Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Kakorlantas Polri Tanggapi Jakarta Kota Termacet Kakorlantas Polri Tanggapi Jakarta Kota Termacet Berita Otomotif Adi Hidayat | 11 February 2015 16:54 JAKARTA - Kondisi kemacetan di Jakarta dan Surabaya memang telah diakui dunia. Bahkan, Jakarta berhasil menduduki posisi pertama dalam tingkat kemacetan di dunia sementara Surabaya berada di posisi kedua.Inspektur Jenderal (Pol) Codro Kirono mengatakan bahwa hasil ini didapat karena kondisi Jakarta yang sedemikian padat karena kendaraan dan jumlah penduduknya."Coba jika dibandingkan dengan posisi kedua yaitu Istambul. Jumlah kendaraannya jauh lebih banyak di Jakarta. Jumlahnya bisa 7 kali lipatnya. Selain itu, populasi penduduknya juga jauh lebih banyak di Jakarta," ungkapnya."Kalau kita jadi yang pertama (tingkat kemacetan di dunia) karena ruang di tempat kita ini sudah padat sekali dengan kendaraan dan masyarakatnya. Peningkatan jumlah kendaraan mencapai 11 persen per tahun, sementara ruas jalan yang bertambah hanya 1 persen. Dan 40 persen dari total kendaraan di Indonesia ada di kawasan Jabotabek," tambahnya.Untuk mengatasi itu, dia mengatakan sarana transportasi publik harus semakin digencarkan."Banyak yang harus diperbaiki mulai dari transportasi publik yang harus digalakkan, sistem antarmoda transportasi harus diperlancar hingga perijinan pembangunan pusat perbelanjaan harus diperketat dan perilaku pengemudi itu sendiri," tutupnya. [Adi/Idr]Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Jakarta Macet mobil baru Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Kakorlantas Polri Tanggapi Jakarta Kota Termacet Berita Otomotif Adi Hidayat | 11 February 2015 16:54 JAKARTA - Kondisi kemacetan di Jakarta dan Surabaya memang telah diakui dunia. Bahkan, Jakarta berhasil menduduki posisi pertama dalam tingkat kemacetan di dunia sementara Surabaya berada di posisi kedua.Inspektur Jenderal (Pol) Codro Kirono mengatakan bahwa hasil ini didapat karena kondisi Jakarta yang sedemikian padat karena kendaraan dan jumlah penduduknya."Coba jika dibandingkan dengan posisi kedua yaitu Istambul. Jumlah kendaraannya jauh lebih banyak di Jakarta. Jumlahnya bisa 7 kali lipatnya. Selain itu, populasi penduduknya juga jauh lebih banyak di Jakarta," ungkapnya."Kalau kita jadi yang pertama (tingkat kemacetan di dunia) karena ruang di tempat kita ini sudah padat sekali dengan kendaraan dan masyarakatnya. Peningkatan jumlah kendaraan mencapai 11 persen per tahun, sementara ruas jalan yang bertambah hanya 1 persen. Dan 40 persen dari total kendaraan di Indonesia ada di kawasan Jabotabek," tambahnya.Untuk mengatasi itu, dia mengatakan sarana transportasi publik harus semakin digencarkan."Banyak yang harus diperbaiki mulai dari transportasi publik yang harus digalakkan, sistem antarmoda transportasi harus diperlancar hingga perijinan pembangunan pusat perbelanjaan harus diperketat dan perilaku pengemudi itu sendiri," tutupnya. [Adi/Idr]Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Jakarta Macet mobil baru
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...