Insiden Mobil Diduga Korslet Terbakar di Tol Sedang Marak Terjadi

Berita Otomotif

Insiden Mobil Diduga Korslet Terbakar di Tol Sedang Marak Terjadi

JAKARTA – Insiden mobil terbakar di jalan tol karena dugaan korslet cukup sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Tak hanya mobil murah, yang mahal pun ikut mengalaminya.

Penelusuran di situs Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, NTMC Polri, maupun berbagai situs berita arus utama memperlihatkan bahwa dalam dua bulan terakhir (Oktober dan November 2020) saja ada cukup banyak mobil terbakar di tol. Merek dan jenisnya beragam.

Peristiwa terkini adalah kebakaran Daihatsu Ayla bernomor polisi B 2557 UKO di Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta, tepatnya di sekitar Cawang, pada 13 November. Penyebabnya diduga korsleting di sistem pendingin udara.


Toyota Alphard bernomor polisi B 1935 ZME juga dilalap api pada 10 November. Lokasinya Tol Jagorawi arah Jakarta.

Penyebabnya korsleting pula. Namun, dalam kasus ini, arus pendek terjadi di bagian mesin.


Contoh lain terjadi pada 25 Oktober, ketika Nissan Grand Livina (generasi sebelum model saat ini--Red) bernomor polisi B 1548 SID mengalami nasib serupa di Tol Cipali KM 173+400. Pemicunya diduga korsleting pada sektor mesin.

Sebelumnya, ada kebakaran Toyota Avanza di Tol JORR arah Pasar Rebo pada 13 Oktober. Dugaan dialamatkan pada korsleting pada komponen aki.

Satu contoh lagi adalah terbakar sedan Peugeot lawas bernomor polisi B 8976 TM pun terbakar pada 5 Oktober. Lokasinya di area Jakarta Timur, ketika kendaraan melintasi Tol Jagorawi. Penyebab kebakaran diduga korsleting pada bagian mesin.

Belum Ada Investigasi

Ketika dimintai tanggapan, Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) menilai kebakaran mobil bisa terjadi pada kendaraan pada semua rentang harga. Potensi kebakaran pun tidak hanya pada mobil – mobil Daihatsu.

“Mobil terbakar bisa terjadi pada semua kendaraan. Dari mobil LCGC (Low Cost Green Car) sampai mobil mewah. Jadi bukan merek Daihatsu saja,” tegas dia kepada Mobil123.com via pesan singkat pada Senin (16/11/2020).

Daihatsu sejauh ini belum mengadakan investigasi mengenai Ayla yang terbakar di Tol Wiyoto Wiyono, sehingga tidak bisa memberikan pernyataan mengenai penyebab insiden. Merek asal Jepang tersebut untuk sekarang masih dalam posisi pasif.

“Daihatsu pada posisi pasif. Jika polisi meminta ADM menyelidiki, maka kami akan ikut dulu proses penyelidikan seperti yang diminta pihak kepolisian. Jika tidak maka kami tidak melakukannya karena di luar wewenang APM. Ini ranah kepolisian,” tukas Amelia.

Ketika dihubungi, Anton Jimmi Suwandy selaku Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM) hanya mengatakan dirinya akan mengecek informasi mengenai insiden – insiden ini terlebih dahulu.

Dengan belum adanya investigasi mendalam, belum diketahui pasti apakah penyebab dari insiden - insiden ini bersumber dari produk atau dari pemilik kendaraan. Pengguna kendaraan sendiri bisa berupaya meminimalisir potensi terjadinya korsleting pada kendaraan mereka, agar tidak terbakar. Tipsnya dapat dibaca dengan mengakses tautan ini. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar