Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Insentif Mobil 2025 Diharap Utamakan Merek dengan Investasi Besar & Mobil ‘Hijau’ Insentif Mobil 2025 Diharap Utamakan Merek dengan Investasi Besar & Mobil ‘Hijau’ Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 December 2024 10:15 JAKARTA – Eksekutif Hyundai di Indonesia berharap insentif mobil baru dari pemerintah pada 2025 mengutamakan merek-merek yang sudah berinvestasi besar di Indonesia, kemudian juga mobil-mobil berteknologi ramah lingkungan. Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah sudah memastikan bahwa pada 2025 akan ada insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi mobil konvensional, mobil hybrid, hingga mobil listrik murni. Stimulus baru yang sudah dipastikan sejauh ini ialah insentif PPnBM 3 persen bagi mobil hybrid. Insentif-insentif bagi kendaraan elektrifikasi sebelumnya juga dilanjutkan. Contohnya PPN 1 persen untuk mobil listrik rakitan lokal, PPnBM 0 persen bagi mobil listrik rakitan lokal, sampai PPnBM 0 persen plus bea masuk 0 persen bagi mobil listrik impor utuh dengan komitmen produksi lokal. Artikel terkait Pemerintah Bersiap Kasih Insentif PPnBM dan PPN lagi untuk Mobil Baru pada 2025 Berita Otomotif 06 January 2025 Insentif Mobil Hybrid dan Mobil Listrik Diyakini Bisa Menutupi Kenaikan PPN 2025 Mobil Listrik 24 December 2024 Insentif Mobil Hybrid Berupa Keringanan PPnBM sudah Bisa Diberikan Januari 2025 Mobil Listrik 16 December 2024 Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto menilai pemerintah ingin memberikan paket insentif yang serupa seperti masa pandemi, dengan melibatkan pula mobil-mobil bermesin konvensional di dalamnya. Namun, ada hal-hal yang ia harap diperhatikan oleh pemerintah. “Kalau memang ada kebijakan untuk menghilangkan atau memotong PPnBM, harus juga diperhatikan dua hal,” tandasnya usai peluncuran All New Hyundai Kona Electric N Line pada 12 Desember 2024 di Jakarta. Pertama, sebutnya, ialah mengutamakan pabrikan-pabrikan mobil yang menunjukkan keseriusan di pasar dengan penanaman modal dalam jumlah besar di Tanah Air. Merek-merek ini sudah berinvestasi untuk membangun rantai suplai yang melibatkan perusahaan-perusahaan lokal. “Seperti Hyundai. Kan, kita tahu, investasi kami sudah cukup besar. Jadi, ada investasi dalam bentuk upstream yang berupa pabrik, komponen, dan lain sebagainya,” tandasnya. Kedua, sambung Soerjo, adalah insentif yang makin mendorong tumbuh-kembang industri serta pasar mobil berteknologi ‘hijau’. “Apakah mobil itu secara powertrain (dapur pacu) ramah lingkungan atau tidak, kemudian mendapatkan insentif yang lebih baik. Dengan begitu, ada pembeda,” pikirnya. Hyundai sendiri, pungkas Soerjo, mengapresiasi rencana pemerintah memberikan paket insentif yang mirip seperti masa pandemi Covid-19 untuk pasar otomotif nasional. Ia meyakini kebijakan ini bakal mendorong perkembangan pasar. “Pada saat pandemi kemarin, ada insentif yang berupa seperti itu dan berhasil mendorong pasar untuk naik,” lontarnya. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperkirakan penjualan mobil di Indonesia pada 2025 sudah kembali lagi ke 1 juta unit, lebih tinggi dari target capaian tahun ini yang cuma 850 ribu unit karena penurunan daya beli, pengetatan kredit, dan efek tahun politik. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait insentif mobil hybrid insentif mobil listrik insentif mobil hybrid 2025 insentif mobil listrik 2025 insentif mobil 2025 Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Insentif Mobil 2025 Diharap Utamakan Merek dengan Investasi Besar & Mobil ‘Hijau’ Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 December 2024 10:15 JAKARTA – Eksekutif Hyundai di Indonesia berharap insentif mobil baru dari pemerintah pada 2025 mengutamakan merek-merek yang sudah berinvestasi besar di Indonesia, kemudian juga mobil-mobil berteknologi ramah lingkungan. Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah sudah memastikan bahwa pada 2025 akan ada insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi mobil konvensional, mobil hybrid, hingga mobil listrik murni. Stimulus baru yang sudah dipastikan sejauh ini ialah insentif PPnBM 3 persen bagi mobil hybrid. Insentif-insentif bagi kendaraan elektrifikasi sebelumnya juga dilanjutkan. Contohnya PPN 1 persen untuk mobil listrik rakitan lokal, PPnBM 0 persen bagi mobil listrik rakitan lokal, sampai PPnBM 0 persen plus bea masuk 0 persen bagi mobil listrik impor utuh dengan komitmen produksi lokal. Artikel terkait Pemerintah Bersiap Kasih Insentif PPnBM dan PPN lagi untuk Mobil Baru pada 2025 Berita Otomotif 06 January 2025 Insentif Mobil Hybrid dan Mobil Listrik Diyakini Bisa Menutupi Kenaikan PPN 2025 Mobil Listrik 24 December 2024 Insentif Mobil Hybrid Berupa Keringanan PPnBM sudah Bisa Diberikan Januari 2025 Mobil Listrik 16 December 2024 Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto menilai pemerintah ingin memberikan paket insentif yang serupa seperti masa pandemi, dengan melibatkan pula mobil-mobil bermesin konvensional di dalamnya. Namun, ada hal-hal yang ia harap diperhatikan oleh pemerintah. “Kalau memang ada kebijakan untuk menghilangkan atau memotong PPnBM, harus juga diperhatikan dua hal,” tandasnya usai peluncuran All New Hyundai Kona Electric N Line pada 12 Desember 2024 di Jakarta. Pertama, sebutnya, ialah mengutamakan pabrikan-pabrikan mobil yang menunjukkan keseriusan di pasar dengan penanaman modal dalam jumlah besar di Tanah Air. Merek-merek ini sudah berinvestasi untuk membangun rantai suplai yang melibatkan perusahaan-perusahaan lokal. “Seperti Hyundai. Kan, kita tahu, investasi kami sudah cukup besar. Jadi, ada investasi dalam bentuk upstream yang berupa pabrik, komponen, dan lain sebagainya,” tandasnya. Kedua, sambung Soerjo, adalah insentif yang makin mendorong tumbuh-kembang industri serta pasar mobil berteknologi ‘hijau’. “Apakah mobil itu secara powertrain (dapur pacu) ramah lingkungan atau tidak, kemudian mendapatkan insentif yang lebih baik. Dengan begitu, ada pembeda,” pikirnya. Hyundai sendiri, pungkas Soerjo, mengapresiasi rencana pemerintah memberikan paket insentif yang mirip seperti masa pandemi Covid-19 untuk pasar otomotif nasional. Ia meyakini kebijakan ini bakal mendorong perkembangan pasar. “Pada saat pandemi kemarin, ada insentif yang berupa seperti itu dan berhasil mendorong pasar untuk naik,” lontarnya. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperkirakan penjualan mobil di Indonesia pada 2025 sudah kembali lagi ke 1 juta unit, lebih tinggi dari target capaian tahun ini yang cuma 850 ribu unit karena penurunan daya beli, pengetatan kredit, dan efek tahun politik. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait insentif mobil hybrid insentif mobil listrik insentif mobil hybrid 2025 insentif mobil listrik 2025 insentif mobil 2025
Pemerintah Bersiap Kasih Insentif PPnBM dan PPN lagi untuk Mobil Baru pada 2025 Berita Otomotif 06 January 2025
Insentif Mobil Hybrid dan Mobil Listrik Diyakini Bisa Menutupi Kenaikan PPN 2025 Mobil Listrik 24 December 2024
Insentif Mobil Hybrid Berupa Keringanan PPnBM sudah Bisa Diberikan Januari 2025 Mobil Listrik 16 December 2024
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...