar dugaan, walaupun sekarang kondisinya membaik, tapi harga mobilnya belum," pungkas Havizz.Setelah dua tahun dilanda Pandemi Covid-19, Havizz jadi semakin kontrol diri untuk membeli dan menjual mobil bekasnya. Ia fokus membeli mobil tapi harus yang benar-benar di harga aman."Sangat antisipasi, sih, ya, nggak ada yang tahu pandemi sampai kapan," ucapnya.Sementara itu, mobil terlaris yang dijual Havizz sifatnya pun masih random, esuai kebutuhan pembeli. Saat ini yang banyak di cari konsumen, masih disekitaran mobil-mobil keluarga dengan bodi besar seperti Toyota Kijang Innova dan Mitsubishi Pajero Sport.Meskipun ada juga yang mencari unit mobil berbodi kecil seperti Honda Jazz dan Toyota Yaris."Jualan juga masih random, pasarnya masih susah ditebak. Jadi kadang saya stoknya mobil gede, yang nyari kebanyakan mobil kecil, begitupun kebalikannya. Jadi ya selama harganya aman dan masuk saya jual unit besar dan kecil," pungkasnya.Untuk proses pembelian mobil pun, Irawan ingin benar-benar memanjakan konsumen. Selain secara tunai, pembelian dapat juga dilakukan secara kredit melalui perusahaan leasing yang semua prosedur pembeliannya diurus oleh pihak diler hingga tuntas."Untuk surveinya membutuhkan waktu paling lama sekitar enam jam dan pengambilan mobilnya bisa dilakukan satu hingga dua hari setelah di-approve oleh pihak leasing. Jadi mudah dan cepat. Kami juga menyediakan jasa untuk mengganti nama kepemilikan kendaraan, ini benar-benar one stop service untuk pembeli," kata Havizz.Drama Bisnis Jual-Beli Mobil Bekas bak Serial "Layangan Putus"Havizz punya kisah unik dari bisnis jual beli mobil bekas yang sudah sejak lama dilakoninya ini. Cerita ini unik karena kisahnya yang susah untuk dilupakan.Saat itu ada satu kejadian, Konsumen datang untuk lihat-lihat display mobil dan selanjutnya dibeli. Awalnya konsumen tersebut bercerita ingin membeli Luxio sebagai operasional kantornya.Namun, setelah melihat Alphard, konsumen tersebut malah lebih naksir Alphard. Setelah tawar menawar akhirnya deal di mobil Alphard dan memberikan down payment (DP) Rp50 juta."Nah, di sini ada dramanya juga, jadi transaksi ini berlangsung dari jam 6 sore hingga jam 2 malam, dini hari," ucap Havizs tertawa.Setelah sudah membayar DP, konsumen pergi dan berpesan nanti malam akan dikabarkan proses selanjutnya.Karena merasa digantung oleh konsumen, Havizz pun merasa bingung. Ditelepon pun tidak aktif, ditunggu di diler hingga jam 20.00 pun masih belum ada kabar."Jam 10 malam konsumen itu WA (WhatsApp), bilang kalau sudah ditransfer Rp100 juta dan minta tolong dicek. Sudah masuk dan lunas, saat ditelepon kembali, nomornya sudah tak aktif lagi," pungkasnya.Semakin bingung, Havizz merasa aneh dan ganjal dengan transaksi konsumennya kali ini. Sampai tidak bisa tidur karena panik, Havizz masih terjaga hingga dini hari. Hingga pukul 01.00 dini hari, konsumennya telepon dan minta tolong untuk surat-suratnya dipersiapkan dan sekarang juga ketemuan untuk transaksi dan penyerahan unit."Saat bertemu, posisi konsumennya itu seperti orang panik. Akhirnya ajak makan, ngobrol dulu, dia tampak kebingungan sendiri, kenapa kok bisa gini. Lah, saya lebih bingung lagi kan," ujarnya.Setelah cerita panjang lebar, ternyata si konsumen saat lihat Alphard itu didampingi sama istri muda dan mobil itu rencana dibeli untuk istri mudanya tersebut.Long story short, sebelum datang ke diler, mobil Mazda baru milik istri mudanya ditabrak sama mobil Pajero milik istri pertamanya. Pajero aman tidak ada penyok atau rusak, tapi Mazda ringsek. Jadi ternyata, Alphard itu untuk menggantikan Mazda yang rusak.Bagaimana? Dramanya bisa untuk sekuel series Layangan Putus belum? [Tih/Dms] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil bekas prospek bisnis mobil bekas mobil bekas Semarang Rizki Jaya Mobil bisnis mobil bekas diler mobil bekas Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Kisah Bisnis Rizqi Jaya Mobil, Berkembang di Carsentro Semarang Mobil Bekas Ratih Paramitha | 21 February 2022 13:00 SEMARANG – Dalam bisnis jual-beli mobil bekas, kepercayaan dari pembeli menjadi faktor utama kelancaran usaha. Untuk menjaganya, menjual mobil dengan mesin yang bagus dengan harga yang kompetitif jadi kuncinya.Hal itu diyakini diler mobil bekas, Rizqi Jaya Mobil Semarang. Hafis Hidayat menjalani bisnis jual beli mobil bekas secara turun temurun dari orang tuanya sejak tahun 2000. Kepercayaan yang sudah dibangun sejak dulu, harus dijaga Hafis demi keberlangsungan bisnisnya hingga nanti.Berawal dari bisnis orang tua, awalnya hanya menjual mobil bekas dari garasi rumah, 1-2 unit mobil saja. Kini telah berkembang dan bisa ikut bergabung dengan Carsentro Ahmad Yani Semarang.“Sudah tahun ke-6 ikut Carsentro, makin ke sini prospeknya kian bagus,” ucap Havizz, sapaan akrab Hafis saat dihububgi Mobil123.com, Jumat (18/2/2022) lalu.Havizz bercerita bisnis jual beli mobil bekas di era pandemi Covid-19 tidak terlalu ada dampak yang serius. Dari sisi penjualan, terkadang sepi pembeli, namun terkadang malah ramai pembeli, jadi pasar mobil bekas tetap lancar."Saat pandemi orang nggak akan mengira ada musibah yang tak terduga seperti ini. Meskipun panik, dan ada masanya tidak jualan karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tapi menariknya banyak yang jual rugi mobilnya karena kondisi panik itu," ucapnya.Di saat panic attack yang menyerang awal Pandemi, Havizz pun merasakan masa-masa itu. Ia menahan membeli mobil murah karena takut nanti harga jualnya semakin anjlok. Dirasa kecewa, yang terjadi malah berbanding terbalik. Harusnya saat situasinya seperti itu, ia membeli sebanyak mungkin mobil dengan harga murah tersebut, sehingga ke depan ia bisa menjual mobil dengan harga yang lebih menguntungkan."Tapi ya masih bertahan, walaupun fokus untuk nggak nyari barang. Tapi setelah 3 bulan masa panik itu, penjualan sudah semakin bagus. Semua di luar dugaan, walaupun sekarang kondisinya membaik, tapi harga mobilnya belum," pungkas Havizz.Setelah dua tahun dilanda Pandemi Covid-19, Havizz jadi semakin kontrol diri untuk membeli dan menjual mobil bekasnya. Ia fokus membeli mobil tapi harus yang benar-benar di harga aman."Sangat antisipasi, sih, ya, nggak ada yang tahu pandemi sampai kapan," ucapnya.Sementara itu, mobil terlaris yang dijual Havizz sifatnya pun masih random, esuai kebutuhan pembeli. Saat ini yang banyak di cari konsumen, masih disekitaran mobil-mobil keluarga dengan bodi besar seperti Toyota Kijang Innova dan Mitsubishi Pajero Sport.Meskipun ada juga yang mencari unit mobil berbodi kecil seperti Honda Jazz dan Toyota Yaris."Jualan juga masih random, pasarnya masih susah ditebak. Jadi kadang saya stoknya mobil gede, yang nyari kebanyakan mobil kecil, begitupun kebalikannya. Jadi ya selama harganya aman dan masuk saya jual unit besar dan kecil," pungkasnya.Untuk proses pembelian mobil pun, Irawan ingin benar-benar memanjakan konsumen. Selain secara tunai, pembelian dapat juga dilakukan secara kredit melalui perusahaan leasing yang semua prosedur pembeliannya diurus oleh pihak diler hingga tuntas."Untuk surveinya membutuhkan waktu paling lama sekitar enam jam dan pengambilan mobilnya bisa dilakukan satu hingga dua hari setelah di-approve oleh pihak leasing. Jadi mudah dan cepat. Kami juga menyediakan jasa untuk mengganti nama kepemilikan kendaraan, ini benar-benar one stop service untuk pembeli," kata Havizz.Drama Bisnis Jual-Beli Mobil Bekas bak Serial "Layangan Putus"Havizz punya kisah unik dari bisnis jual beli mobil bekas yang sudah sejak lama dilakoninya ini. Cerita ini unik karena kisahnya yang susah untuk dilupakan.Saat itu ada satu kejadian, Konsumen datang untuk lihat-lihat display mobil dan selanjutnya dibeli. Awalnya konsumen tersebut bercerita ingin membeli Luxio sebagai operasional kantornya.Namun, setelah melihat Alphard, konsumen tersebut malah lebih naksir Alphard. Setelah tawar menawar akhirnya deal di mobil Alphard dan memberikan down payment (DP) Rp50 juta."Nah, di sini ada dramanya juga, jadi transaksi ini berlangsung dari jam 6 sore hingga jam 2 malam, dini hari," ucap Havizs tertawa.Setelah sudah membayar DP, konsumen pergi dan berpesan nanti malam akan dikabarkan proses selanjutnya.Karena merasa digantung oleh konsumen, Havizz pun merasa bingung. Ditelepon pun tidak aktif, ditunggu di diler hingga jam 20.00 pun masih belum ada kabar."Jam 10 malam konsumen itu WA (WhatsApp), bilang kalau sudah ditransfer Rp100 juta dan minta tolong dicek. Sudah masuk dan lunas, saat ditelepon kembali, nomornya sudah tak aktif lagi," pungkasnya.Semakin bingung, Havizz merasa aneh dan ganjal dengan transaksi konsumennya kali ini. Sampai tidak bisa tidur karena panik, Havizz masih terjaga hingga dini hari. Hingga pukul 01.00 dini hari, konsumennya telepon dan minta tolong untuk surat-suratnya dipersiapkan dan sekarang juga ketemuan untuk transaksi dan penyerahan unit."Saat bertemu, posisi konsumennya itu seperti orang panik. Akhirnya ajak makan, ngobrol dulu, dia tampak kebingungan sendiri, kenapa kok bisa gini. Lah, saya lebih bingung lagi kan," ujarnya.Setelah cerita panjang lebar, ternyata si konsumen saat lihat Alphard itu didampingi sama istri muda dan mobil itu rencana dibeli untuk istri mudanya tersebut.Long story short, sebelum datang ke diler, mobil Mazda baru milik istri mudanya ditabrak sama mobil Pajero milik istri pertamanya. Pajero aman tidak ada penyok atau rusak, tapi Mazda ringsek. Jadi ternyata, Alphard itu untuk menggantikan Mazda yang rusak.Bagaimana? Dramanya bisa untuk sekuel series Layangan Putus belum? [Tih/Dms] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil bekas prospek bisnis mobil bekas mobil bekas Semarang Rizki Jaya Mobil bisnis mobil bekas diler mobil bekas
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...