Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Ini Pemicu Kecelakaan Sepedamotor di Indonesia Ini Pemicu Kecelakaan Sepedamotor di Indonesia Berita Otomotif Denny Basudewa | 21 October 2016 10:01 JAKARTA – Sepedamotor terus mendominasi angka kecelakaan di jalanan seluruh Tanah Air.Selain populasi yang sangat banyak, kebiasaan buruk kebanyakan pengguna kendaraan roda dua menjadi memicu terjadinya kecelakaan di jalanan. Ditambah lagi dengan kurangnya sarana transportasi umum juga menjadi salah satu pemicunya.Menurut data Korlantas Polri, tahun lalu jumlah kecelakaan yang menyebabkan sepedamotor mencapai 84.099 kejadian. Tahun ini, sejak Januari hingga September, jumlah kecelakaan roda dua telah mencapai 71.616 kejadian.“80 persen lebih kecelakaan di Indonesia melibatkan sepedamotor. Sedangkan kejadian yang paling sering terjadi adalah adu banteng. Ini terjadi karena kurang sempurna saat hendak mendahului. Ini juga menandakan bahwa tata cara berkendara masih harus ditingkatkan,” ujar Analis Kebijakan Madya Bidang Pendidikan Masyarakat Korlantas Polri, Kombes Pol Drs Unggul Sedyantoro di acara Sharing Session IRSA 2016 (20/10).Adu banteng atau tabrakan depan-depan jumlahnya mencapai 20 ribu kasus. Umumnya pelanggar ini masih berusia dikisaran 15-19 tahun. Sementara tabrakan depan-belakang menempati urutan kedua dengan 16.767 kasus. Kemudian kurangnya fokus saat berkendara berada di tempat ketiga dengan 14.255 kasus.Kecakapan sarana transportasi umum nan aman dan nyaman disoroti Darmaningtyas selaku Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Menurutnya angkutan umum dapat menjadi solusi ketika masyarakat dilarang membawa motor sekaligus mengurangi angka kecelakaan.“Di Jakarta khususnya, sehari rata-rata 3 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Ini lebih besar dari penyakit HIV, flu burung maupun penyakit lainnya. Solusinya angkutan umum harus diperbanyak, jadwalnya juga harus jelas. Selain itu juga harus aman dan nyaman,” cetusnya di sela-sela Sharing Session.Darmaningtyas menambahkan, aparat selama ini tidak bisa bertindak tegas kepada para pelanggar. Hal ini disebabkan tidak ada solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Sementara populasi sepedamotor terus tumbuh lebih dari 12 persen setiap tahunnya. [Dew/Ari/Idr]Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Sepedamotor Kecelakaan motor motor Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Ini Pemicu Kecelakaan Sepedamotor di Indonesia Berita Otomotif Denny Basudewa | 21 October 2016 10:01 JAKARTA – Sepedamotor terus mendominasi angka kecelakaan di jalanan seluruh Tanah Air.Selain populasi yang sangat banyak, kebiasaan buruk kebanyakan pengguna kendaraan roda dua menjadi memicu terjadinya kecelakaan di jalanan. Ditambah lagi dengan kurangnya sarana transportasi umum juga menjadi salah satu pemicunya.Menurut data Korlantas Polri, tahun lalu jumlah kecelakaan yang menyebabkan sepedamotor mencapai 84.099 kejadian. Tahun ini, sejak Januari hingga September, jumlah kecelakaan roda dua telah mencapai 71.616 kejadian.“80 persen lebih kecelakaan di Indonesia melibatkan sepedamotor. Sedangkan kejadian yang paling sering terjadi adalah adu banteng. Ini terjadi karena kurang sempurna saat hendak mendahului. Ini juga menandakan bahwa tata cara berkendara masih harus ditingkatkan,” ujar Analis Kebijakan Madya Bidang Pendidikan Masyarakat Korlantas Polri, Kombes Pol Drs Unggul Sedyantoro di acara Sharing Session IRSA 2016 (20/10).Adu banteng atau tabrakan depan-depan jumlahnya mencapai 20 ribu kasus. Umumnya pelanggar ini masih berusia dikisaran 15-19 tahun. Sementara tabrakan depan-belakang menempati urutan kedua dengan 16.767 kasus. Kemudian kurangnya fokus saat berkendara berada di tempat ketiga dengan 14.255 kasus.Kecakapan sarana transportasi umum nan aman dan nyaman disoroti Darmaningtyas selaku Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Menurutnya angkutan umum dapat menjadi solusi ketika masyarakat dilarang membawa motor sekaligus mengurangi angka kecelakaan.“Di Jakarta khususnya, sehari rata-rata 3 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Ini lebih besar dari penyakit HIV, flu burung maupun penyakit lainnya. Solusinya angkutan umum harus diperbanyak, jadwalnya juga harus jelas. Selain itu juga harus aman dan nyaman,” cetusnya di sela-sela Sharing Session.Darmaningtyas menambahkan, aparat selama ini tidak bisa bertindak tegas kepada para pelanggar. Hal ini disebabkan tidak ada solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Sementara populasi sepedamotor terus tumbuh lebih dari 12 persen setiap tahunnya. [Dew/Ari/Idr]Temukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Sepedamotor Kecelakaan motor motor
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...